Apa Saja Manfaat DHA Bagi Kesehatan?

Asam docosahexaenoic, atau dikenal dengan sebutan DHA, adalah salah satu jenis lemak omega-3. Sama seperti asam eicosapentaenoic lemak omega-3, DHA banyak ditemukan di ikan-ikan berminyak, seperti ikan salmon dan ikan teri. Tubuh Anda hanya dapat memproduksi DHA dari asam lemak lainnya dalam jumlah kecil, sehingga untuk memenuhi kebutuhan harian DHA, Anda perlu mendapatkannya dari suplemen atau sumber makanan langsung. Bersama-sama, manfaat DHA dan EPA dapat membantu mengurangi peradangan dan risiko Anda menderita penyakit kronis, seperti penyakit jantung. Manfaat DHA sendiri dapat mendukung kesehatan fungsi otak dan kesehatan mata. Artikel ini akan membahas berbagai macam manfaat DHA bagi kesehatan tubuh. 

Mengurangi risiko penyakit jantung

Lemak omega-3 sering direkomendasikan karena manfaatnya dalam kesehatan jantung. Beberapa studi menguji manfaat DHA akan klaim tersebut, dan menemukan bahwa DHA efektif dalam meningkatkan beberapa penanda kesehatan jantung. Dalam sebuah studi pada 154 orang dewasa yang menderita obesitas, dosis harian DHA sebesar 2700 mg selama 10 minggu dapat meningkatkan indek omega-3, penanda level omega 3 darah yang dihubungkan dengan berkurangnya risiko kematian yang disebabkan karena kondisi jantung tiba-tiba, sebesar 5,6 persen. Dosis EPA yang sama dapat meningkatkan index omega-3 pada peserta sama sebanyak 3,3 persen. DHA juga dapat meningkatkan trigliserida darah lebih banyak dari EPA, yaitu sebanyak 13,3 persen dibandingkan dengan 11,9 persen, dan meningkatkan kolesterol HDL “baik” sebanyak 7,6 persen, sedikit lebih banyak dibandingkan dengan EPA. 

Meringankan gejala ADHD

Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) atau dikenal di Indonesia dengan istilah gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas dikarakterisasikan dengan perilaku impulsif dan kesulitan berkonsentrasi. ADHA biasanya bermula pada masa kanak-kanak namun sering berlanjut hingga dewasa. Sebagai lemak omega-3 utama di otak Anda, manfaat DHA dapat membantu meningkatkan aliran darah pada saat melakukan tugas mental. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dan orang dewasa dengan ADHD umumnya memiliki level DHA darah yang lebih rendah. 

Dalam sebuah tinjauan baru-baru ini, tujuh dari sembilan studi menguji efek manfaat DHA suplemen pada anak-anak yang menderita ADHD dan menunjukkan beberapa kemajuan dalam pemusatan perhatian dan perilaku. Misalnya, dalam studi 16 minggu pada 362 anak, mereka yang mengonsumsi 600 mg DHA setiap harinya memiliki pengurangan sebesar 8 persen terhadap perilaku impulsif yang dinilai oleh orang tua mereka, yang mana dua kali lebih banyak dibandingkan pada kelompok yang menerima placebo. Dalam studi 16 minggu pada 40 anak dengan ADHD lainnya, masing-masing 650 mg DHA dan EPA bersama dengan obat-obatan ADHA menghasilkan penurunan masalah perhatian sebesar 15 persen, dibandingkan dengan peningkatan 15 persen pada kelompok placebo. 

Mengurangi risiko kelahiran prematur awal

Melahirkan bayi sebelum kehamilan 34 minggu dianggap sebagai persalinan prematur awal dan meningkatkan risiko bayi menderita beberapa gangguan kesehatan tertentu. Sebuah analisa dua studi besar menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi 600 hingga 800 mg DHA setiap harinya saat hamil mendapatkan manfaat DHA dalam mengurangi risiko mereka akan kelahiran prematur awal sebesar lebih dari 40 persen di Amerika Serikat dan 64 persen di Australia, dibandingkan dengan mereka yang mendapatkan placebo. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan asupan DHA yang cukup saat hamil, baik melalui makanan, suplemen, ataupun keduanya. Untuk mendapatkan kadar tersebut, wanita hamil disarankan untuk makan 226 gram ikan kaya omega-3 rendah merkuri setiap minggunya.

Yang Berubah dalam Kehidupan Setelah Menikah

Jangan pernah membayangkan kehidupan setelah menikah sama seperti kondisi Anda saat ini. Akan banyak perubahan yang begitu cepat Anda alami begitu Anda dan pasangan mengikat janji suci. Beberapa perubahan bahkan terasa sangat ekstrem hingga bisa meninbulkan permasalahan dalam hubungan rumah tangga Anda.

Karena itu, menjadi penting untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan kehidupan setelah menikah. Mengetahui dan mempelajari terlebih dahulu perubahan-perubahan apa saja yang mungkin terjadi bisa menjadi senjata Anda untuk tetap tenang menghadapi kehidupan pasca menikah kelak.

Berikut ini adalah beberapa perubahan yang dialami oleh tiap orang yang sudah menikah. Uniknya meskipun sudah menjadi rahasia umum, tidak semua orang mau membagi macam-macam berubahan kehidupan setelah menikah kepada Anda, seperti di bawah ini.

  • Perubahan Prioritas

Anda kini sudah berkeluarga. Teman hidup Andalah yang kini harus menjadi prioritas utama. Memprioritaskan pasangan bahkan harus menjadi kewajiban penting dibandingkan memprioritaskan diri sendiri. Tidak ada lagi istilah bermain lama dengan teman-teman tanpa mengajak pasangan ataupun menghabiskan waktu bermanja-manja dengan orangtua. Waktu yang berharga lebih baik Anda habiskan bersama pasangan sembari membicarakan mimpi dan rencana hidup Anda berdua.

  • Perubahan Aktivitas Seks

Kehidupan setelah menikah tidak akan terlepas dari kehidupan yang penuh dengan aktivitas seksual. Malam-malam pertama saat bulan madu mungkin merupakan masa paling menggairahkan dalam hubungan seks pasca menikah. Namun, jangan sampai berhenti hanya di sana! Anda dan pasangan harus selalu berusaha menciptakan hubungan seksual yang menggairahkan tiap hari. Tidak bisa dimungkiri, kepuasan dalam hubungan seksual akan turut memengaruhi keharmonisan hubungan rumah tangga Anda bersama pasangan.

  • Perubahan Keuangan

Beberapa pasangan memang membuat pengaturan keuangan masing-masing sebagai kesepakatan pranikah. Meskipun demikian, pengelolaan keuangan dari dan setelah menikah akan sangat berbeda. Anda tidak bisa berpikir lagi untuk menghabiskan uang demi bersenang-senang di kafe sambil minum kopi ataupun liburan mendadak. Anda akan lebih memikirkan bagaimana cara mengelola keuangan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mempersiapkan rencana bersama pasangan ke depannya.

  • Perubahan Persahabatan

Anda yang menarik dalam kehidupan persahabatan setelah menikah. Entah mengapa Anda dan pasanngan akan lebih tertarik untuk terus berkomunikasi dengan sahabat-sahabat yang sudah menikah. Kencan ganda bersama sambil membicarakan masa muda ataupun rencana ke depan dengan santai di kafe akan terasa lebih menyenangkan. Di sisi lain, Anda pun akan mulai merasa pengurangan sahabat karena tanpa direncanakan, komunikasi Anda dengan teman-teman yang masih berstatus lajang menjadi sangat minim.

  • Perubahan Emosi

Kondisi kehidupan setelah menikah kerap kali akan mengombang-ambing emosi Anda. Tidak jarang setelah menikah, pengendalian emosi seseorang akan berubah drastis. Beberapa pihak akan lebih andal mengendalikan emosinya dalam menghadapi berbagai situasi. Di sisi lain, tidak jarang ditemukan orang yang sudah menikah lebih rentan mengalami depresi karena sulitnya mengendalikan emosi. Dalam sebuah studi, ditemukan fakta menarik bahwa pihak yang sering tidak mampu mengendalikan emosi setelah menikah adalah pihak perempuan.

  • Perubahan Komunikasi

Terkesan sepele, namun nyatanya perubahan komunikasi acapkali menjadi pemantik masalah dalam kehidupan rumah tangga Anda. Pasalnya setelah menikah, pasangan akan lebih singkat dalam berkomunikasi, khususnya dalam komunikasi tertulis di pesan instan. Hal yang disampaikan akan langsung menuju ke sasaran, tanpa embel-embel kemesraan. Hal inilah yang kerap menjadi prasangka oleh pasangannnya bahwa ada pemudaran rasa cinta.

*** Selain hal-hal di atas, masih banyak perubahan dalam kehidupan setelah menikah. Yang paling penting Anda perlukan hanyalah terus beradaptasi. Soalnya, perubahan akan terus terjadi dari waktu ke waktu, mulai dari Anda menikah, mempunyai anak, sampai membesarkan anak beserta perintilannya.

Tanda-tanda Hamil Sudah Mencapai 25 Minggu

Terdapat banyak perubahan yang terjadi pada tubuh selama masa kehamilan, tak sedikit ibu haumil kesulitan dalam membedakn antara tanda kehamilan normal dan tidak normal. Termasuk ketika memasuki usia hamil 25 minggu, secara tidak sadar para ibu dalam kondisi akan segera melahirkan bayi yang telah dikandungnya.

Dalam usia kehamilan tersebut, kebanyakan rumah sakit akan membiarkan ibu hamil untuk melakukan pra-registrasi untuk melahirkan. Yang berarti, nantinya akan diminta untuk mengisi dokumen penerimaan ibu hamil untuk melahirkan lebih awal. Sehingga, pada saat sudah waktunya melahirkan tidak perlu lagi mengisi banyak formulir.

Tanda-tanda Hamil 25 Minggu

Ketika kehamilan memasuki usia ini, ibu hamil kemungknan masih bisa merasa cukup energik, namun juga mungkin merasa terbebani dengan kondisi bayi di dalam perut yang semakin membesar. Selain itu, terdapat pula beberapa tanda yang dialami si ibu ketika usia kehamilan mencapai 25 minggu, seperti berikut ini.

  • Susah Tidur

Kondisi ini terjadi bisa karena ibu hamil cenderung merasa gugup mengenai melahirkan, atau juga karena terganggu karena perut semakin membesar. Untuk mengatasi ini bisa dengan mengonsumsi air putih lebih banyak, tujuannya untuk mengurangi asupan minum ketika mendekati waktu tidur, sehingga intensitas untuk ke kamar mandi bisa berkurang.

  • Sering Buang Air Kecil

Konsumsi air putih dalam usia kehamilan 25 minggu cukup banyak dan bahkan terbilang berlipat-lipat dari sebelumnya, baik di pagi, siang maupun malam hari. Kondisi ini dapat membuat ibu hamil lebih sering untuk buang air kecil, tak jarang dibutuhkan banyak tenaga untuk berjalan ke kamar mandi.

  • Sembelit dan Wasir

Kedua kondisi ini juga bisa menyerang ibu hamil lebih sering ketika usia kehamilan sudah mencapai 25 minggu. Sangat disarankan untuk berolahraga sederhana misalnya seperti jalan kaki, kemudian minum air putih dan konsumsi makanan yang kaya akan serat. Wasir juga terjadi karena adanya pembengkakan di area pembuangan kotoran.

Bayi memberi banyak tekanan pada saluran pencernaan ibu hamil, mengontrol sembelit akan membantu mencegah tegang ketika pergi ke kamar mandi. Kondisi tersebut juga diharapkan dapat mencegah adanya pembengkakan dan ketidaknyamanan di hari berikutnya.

  • Kembung Karena Gas

Hormon akan memperlambat pencernaan makanan dan menghasilkan gas berlebih, bisa juga menimbulkan maag. Ini menjadi masalah bagi perut, karena bayi yang mendorong saluran pencernaan ibu, hingga mampu emndorong asam lambung naik ke kerongkongan hingga menyebabkan sensasi terbakar yang menyakitkan.

  • Kontraksi Braxton Hicks

Kontraksi ini muncul sekitar usia kehamilan sudah mencapai 28 minggu, namun beberapa kasus menyebutkan jika kondisi ini muncul lebih awal. Ibu hamil akan merasa jika rahim terasa menjadi sangat keras dan kencang, namun kemudian normal kembali. Meski demikian, kondisi ini tidak sering terjadi secara teratur.

  • Melihat Lewat USG

Janin dalam masa kehamlan 25 minggu sudah dapat menentukan arah naik dan turun, kemudian tumbuh dengan lebih banyak lemak dan juga rambut yang sudah mulai muncul. Meskipun kemungkinan besar kondisi tersebut tidak akan bisa dilihat melalui USG ketika usia hamil 25 minggu, kecuali atas permintaan dokter.

Biasanya dokter melakukan itu karena adanya pemantauan ekstra terhadap janin, ini membuat ibu hamil lebih sering bertemu dengan dokter. Biasanya satu bulan sekali, dan menjadi dua kali dalam sebulan ketika usia kehamilan sudah mencapai usia 28 minggu.

Bagaimana Cara Menghitung Usia Kehamilan Menurut Islam?

cara menghitung usia kehamilan

Bagi hampir sebagian besar orang, kehamilan merupakan hal yang membahagiakan. Bagaimana terdapat calon manusia baru di dalam tubuhnya, seorang wanita dengan perasaan yang campur aduk mengiringi perkembangan janin tersebut pada setiap embusan napasnya. Manusia mengandung selama sembilan bulan. Namun, bagaimana cara menghitung usia kehamilan secara pasti?

