Apa Itu Metabolisme Lipid? Ini Penjelasannya

Merupakan sebuah proses rumit yang terjadi di dalam tubuh dengan melibatkan beberapa tahapan, mulai dari lipid yang dikonsumsi dari makanan atau produksi lipid dalam tubuh sampai degradasi atau berubah menjadi sejumolah struktur dalam tubuh yang mengandung lipid disebut dengan metabolisme lipid di dalam tubuh.

Lipid yang dimaksud bukanlah lemak atau substansi yang mirip dengan lipid, seperti minyak, asam lemak, lilin dan kolesterol. Pada umumnya lipid yang diperoleh makanan berbentuk trigliserida dan kolesterol, kedua jenis lipid ini dapat membahayakan kesehatan jika berada dalam kadar yang berlebih, terlepas dari lipid yang memang bermanfaat bagi tubuh.

Fungsi Metabolisme Lipid

Lipid memiliki banyak fungsi biologis, seperti menyimpan energi dan bermanfaat sebagai komponen membran seluler serta lipoprotrein. Namun perlu diketahui bahwa kebanyakan bentuk lipid atau lemak adalah molekul kompleks yang harus menjalani proses metabolisme terlebih dahulu sebelum digunakan tubuh.

Proses metabolisme ini memungkinkan organ tubuh untuk menggunakan energi atau menyimpan energi pada adiposa atau lemak tubuh. Beberapa organ tubuh yang memanfaaftkan energi dari lipid untuk tetap berfungsi dengan baik di antaranya seperti jantung, limpa, otak dan yang lainnya.

Penyakit Pengganggu Metabolisme

Tidak selamanya proses metabolisme ini bisa berjalan dengan normal tanpa adanya hambatan, terdapat beberapa sejumlah kondisi yang bisa menyebabkan gangguan pada proses ini, umumnya adalah penyakit genetik. Berikut beberapa penyakit yang dapat mengganggu proses metabolisme ini dalam tubuh.

  1. Penyakit Gaucher

Merupakan penyakit bawaan atau genetikl yang bisa dibilang langka, penyakit ini menyebabkan tubuh penderita tidak cukup memiliki enzim glukoserebrosida yang berfungsi memecah lipid sehingga proses metabolisme ini terganggu. 

Keadaan ini disebabkan menumpuknya zat lemak yang terdapat di berbagai organ tubuh, seperti paru-paru, limpa, tulang dan terkadang juga otak. Penumpukan lemak-lemak inilah yang menjadi sumber pengganggu proses metabolisme.

  1. Penyakit Tay-Sachs

Merupakan penyakit keturunan langka yang menyebabkan banyak zat lemak menumpuk di dalam otak, penumpukan ini bisa menghancurkan sel-sel saraf hingga menyebabkan masalah pada penderianya secara fisik dan mental. 

Bayi dengan kondisi penyakit ini akan terlihat normal selama beberapa bulan pertama, tetapi seiring berjalannya waktu kemampuan fisik dan mental si bayi akan mengalami penurunan. Beberapa gejala yang ditimbulkan penyakit ini seperti anak menjadi tuli dan buta, kehilangan kemampuan menelan, otot mulai terkikis hingga muncul kelumpuhan.

Penyakit ini disebabkan mutasi gen, ketika kedua orang tua memiliki gen ini maka sekitar 25 persen muncul kemungkinan anak akan mengalami kelainan metabolisme ini. Hingga saat ini penyakit tersebut belum ada obatnya.

  1. Sindrom Barth (BTHS)

Merupakan penyakit kelainan genetik langka pada metabolisme lipid, utamanya kondisi ini dialami oleh pria. Disebabkan adanya mutasi gen taffazin (TAZ) yang memengaruhi produksi kardiolipin. Kardiolipin merupakan jenis lipid esensial dengan peran penting dalam proses metabolisme energi, BTSH dalam kondisi serius bisa menyebabkan beberapa gangguan ini.

  • Kelemahan otot jantung atau kardiomiopati.
  • Neutropenia atau jumlah sel darah putih yang rendah.
  • Hipotonia atau penurunan tonus otot.
  • Kelemahan otot dan kelelahan.
  • Otot rangka tidak berkembang.
  • Pertumbuhan yang terhambat.
  • Cacat fisik dan peningkatan asam organin yang menyebabkan fungsi mitokondria tidak normal atau methylglutaconic aciduria.

Penderita penyakit ini bisa mengalami semua gejala di atas, salah satu atau salah dua, sementara kelainan diturunkan oleh ibu kepada anak perempuan dan laki-laki. Meski demikian, hanya anak laki-laki yang akan mengalami gejala penyakit di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *