Gejala, Penyebab, Serta Cara Menghilangkan Benjolan Lipoma

Pernahkah Anda menemukan benjolan pada tubuh? Benjolan tersebut bisa merupakan benjolan lemak yang tumbuh lambat di antara lapisan otot dan kulit yang disebut sebagai lipoma. Umumnya, benjolan lipoma ini akan terasa sakit saat ditekan terutama jika ukurannya besar dan menekan saraf di sekitarnya. Lipoma digolongkan sebagai tumor jinak yang tidak berbahaya, namun tetap berpotensi untuk berkembang menjadi lebih ganas. Secara perbandingan, pria lebih rentan terkena lipoma dibandingkan wanita. Selain itu, seseorang dapat memiliki lebih dari satu benjolan lipoma di tubuhnya. Lalu, apa penyebab dan gejala lipoma? Serta bagaimana cara menghilangkan benjolan lipoma tersebut? Simak penjelasannya berikut ini! 

Gejala lipoma 

Benjolan lipoma bisa muncul di berbagai area tubuh dan kemunculannya pun bisa lebih dari satu. Beberapa area tubuh yang mungkin muncul lipoma yaitu sekitar punggung, paha, perut, lengan, leher, atau bahu. Terdapat beberapa gejala atau ciri-ciri dari benjolan lipoma yaitu:

  • Benjolan mudah digoyangkan. 
  • Benjolan tidak padat, terasa lembek dengan konsistensi seperti lemak daging sapi.
  • Benjolan bisa tumbuh menjadi lebih besar dari sebesar kelereng hingga seukuran bola pingpong. 
  • Pertumbuhan benjolan terjadi dengan sangat lambat. 

Lipoma pada umumnya memang tidak berbahaya, sehingga Anda tidak perlu khawatir dan bingung memikirkan cara menghilangkan benjolan tersebut. Akan tetapi, pada beberapa kasus, benjolan lipoma perlu ditangani segera. Tanda khusus dapat muncul jika benjolan lipoma tergolong berbahaya seperti adanya beberapa perubahan yaitu: 

  • Benjolan menjadi terasa menyakitkan.
  • Benjolan menjadi panas atau seperti ruam kemerahan.  
  • Bertambah besar dengan pertumbuhan yang cepat dan tiba-tiba. 
  • Benjolan menyebabkan perubahan yang terlihat pada kulit di atasnya. 
  • Benjolan berubah menjadi keras dan tidak dapat digoyangkan. 

Penyebab lipoma 

Hingga saat ini, belum diketahui penyebab lipoma secara pasti. Akan tetapi, beberapa faktor meningkatkan risiko seseorang terkena lipoma. Beberapa faktor peningkat risiko terkena lipoma yaitu:

  • Memiliki rentang usia 40 tahun hingga 60 tahun. 
  • Menderita penyakit tertentu seperti adiposis dolorosa atau sindrom Gardner. 
  • Faktor keturunan atau genetika. 
  • Penderita diabetes .
  • Memiliki penyakit hati atau liver.
  • Obesitas.
  • Kadar kolesterol dalam darah tinggi. 

Cara menghilangkan lipoma

Terdapat beberapa cara menghilangkan benjolan lipoma. Meski demikian, umumnya lipoma sendiri tidak membutuhkan penanganan khusus sebab tidak berbahaya. Lipoma perlu ditangani dan dihilangkan jika terasa mengganggu, ukurannya membesar, hingga menimbulkan rasa sakit. Berikut ini beberapa cara menghilangkan lipoma.

  1. Diagnosis

Pertama, pemeriksaan perlu dilakukan. Untuk menegakkan diagnosis, pasien perlu menjalankan serangkaian pemeriksaan dari dokter. Pemeriksaan fisik dilakukan dengan memperhatikan karakteristik dari benjolan yang ada. Setelahnya, pemeriksaan dapat dilanjutkan dengan USG, CT Scan, MRI, atau biopsi guna memastikan benjolan yang muncul adalah lipoma, bukan kanker jaringan lemak atau tumor ganas. 

  1. Terapi steroid

Untuk menghilangkan lipoma, terdapat cara yang tidak membutuhkan operasi. Terapi steroid bisa dipilih dengan cara menyuntikkan obat steroid di area benjolan lipoma. Terapi ini dapat mengecilkan benjolan lipoma. Sayangnya, terapi steroid tidak dapat menghilangkan benjolan hingga tuntas. 

  1. Sedot lemak

Cara menghilangkan benjolan lipoma lainnya yaitu dengan menjalani sedot lemak. Proses sedot lemak dilakukan menggunakan alat khusus. Kelemahan dari sedot lemak adalah adanya risiko benjolan yang telah hilang kambuh atau muncul kembali. 

  1. Operasi lipoma

Selain terapi steroid dan sedot lemak, benjolan lipoma juga dapat dihilangkan melalui operasi. Cara ini cukup umum dipilih dan direkomendasikan terutama pada pasien yang memiliki tumor atau benjolan berukuran besar. Operasi lipoma akan memotong seluruh benjolan. Efek samping dari operasi lipoma adalah adanya bekas luka atau tumbuhnya jaringan parut. 

Itu dia berbagai cara menghilangkan benjolan limpoma yang bisa dipilih. Meski tidak berbahaya, Anda disarankan untuk tetap berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala lipoma seperti yang telah disebutkan di atas. Hal tersebut bertujuan untuk melakukan deteksi dini apakah lipoma yang muncul perlu dihilangkan atau tidak. Jika Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang benjolan limpoma, tanyakan secara langsung dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang secara gratis di App Store atau Google Play.

Apa Saja Manfaat DHA Bagi Kesehatan?

Asam docosahexaenoic, atau dikenal dengan sebutan DHA, adalah salah satu jenis lemak omega-3. Sama seperti asam eicosapentaenoic lemak omega-3, DHA banyak ditemukan di ikan-ikan berminyak, seperti ikan salmon dan ikan teri. Tubuh Anda hanya dapat memproduksi DHA dari asam lemak lainnya dalam jumlah kecil, sehingga untuk memenuhi kebutuhan harian DHA, Anda perlu mendapatkannya dari suplemen atau sumber makanan langsung. Bersama-sama, manfaat DHA dan EPA dapat membantu mengurangi peradangan dan risiko Anda menderita penyakit kronis, seperti penyakit jantung. Manfaat DHA sendiri dapat mendukung kesehatan fungsi otak dan kesehatan mata. Artikel ini akan membahas berbagai macam manfaat DHA bagi kesehatan tubuh. 

Mengurangi risiko penyakit jantung

Lemak omega-3 sering direkomendasikan karena manfaatnya dalam kesehatan jantung. Beberapa studi menguji manfaat DHA akan klaim tersebut, dan menemukan bahwa DHA efektif dalam meningkatkan beberapa penanda kesehatan jantung. Dalam sebuah studi pada 154 orang dewasa yang menderita obesitas, dosis harian DHA sebesar 2700 mg selama 10 minggu dapat meningkatkan indek omega-3, penanda level omega 3 darah yang dihubungkan dengan berkurangnya risiko kematian yang disebabkan karena kondisi jantung tiba-tiba, sebesar 5,6 persen. Dosis EPA yang sama dapat meningkatkan index omega-3 pada peserta sama sebanyak 3,3 persen. DHA juga dapat meningkatkan trigliserida darah lebih banyak dari EPA, yaitu sebanyak 13,3 persen dibandingkan dengan 11,9 persen, dan meningkatkan kolesterol HDL “baik” sebanyak 7,6 persen, sedikit lebih banyak dibandingkan dengan EPA. 

Meringankan gejala ADHD

Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) atau dikenal di Indonesia dengan istilah gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas dikarakterisasikan dengan perilaku impulsif dan kesulitan berkonsentrasi. ADHA biasanya bermula pada masa kanak-kanak namun sering berlanjut hingga dewasa. Sebagai lemak omega-3 utama di otak Anda, manfaat DHA dapat membantu meningkatkan aliran darah pada saat melakukan tugas mental. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dan orang dewasa dengan ADHD umumnya memiliki level DHA darah yang lebih rendah. 

Dalam sebuah tinjauan baru-baru ini, tujuh dari sembilan studi menguji efek manfaat DHA suplemen pada anak-anak yang menderita ADHD dan menunjukkan beberapa kemajuan dalam pemusatan perhatian dan perilaku. Misalnya, dalam studi 16 minggu pada 362 anak, mereka yang mengonsumsi 600 mg DHA setiap harinya memiliki pengurangan sebesar 8 persen terhadap perilaku impulsif yang dinilai oleh orang tua mereka, yang mana dua kali lebih banyak dibandingkan pada kelompok yang menerima placebo. Dalam studi 16 minggu pada 40 anak dengan ADHD lainnya, masing-masing 650 mg DHA dan EPA bersama dengan obat-obatan ADHA menghasilkan penurunan masalah perhatian sebesar 15 persen, dibandingkan dengan peningkatan 15 persen pada kelompok placebo. 

Mengurangi risiko kelahiran prematur awal

Melahirkan bayi sebelum kehamilan 34 minggu dianggap sebagai persalinan prematur awal dan meningkatkan risiko bayi menderita beberapa gangguan kesehatan tertentu. Sebuah analisa dua studi besar menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi 600 hingga 800 mg DHA setiap harinya saat hamil mendapatkan manfaat DHA dalam mengurangi risiko mereka akan kelahiran prematur awal sebesar lebih dari 40 persen di Amerika Serikat dan 64 persen di Australia, dibandingkan dengan mereka yang mendapatkan placebo. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan asupan DHA yang cukup saat hamil, baik melalui makanan, suplemen, ataupun keduanya. Untuk mendapatkan kadar tersebut, wanita hamil disarankan untuk makan 226 gram ikan kaya omega-3 rendah merkuri setiap minggunya.

Jenis Minuman Alkohol dan Pembuatannya

Minuman yang mengandung etanol biasanya disebut sebagai minuman beralkohol dan jumlahnya sangat banyak. Terdapat banyak jenis minuman alkohol dan kebanyakan minuman tersebut memabukkan, oleh karena itu Anda perlu berhati-hati saat mengkonsumsinya.

Manusia telah meminum alkohol selama ribuan tahun. Alkohol adalah obat kimia dan psikoaktif. Dalam kimia, alkohol ada ketika gugus hidroksi, sepasang atom oksigen dan hidrogen, menggantikan atom hidrogen dalam hidrokarbon. Alkohol mengikat atom lain untuk membuat alkohol sekunder. Alkohol sekunder ini adalah tiga jenis alkohol yang digunakan manusia setiap hari yaitu metanol, isopropanol, dan etanol.

Etanol atau etil alkohol adalah jenis alkohol yang ada di dalam minuman, satu-satunya jenis alkohol yang dapat diminum manusia dengan aman. Jenis alkohol ini diproduksi melalui fermentasi ragi, gula, dan pati. Selama berabad-abad, orang telah mengkonsumsi minuman berbasis etanol, seperti bir dan anggur. Namun, etanol juga memiliki efek berbahaya bagi tubuh. Hati manusia dapat memetabolisme etanol, tetapi hanya dalam jumlah terbatas. Oleh karena itu, manusia juga disarankan untuk mengontrol asupan alkoholnya. Berikut beberapa jenis minuman alkohol dan bahan-bahannya:

  • Vodka

Secara historis, vodka bersumber dari kentang atau dari biji-bijian sereal dengan cara memfermentasinya. Beberapa merek juga membuat vodka dari buah-buahan atau gula. Vodka adalah salah satu minuman beralkohol yang paling populer dan paling dicari, baik dikonsumsi apa adanya atau dibuat sebagai koktail seperti Cosmopolitan, Bloody Mary dan Martini.

  • Wiski

Wiski adalah sejenis minuman beralkohol suling. Minuman ini dibuat dari tumbuk biji-bijian yang difermentasi seperti gandum hitam, barley, gandum dan jagung. Wiski difermentasi dalam kayu ek putih hangus untuk mendapatkan rasa yang unik. Setelah wiski dibotolkan dari tong, wiski berhenti menua. Wiski yang baik mengandung sekitar 40% alkohol.

  • Brendi

Meskipun memungkinkan untuk membuat brendi dari buah apapun, pilihan paling populer untuk membuatnya adalah anggur. Digunakan terutama sebagai minuman setelah makan malam, brendi mengandung sekitar 35% hingga 60% alkohol. Untuk menua, brendi disimpan dalam tong kayu atau diberi pewarna karamel.

  • Vermouth

Anda dapat mengatakan vermouth adalah sejenis wine aromatik. Untuk meningkatkan rasa wine, anggur diresapi dengan bahan-bahan seperti akar, kulit kayu, rempah-rempah, biji-bijian, bunga dan tumbuhan. 

  • Bir

Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan bir adalah air, hop, ragi, dan barley. Proses pembuatan bir termasuk mengekstrak gula dari barley dan kemudian mem fermentasi dengan ragi. Biji-bijian lain seperti gandum hitam, gandum, beras, dan jagung juga dapat digunakan untuk membuat bir. Minuman ini merupakan jenis minuman alkohol yang cukup sering dikonsumsi.

  • Rum

Rum adalah jenis minuman beralkohol yang sangat disukai. Proses pembuatan rum antara lain penyulingan hasil samping tebu dan sari tebu secara langsung. Setelah itu, cairan harus didiamkan dalam tong.

  • Wine

Wine adalah minuman beralkohol populer dan kuno lainnya. Wine standar memiliki ABV kurang dari 14%. Champagne, wine bersoda paling terkenal, memiliki konsentrasi alkohol sekitar 10% hingga 12%. Beberapa wine “diperkaya” dengan alkohol suling seperti vermouth, dan sherry.

Terdapat banyak jenis minuman alkohol. Meskipun aman untuk dikonsumsi, etanol bisa bersifat racun, sehingga merusak hati, otak, dan organ lain seiring berjalannya waktu. Etanol juga menghambat sistem saraf pusat, sehingga mengganggu koordinasi dan penilaian. Oleh karena itu, mengembangkan kecanduan alkohol sangat membahayakan. 

Jika Anda termasuk orang yang cukup sering konsumsi minuman alkohol jenis apapun, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter mengenai persentase asupan alkohol yang sesuai dengan kondisi Anda.

Trik Mencegah Kulit Kering saat Hamil

Kehamilan akan membawa Anda ke berbagai kondisi masalah kulit. Banyak wanita hamil yang mengeluhkan kulit berminyak selama masa kehamilan sehingga menimbulkan jerawat yang tidak terkendali. Banyak pula yang mengeluhkan kondisi kulit kering saat hamil yang menjadi penyebab munculnya selulit di bagian perut ataupun bagian-bagian tubuh lainnya. 

Kulit kering saat hamil umumnya dipicu karena adanya perubahan hormon yang membuat kulit kehilangan kelembapan dan elastisitas. Masalah kulit kering umumnya akan semakin mengganggu Anda ketika sudah memasuki trimester ketiga kehamilan. Di mana kondisi ini dapat menimbulkan selulit di perut hingga benjolan merah di berbagai area kulit. Namun untuk beberapa perempuan hamil, masalah kulit kering bisa hadir lebih cepat sejak trimester pertama. 

Walaupun lebih banyak disebabkan oleh perubahan hormon secara alami, bukan berarti Anda tidak bisa mencegah kulit kering saat hamil. Ada banyak cara yang bisa Anda tempuh agar tidak terkena masalah kulit yang satu ini selama mengandung, seperti di bawah ini. 

  1. Perbanyak Air Putih 

Anda mungkin tidak menyangka bahwa menghindari kulit kering saat hamil bisa semudah Anda minum air putih dalam jumlah lebih banyak selama mengandung. Pasalnya, air putih menjaga tubuh tetap terhidrasi sehingga kelembapan kulit pun bisa dipertahankan. Jika kebutuhan air harian idealnya adalah 2 liter, selama hamil cobalah mengonsumsi 2,5—3 liter air putih untuk mencegah masalah kulit kering. 

  1. Manfaatkan Tabir Surya

Paparan sinar matahari yang mengandung radikal bebas bisa membuat masalah kulit kering saat hamil datang lebih cepat. Jangan biarkan hal tersebut terjadi! Anda cukup berjuang melawan kulit kering akibat perubahan hormon, jangan ditambah dengan paparan sinar matahari yang merusak kulit. Selalu gunakan tabir surya baik dalam ruangan maupun luar ruangan. Namun, pastikan pula tabir surya yang Anda gunakan cukup aman digunakan untuk perempuan yang tengah hamil. 

  1. Perhatikan Asupan Makanan 

Makanan bergizi ternyata juga dapat menjadi penyelamat kulit Anda selama kehamilan. Cobalah untuk mulai mengubah pola makan Anda tiap harinya. Untuk mencegah kulit kering saat hamil, sebaiknya Anda mengonsumsi berbagai makanan yang kaya minyak. Namun agar lebih sehat, disarankan Anda lebih memilih minyak nabati alami dalam buah-buahan ataupun kacang-kacangan. Alpukat maupun kacang hijau menjadi contoh asupan makanan yang bisa menjaga kesehatan kulit Anda selama mengandung. 

  1. Batasi Waktu Mandi 

Perempuan yang tengah mengandung kerap merasa gerah. Anda pun mungkin ingin berlama-lama di kamar mandi untuk berendam lebih lama agar tubuh terasa segar. Namun, tahukah Anda kebiasaan ini justru bisa memicu kulit kering? Sebaiknya mulai sekarang, Anda membatasi waktu mandi maksimal 15 menit. Pastikan juga air yang Anda gunakan untuk mandi bukanlah air panas karena bisa memperparah risiko kulit kering yang sudah mengintai Anda. 

  1. Gunakan Humidifier

Penggunaan humidifier di dalam ruangan ternyata bisa membantu Anda untuk keluar dari masalah kulit kering saat hamil. Humidifier setidaknya mampu menjaga kelembapan ruangan, sehingga kulit Anda juga tetap terhidrasi. Tidak hanya itu, penggunaan humidifier dapat membantu Anda agar tidur lebih nyenyak sehingga kulit pun menjadi lebih sehat. Pasalnya, ibu hamil cenderung memiliki masalah gangguan tidur yang membuat kulit kering semakin rentan terjadi. 

  1. Lakukan Lulur dan Masker 

Menjaga kelembapan kulit dari luar menjadi cara tercepat mengusir kekeringan di area kulit. Bukanlah berarti karena kondisi kehamilan, Anda lalu melupakan untuk melakukan lulur dan masker secara teratur. Nyatanya memakai masker di wajah minimal seminggu sekali bisa membuat kulit wajah terjaga kelembutan dan kelembapannya. Melakukan lulur yang tidak mengarah ke area perut pun bisa dilakukan sebulan sekali untuk mencegah kulit kering saat hamil. 

*** 

Mencegah kulit kering saat hamil tidaklah sulit dan bisa dilakukan dengan cara-cara di atas. Namun terkadang, perubahan hormon akan sangat ekstrem dan membuat masalah kulit tidak bisa dicegah dan diatasi dengan cara alami. Pada saat itu, berkonsultasi ke dokter kandungan sekaligus dokter kulit pun layak dicoba.

Apa Tugas Dokter THT di Jakarta Barat?

Sedang mencari dokter THT di Jakarta Barat? Ada baiknya Anda mengetahui apa yang tugas dokter THT terlebih dahulu guna memastikan penyakit Anda bisa diperiksa atau diobati olehnya atau tidak. Pada dasarnya, dokter THT adalah seorang dokter yang memiliki spesialisasi di bidang perawatan dan manajemen penyakit atau gangguan di telinga, hidung, tenggorokan, dan struktur tubuh yang berhubungan dengan ketiganya. Dokter THT menyediakan perawatan medis dan operasi. Menurut AAO-HNS, otolaryngology merupakan spesialisasi medis paling tua di Amerika Serikat. Penyakit atau gangguan kesehatan pada telinga, hidung, dan tenggorokan dapat terjadi pada siapa saja, tidak peduli usia dan jenis kelamin. 

Di Amerika Serikat, diperkirakan ada 20 juta kunjungan ke dokter THT sejak tahun 2010. Orang dewasa usia 45 dan 64 tahun merupakan pengunjung yang paling umum dijumpai di klinik dokter THT. Alasan utama seseorang mengunjungi dokter THT di Jakarta Barat adalah adanya gangguan pada pendengaran, sakit telinga atau infeksi telinga, dan hidung yang tersumbat. Kebanyakan kondisi otolaryngology dapat didiagnosa menggunakan pemeriksaan fisik. 

Apa itu otolaryngology?

Studi otolaryngology telah meluas selama 50 tahun terakhir dan sekarang turut berfokus pada kepala dan leher. Otolaryngology berfokus pada:

  • Telinga. Perawatan gangguan pendengaran yang unik untuk dokter THT.
  • Hidung. Sinusitis kronis merupakan masalah medis yang paling sering dijumpai di Amerika Serikat, dengan sekitar 35 juta orang dewasa menerima diagnosa untuk penyakit ini setiap tahunnya. Perawatan rongga hidung juga melibatkan perawatan terhadap alergi dan masalah dengan indra penciuman.
  • Tenggorokan. Diagnosa dan perawatan penyakit kotak suara dan kerongkongan atas jatuh pada tanggung jawab miliki dokter THT, dengan kondisi seperti sulit berbicara dan masalah dalam menelan makanan. 
  • Kepala dan leher. Dokter THT juga dapat merawat penyakit dan gangguan atau kondisi kesehatan yang memengaruhi wajah, kepala, dan leher, termasuk di antaranya seperti penyakit menular, trauma, cacat, dan kanker. Dalam area ini, dokter THT dapat bekerja sama dengan dokter spesialisasi lain, seperti ahli kulit dan bedah mulut. 

Bidang otolaryngology berfokus pada 7 area yang berbeda. Beberapa dokter THT akan menjalani sekolah tambahan untuk memiliki spesialisasi di salah satu bidang tersebut dan membatasi layanan mereka berdasarkan spesialisasi tersebut, seperti merawat alergi menggunakan obat-obatan, immunotherapy, dan menghindari pemicu; melakukan operasi pada wajah, leher, dan telinga untuk tujuan kosmetik, fungsional, dan rekonstruksi; merawat dan mengangkat tumor di kepala dan leher, termasuk pada hidung dan tenggorokan; mengatasi gangguan di tenggorokan; merawat gangguan telinga, termasuk infeksi, tumor, dan gangguan saluran saraf yang dapat memengaruhi pendengaran dan keseimbangan; merawat penyakti THT pada anak-anak, seperti cacat bawaan lahir dan penundaan perkembangan tubuh; dan mengatasi gangguan pada hidung dan sinus. 

Dokter THT di Jakarta Barat atau di daerah lainnya akan menyediakan layanan untuk merawat berbagai macam kondisi, baik menggunakan ketrampilan medis ataupun bedah untuk mengatasi penyakit yang diderita oleh pasien. Contoh kondisi medis yang bisa Anda obati di dokter THT di Jakarta Barat adalah gangguan saluran udara yang menyebabkan kesulitan bernapas dengan sifat ringan atau mengancam nyawa (gangguan saluran udara parah) hingga kanker. Sinusitis kronis juga dapat diobati di dokter THT. Ini adalah sebuah kondisi yang melibatkan peradangan dan pembengkakan kronis pada saluran hidung, yang ditandai dengan penumpukan lendir dan kesulitan bernapas menggunakan hidung. 

Punya Penyakit Ini? Hindari Pemakaian Propranolol

Apabila Anda memiliki riwayat penyakit darah tinggi ataupun gangguan irama jantung, dokter umumnya akan memberikan resep obat berjenis propranolol. Obat ini merupakan beta-blocker yang mampu memengaruhi jantung dan sirkulasi aliran di peredaran darah. 

Propranolol umumnya digunakan untuk mengobati tremor, nyeri dada, hipertensi , gangguan irama jantung, dan kondisi jantung atau peredaran darah lainnya. Namun tidak jarang pula, propranolol digunakan untuk mengurangi keparahan dan frekuensi sakit kepala sebelah atau migrain.

Meskipun sangat bermanfaat untuk penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah, penggunaan propranolol mesti sangat berhati-hati. Pasalnya, berbagai efek samping di bawah ini mengintai pengguna propranolol. 

  • Rambut Rontok

Obat keras yang satu ini sangat mudah memengaruhi kondisi kekuatan akar rambut. Sangat sering ditemukan efek samping dari penggunaan propranolol adalah rambut rontok yang cukup parah. 

  • Diare

Propranolol bisa tidak cocok pada banyak orang dan memengaruhi kondisi pencernaan Anda. Efek samping propranolol yang umum ditemukan adalah diare. 

  • Mata Kering 

Anda mungkin akan mengalami sakit mata ketika menggunakan propranolol. Hal ini wajar sebab salah satu efek samping yang sering dikeluhkan dari penggunaan obat ini adalah mata kering. 

  • Kelemahan dan Kelelahan 

Propranolol sangat bisa memengaruhi kondisi tubuh. Anda bisa sangat merasa tidak bertenaga ketika mengonsumsi obat ini. Kelemahan dan kelelahan disebut sebagai efek samping umum yang sering terjadi. 

  • Detak Jantung Lambat 

Salah satu fungsi propranolol adalah menjadi terapi bagi penyakit jantung koroner maupun gangguan irama jantung. Obat ini bekerja untuk membuat jantung bekerja lebih ringan. Namun karena itulah, sering muncul efek samping berupa perlambatan detak jantung. 

Efek samping dari propranolol akan semakin parah jika obat ini dikonsumsi oleh penderita penyakit tertentu. Berikut ini adalah jenis-jenis penyakit yang disarankan tidak menggunakan propranolol sebagai terapinya. 

  •  Alergi 

Berhati-hatilah apabila Anda memiliki jenis alergi tertentu. Pasalnya, penggunaan propranolol bisa sangat memicu munculnya alergi dan menimbulkan gejala sesak napas sampai jantung berdebar. 

  • Bronkitis dan Asma 

Salah satu efek samping dari penggunaan propranolol adalah detak jantung yang melambat. Kondisi detak jantung ini bisa sangat berbahaya jika terjadi pada orang-orang dengan masalah pernapasan, seperti bronkitis maupun asma. Orang-orang dengan kedua penyakit tersebut bisa mengalami pingsan atau kehilangan kesadaran apabila tidak hati-hati menggunakan jenis obat yang satu ini. 

  • Sindrom Sinus 

Sindrom sinus merupakan kondisi adanya sekelompok masalah irama jantung yang disebabkan oleh alat pacu jantung alami yang tidak berfungsi baik. Bagi penderita penyakit ini, penggunaan propranolol bisa membahaya sebab dapat makin membuat gangguan irama jantung bertambah. 

  • Hipoglikemia 

Penggunaan propranolol bisa membuat gula darah turun. Karena itu, obat ini sangat tidak disarankan oleh penderita hipoglikemia atau orang-orang yang mempunya kadar gula darah rendah. Penggunaan propranolol untuk penderita diabetes juga mesti lebih berhati-hati. Ini karena Anda akan sulit mengetahui kapan kadar gula darah menurun secara mendadak. 

  • Tekanan Darah Rendah 

Propranolol juga tidak disarankan oleh penderita tekanan darah rendah. Pasalnya, obat ini bisa menurunkan tekanan darah secara signifikan. Tekanan darah rendah sendiri tidak boleh diremehkan. Jika terlalu rendah, serangan jantung maupun stroke juga bisa mengintai Anda. 

  • Penyakit Hati dan Ginjal 

Yang mesti diingat bahwa propranolol merupakan obat keras. Penggunaannya yang terus-menerus dan tidak sesuai dosis dapat menimbulkan masalah bagi organ penting, seperti hati dan ginjal. Karena itulah, penderita penyakit hati dan ginjal dianjurkan untuk memilih obat lain jika memungkinkan, dibandingkan mengonsumsi propranolol. 

*** 

Selalu konsultasikan penggunaan obat Anda kepada dokter spesialis, termasuk ketika Anda hendak mengonsumsi propranolol. Beritahukan pula kepada dokter mengenai riwayat penyakit Anda untuk menghindari efek samping serius yang tentu tidak diharapkan.

Pahami Ini Saat Konsumsi Obat Metoclopramide

Metoclopramide adalah obat tablet yang tersedia sebagai obat generik dan bermerek. Metoclopramide juga tersedia dalam bentuk larutan oral serta suntik yang hanya diberikan kepada Anda oleh penyedia layanan kesehatan. Tablet oral metoclopramide digunakan untuk meredakan mulas yang disebabkan oleh penyakit gastroesophageal reflux (GERD). Itu juga digunakan untuk mengobati gejala gastroparesis diabetes.

Sebenarnya obat ini digunakan untuk mengobati kondisi lambung dan usus tertentu. Metoclopramide digunakan sebagai pengobatan jangka pendek (4 sampai 12 minggu) untuk sakit maag yang sedang berlangsung ketika obat-obatan biasa tidak bekerja dengan cukup baik. Obat ini digunakan sebagian besar untuk mulas yang terjadi setelah makan atau pada siang hari. Mengobati sakit maag yang sedang berlangsung dapat mengurangi kerusakan yang dilakukan oleh asam lambung pada kerongkongan Anda dan membantu penyembuhan.

Metoclopramide juga digunakan oleh pasien diabetes yang memiliki pengosongan perut yang buruk (gastroparesis). Mengobati gastroparesis dapat mengurangi gejala mual, muntah, dan perut penuh. Metoclopramide bekerja dengan cara memblokir zat alami (dopamin).

Metoclopramide termasuk dalam kelas obat yang disebut antiemetik dan prokinetik. Antiemetik digunakan untuk mengurangi mual dan muntah, dan prokinetik digunakan untuk mengosongkan isi perut Anda lebih cepat. Golongan obat adalah kelompok obat yang bekerja dengan cara yang sama. Obat ini sering digunakan untuk mengobati kondisi serupa.

Obat ini bekerja dengan cara mengosongkan isi perut Anda. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan kontraksi otot perut Anda, sehingga mempercepat pergerakan makanan melalui perut dan usus Anda. Oleh karena itu, obat ini juga meningkatkan kekencangan sfingter esofagus bagian bawah, otot yang menghubungkan kerongkongan dan perut Anda. Sehingga menghentikan asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan Anda.

Metoclopramide juga mencegah mual dan muntah, dilakukan dengan memblokir reseptor di tubuh Anda yang bertanggung jawab untuk memicu mual dan muntah. Metoclopramide dapat dikonsumsi oleh kebanyakan orang dewasa dan anak-anak berusia 1 tahun ke atas. Namun, metoclopramide tidak cocok untuk beberapa orang. Beritahu dokter atau apoteker Anda jika Anda:

  1. Pernah mengalami reaksi alergi terhadap metoclopramide atau obat lain di masa lalu
  2. Pernah mengalami pendarahan dari perut atau usus Anda
  3. Memiliki masalah ginjal atau hati
  4. Memiliki detak jantung yang lambat (bradikardia)
  5. Memiliki tumor di kelenjar adrenal Anda
  6. Memiliki kelainan darah bawaan yang langka seperti porfiria, methemoglobinemia, atau defisiensi sitokrom-b5 NADH
  7. Pernah mengalami kejang otot yang tidak disengaja saat mengonsumsi obat-obatan seperti metoclopramide atau antipsikotik
  8. Memiliki penyakit Parkinson, atau epilepsi, atau riwayat kejang atau kejang
  9. Sedang mencoba untuk hamil, Anda sedang hamil atau sedang menyusui

Tablet oral metoclopramide dapat menyebabkan kantuk. Beberapa orang mungkin mengalami pusing, gugup, atau sakit kepala setelah berhenti minum obat ini, juga dapat menyebabkan efek samping lain. Efek samping yang lebih umum terjadi dari metoclopramide dapat meliputi:

  • Sakit kepala
  • Kebingungan
  • Kesulitan tidur
  • Pusing
  • Kegelisahan
  • Kantuk
  • Kelelahan 

Jika efek ini ringan, mungkin hilang dalam beberapa hari atau beberapa minggu. Jika lebih parah atau tidak hilang, bicarakan dengan dokter atau apoteker Anda. Hubungi dokter Anda segera jika Anda memiliki efek samping yang serius ketika mengkonsumsi metoclopramide. Hubungi UGD jika gejala Anda terasa mengancam jiwa atau jika Anda merasa mengalami keadaan darurat medis.

Apa Itu Metabolisme Lipid? Ini Penjelasannya

Merupakan sebuah proses rumit yang terjadi di dalam tubuh dengan melibatkan beberapa tahapan, mulai dari lipid yang dikonsumsi dari makanan atau produksi lipid dalam tubuh sampai degradasi atau berubah menjadi sejumolah struktur dalam tubuh yang mengandung lipid disebut dengan metabolisme lipid di dalam tubuh.

Lipid yang dimaksud bukanlah lemak atau substansi yang mirip dengan lipid, seperti minyak, asam lemak, lilin dan kolesterol. Pada umumnya lipid yang diperoleh makanan berbentuk trigliserida dan kolesterol, kedua jenis lipid ini dapat membahayakan kesehatan jika berada dalam kadar yang berlebih, terlepas dari lipid yang memang bermanfaat bagi tubuh.

Fungsi Metabolisme Lipid

Lipid memiliki banyak fungsi biologis, seperti menyimpan energi dan bermanfaat sebagai komponen membran seluler serta lipoprotrein. Namun perlu diketahui bahwa kebanyakan bentuk lipid atau lemak adalah molekul kompleks yang harus menjalani proses metabolisme terlebih dahulu sebelum digunakan tubuh.

Proses metabolisme ini memungkinkan organ tubuh untuk menggunakan energi atau menyimpan energi pada adiposa atau lemak tubuh. Beberapa organ tubuh yang memanfaaftkan energi dari lipid untuk tetap berfungsi dengan baik di antaranya seperti jantung, limpa, otak dan yang lainnya.

Penyakit Pengganggu Metabolisme

Tidak selamanya proses metabolisme ini bisa berjalan dengan normal tanpa adanya hambatan, terdapat beberapa sejumlah kondisi yang bisa menyebabkan gangguan pada proses ini, umumnya adalah penyakit genetik. Berikut beberapa penyakit yang dapat mengganggu proses metabolisme ini dalam tubuh.

  1. Penyakit Gaucher

Merupakan penyakit bawaan atau genetikl yang bisa dibilang langka, penyakit ini menyebabkan tubuh penderita tidak cukup memiliki enzim glukoserebrosida yang berfungsi memecah lipid sehingga proses metabolisme ini terganggu. 

Keadaan ini disebabkan menumpuknya zat lemak yang terdapat di berbagai organ tubuh, seperti paru-paru, limpa, tulang dan terkadang juga otak. Penumpukan lemak-lemak inilah yang menjadi sumber pengganggu proses metabolisme.

  1. Penyakit Tay-Sachs

Merupakan penyakit keturunan langka yang menyebabkan banyak zat lemak menumpuk di dalam otak, penumpukan ini bisa menghancurkan sel-sel saraf hingga menyebabkan masalah pada penderianya secara fisik dan mental. 

Bayi dengan kondisi penyakit ini akan terlihat normal selama beberapa bulan pertama, tetapi seiring berjalannya waktu kemampuan fisik dan mental si bayi akan mengalami penurunan. Beberapa gejala yang ditimbulkan penyakit ini seperti anak menjadi tuli dan buta, kehilangan kemampuan menelan, otot mulai terkikis hingga muncul kelumpuhan.

Penyakit ini disebabkan mutasi gen, ketika kedua orang tua memiliki gen ini maka sekitar 25 persen muncul kemungkinan anak akan mengalami kelainan metabolisme ini. Hingga saat ini penyakit tersebut belum ada obatnya.

  1. Sindrom Barth (BTHS)

Merupakan penyakit kelainan genetik langka pada metabolisme lipid, utamanya kondisi ini dialami oleh pria. Disebabkan adanya mutasi gen taffazin (TAZ) yang memengaruhi produksi kardiolipin. Kardiolipin merupakan jenis lipid esensial dengan peran penting dalam proses metabolisme energi, BTSH dalam kondisi serius bisa menyebabkan beberapa gangguan ini.

  • Kelemahan otot jantung atau kardiomiopati.
  • Neutropenia atau jumlah sel darah putih yang rendah.
  • Hipotonia atau penurunan tonus otot.
  • Kelemahan otot dan kelelahan.
  • Otot rangka tidak berkembang.
  • Pertumbuhan yang terhambat.
  • Cacat fisik dan peningkatan asam organin yang menyebabkan fungsi mitokondria tidak normal atau methylglutaconic aciduria.

Penderita penyakit ini bisa mengalami semua gejala di atas, salah satu atau salah dua, sementara kelainan diturunkan oleh ibu kepada anak perempuan dan laki-laki. Meski demikian, hanya anak laki-laki yang akan mengalami gejala penyakit di atas.

Asam Benzoat untuk Mengawetkan Makanan, Berapa Batas Amannya?

Penggunaan asam benzoat bertujuan untuk mencegah kapang dan bakteri. Asam benzoat termasuk jenis pengawet organik. Biasanya jenis pengawet organik lebih banyak dipakai, baik dalam bentuk asam maupun garamnya. Anda mungkin sering menemukan komposisi asam benzoat dalam produk makanan atau minuman kemasan. Tak hanya itu, asam benzoat juga berperan sebagai antioksidan yang mampu menghambat proses oksidasi.  

Azam benzoat termasuk ke dalam senyawa kimia pertama di Amerika Serikat yang digolongkan dalam Generally Recognized as Safe (GRAS) untuk produk pangan. Begitu pula penggunaannya di Indonesia yang telah mendapatkan perizinan dari pemerintah dan lembaga terkait. 

Batas penggunaan asam benzoat

Asam benzoat biasanya berbentuk kristal padat, tidak berbau, dan tidak berwarna sehingga penggunaannya tidak mengubah rasa dan aroma saat dicampur ke dalam makanan atau minuman. 

Penambahan asam benzoat ke dalam produk pangan telah diizinkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Meskipun demikian, terdapat batas aman yang harus diperhatikan. Berdasarkan Peraturan Kepala BPOM RI No. 36 tahun 2013, asam benzoat memiliki asupan harian yang dapat diterima yakni sebesar 0-5 mg/kg berat badan. Asam benzoat juga mempunyai nama lain, diantaranya Benzenecarboxylic acid, Phenylcarboxylic acid, atau Benzoic acid.

Sedangkan menurut Permenkes RI No.722/Menkes/Per/IX/88 dan No.1168/Menkes/Per/X/1999, batas maksimal penggunaan asam benzoat dan natrium benzoat dalam makanan yaitu 0,1% atau 1 gram asam benzoat dalam setiap 1 kg bahan makanan. 

Tubuh manusia memiliki mekanisme detoksifikasi sehingga tidak terjadi penumpukan asam benzoat saat masuk ke dalam tubuh. Zat ini akan bereaksi dengan glisin dan asam hipurat yang akhirnya dibuang oleh tubuh. Asam hipurat sendiri diproduksi di dalam hati dan dibuang melalui urin bersama dengan asam benzoat. 

Konsumsi asam benzoat melebihi dosis yang dianjurkan berisiko mengakibatkan sakit tenggorokan, nyeri lambung, mual dan muntah, serta kemungkinan mengalami reaksi alergi.  Apabila digunakan dalam jangka panjang, asam benzoat menyebabkan produksi urin berkurang sehingga kotoran atau racun yang tidak dapat dikeluarkan dan menumpuk pada ginjal. Gangguan ginjal pun mungkin akan terjadi. 

Darimana asam benzoat diperoleh?

Asam benzoat tidak dapat terbentuk secara alami, namun zat ini bisa ditemukan di berbagai tumbuhan seperti kayu manis, cengkeh, tomat, plum, atau beri-berian. Beberapa bakteri hasil fermentasi produk seperti yogurt juga bisa memproduksi asam benzoat. 

Penggunaan asam benzoat sebagai bahan pengawet biasanya pada produk pangan seperti kecap, acar timun kemasan, selai, margarin, saus, minuman buah-buahan segar, squash buah-buahan, minuman bersoda, bir, serta perasa sintesis buah-buahan. Efektifitas atau fungsi asam benzoat sebgai pengawet akan berkurang pada makanan yang mengandug lemak. Sebaliknya, efektifitasnya akan meningkat apabila digunakan pada produk pangan yang mengandung garam dapur dan gula pasir. 

Apa perbedaan asam benzoat dan natrium benzoat?

Baik asam benzoat maupun natrium benzoat sama-sama digunakan sebagai bahan pengawet produk pangan, bahkan keduanya kerap digunakan bersamaan. Karakteristik yang dimiliki juga hampir sama, yaitu tidak berbau dan berwarna putih. Namun, tekstur asam benzoat lebih kasar seperti kristal sedangkan natrium benzoat berupa bubuk halus. 

Pada dasarnya natrium benzoat merupakan hasil perpaduan antara asam benzoat dan natrium hidroksida. Natrium benzoat adalah bentuk asam benzoat yang paling banyak digunakan. Natrium benzoat larut dalam air pada suhu kamar, sedangkan asam benzoat tidak larut dalam air pada suhu kamar sehingga perlu dipanaskan terlebih dahulu. 

Yuk, Pelajari Cara Membuat Teh Kombucha yang Baik Bagi Kesehatan

Minuman kopi dan teh merupakan jenis yang cukup populer dikonsumsi masyarakat Indonesia. Teh sendiri memiliki berbagai jenis dan bisa diolah dengan berbagai cara. Salah satu proses pengolahan yang dapat Anda coba adalah teh kombucha. Apa itu? Teh kombucha merupakan teh yang difermentasi selama 1-2 minggu. Teh kombucha ini bisa dibuat sendiri di rumah, lho! Cara membuat teh kombucha juga tidaklah sulit. Keuntungan membuat teh kombucha sendiri yaitu Anda dapat menyesuaikan rasa teh dengan selera lidah Anda.

Apa itu teh kombucha?

Teh kombucha adalah teh yang difermentasi menggunakan bakteri symbiotic colony of bacteria and yeast (scoby) dengan sedikit gula. Teh yang digunakan umumnya adalah teh hijau atau teh hitam. Teh kombucha biasanya akan bersoda karena telah mengalami karbonasi akibat fermentasi dan rasanya cenderung manis segar. Meski begitu, setelah diminum biasanya teh kombucha akan meninggalkan rasa asam di lidah. Warna teh kombucha umumnya berwarna orange atau coklat terang. Teh kombucha ini merupakan salah satu minuman probiotik yang tentunya baik bagi pencernaan. Selain itu, teh kombucha mengandung mineral serta berbagai vitamin serta asam-asam organik yang menyehatkan bagi tubuh. Adanya senyawa antimikroba pada teh kombucha juga membuat minuman satu ini dapat membantu tubuh mencegah masuknya bakteri dan kuman.

Manfaat teh kombucha

Tidak hanya terasa menyegarkan, teh kombucha ternyata dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Berikut ini merupakan beberapa manfaat mengonsumsi teh kombucha.

  • Mencegah beberapa jenis kanker
  • Sehat bagi hati dan jantung
  • Meringankan gejala depresi
  • Baik bagi saluran pencernaan
  • Meningkatkan metabolisme tubuh
  • Membantu menjaga berat badan ideal
  • Menguatkan sistem imunitas
  • Mencegah konstipasi
  • Meredakan peradangan

Cara membuat teh kombucha

Memilih scoby menjadi hal penting saat membuat teh kombucha. Anda dapat membeli scoby hasil kultur melalui toko online. Setelah mendapatkan scoby yang tepat, Anda bisa mengikuti cara membuat teh kombucha berikut ini.

  1. Siapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat teh kombucha yaitu teh hijau atau teh hitam, air, gula, saringan, tisu yang bersih, toples yang bagian atasnya lebar, corong air.
  2. Rebus daun teh dengan gula menggunakan takaran menggunakan perbandingan setiap 3 sendok makan daun teh dan 100 gram gula diberikan 1 liter air.
  3. Matikan api saat rebusan telah mendidih dadn biarkan uap panas menghilang.
  4. Saat uap menghilang dan air teh berada pada suhu ruang, saring daun teh ke toples yang telah disediakan. Hal tersebut bertujuan agar mengurangi ampas teh pada bagian akhir.
  5. Olesi tangan cuka kemudian masukan scoby. Scoby akan mengapung di permukaan air yang menunjukkan bahwa aktif dan melakukan fermentasi.
  6. Tutup menggunakan tisu yang sudah disiapkan pada permukaan toples untukmenghindari lalat masuk.
  7. Simpan pada suhu ruang dan biarkan selama minimal 1 minggu hingga 2 minggu.

Meski teh kombucha diklaim memiliki banyak manfaat, namun konsumsinya perlu dibatasi dan tidak berlebihan. Apabila dikonsumsi berlebihan maka bisa muncul efek samping berupa sakit kepala dan mual karena diduga adanya kandungan alkohol dalam teh akibat proses fermentasi. Beberapa orang dengan kondisi tertentu juga perlu menghindari konsumsi teh kombucha seperti penderita penyakit hati, ibu hamil, anak-anak, pecandu alkohol, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang kurang baik. Apabila Anda merasa mual atau sakit kepala setelah mengonsumsi teh kombucha, ada baiknya segera hubungi dokter. Sebelum mengonsumsi, Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk meminimalkan risiko yang mungkin muncul karena faktor kondisi tubuh.