Sebenarnya ada banyak cara untuk mengetahui dan memperhitungkan usia kehamilan seseorang. Akan tetapi, bagi muslim penting kiranya agar tetap melakukan apa pun sesuai dengan syariat. Ternyata, dalam islam juga ada lho cara menghitung usia kehamilan. Berikut di antaranya:  

  • Melalui Ukuran Perut Ibu

Rahim merupakan organ yang fleksibel dan akan membesar secara teratur sesuai dengan ukuran janin. Ukuran rahim normal, dalam hal ini tidak sedang hamil, hanya sebesar telur bebek. Pada usia kehamilan kurang dari 2 bulan maka rahim membesar sedikit dari ukuran telur bebek. Kemudian pada hamil 3 bulan maka akan menjadi seperti telur angsa. Kemudian dokter atau bidan akan menentukan dengan mengukur puncak rahim.

  • Mengukur Puncak Rahim

Islam mengenal cara menghitung usia kehamilan dengan mengukur puncak rahim atau tinggi fundus. Mengukur puncak rahim dimulai dari bagian rahim yang paling menonjol sampai ke tulang kemaluan. Prosedur ini bisa dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya:

  • Dengan ukuran centimeter: Jika ukuran jarak dari tulang kemaluan sampai puncak rahim kurang lebih 25 cm maka usia kehamilan kira-kira 7 bulan. Jika puncak 27 cm maka hamil 8 bulan, dan seterusnya.
  • Dengan jari tangan: Jika ukuran tinggi fundus sampai tulang kemaluan selebar 2 jari tangan maka itu kehamilan mencapai usia 2 minggu. Jadi usia kehamilan tinggal mengalikan saja sesuai dengan lebar 2 jari tangan pada tinggi fundus.
  • Dengan ukuran tinggi puncak rahim sampai di pusar. Jika sudah menemukan tanda itu maka usia kehamilan antara 5 sampai 6 bulan. Jika sudah mencapai tulang dada dan pusar maka usia kehamilan berarti 7 bulan.

Dengan cara ini, ibu bisa mengetahui usia kehamilan mereka dan memungkinkan ketepatan prediksi dan persiapan proses persalinan.

  • Sesuai Perkembangan Janin

Islam mengenal dua sumber hukum, yakni Alquran dan Assunah (hadis), untuk menentukan sebagian besar perkara. Dalam situasi ini, ada sebuah hadis yang menyebut bahwa janin terbentuk selama 40 hari sampai menjadi segumpal daging. 

Lalu setelah itu Allah akan mengutus malaikat untuk meniupkan ruh pada janin. Dan saat itu janin sudah memiliki nyawa yang ditandai dengan munculnya detak jantung dan perkembangan kantung janin yang sempurna. Berdasarkan hadis itu, ibu bisa menjadikannya salah satu cara menghitung usia kehamilan.

  • Berdasarkan Terbentuknya Organ Janin

Dalam islam semua proses perkembangan janin sudah tertulis dalam Al Quran dan dijelaskan juga dalam Al Hadist. Ketika usia kehamilan mencapai 56 hari maka akan terbentuk bagian hidung, jari, telinga, dan kepala mulai mendekati dada. 

Kemudian pada usia 84 hari telinga bisa lebih sempurna, mata masih menutup dan melekat, leher mulai terbentuk dan alat kelamin juga mulai ada tapi tidak jelas. Kemudian pada usia 112 hari maka alat kelamin luar mulai terlihat jelas dan ditandai dengan warna kulit yang lebih merah. 

Pada usia kehamilan 168 hari maka kelopak mata terlihat jelas dan ada bagian alis dan bulu mata yang terbentuk. Semua organ akan lahir sempurna jika tidak ada tanda tanda janin cacat. Ini sebenarnya dapat menjadi cara menghitung usia kehamilan yang cukup efektif ketika dipadupadankan dengan bantuan peralatan modern, seperti USG, misalnya.

  • Sah-Sah Saja Manfaatkan Alat Modern

Islam tidak melarang penggunaan alat modern untuk memeriksa kondisi kehamilan. Ketika kehamilan sudah menunjukkan perkembangan janin 2 bulan sampai perkembangan pada bulan selanjutnya maka pemeriksaan dengan alat modern bisa dilakukan. 

Saat itu pembuluh darah pada janin sudah mulai terbentuk kemudian jantung janin sudah mulai berdenyut. Biasanya denyut jantung janin akan ditemukan pada usia kehamilan kurang dari 84 hari. 

Jika alat yang digunakan lebih sederhana maka denyut jantung bisa terdeteksi saat kehamilan berusia 140 hari. Prosedur inilah cara menghitung usia kehamilan yang paling efektif.

***

Itulah beberapa cara menghitung usia kehamilan menurut islam yang bisa dipraktikkan oleh kaum muslimin sekalian. Akan tetapi, biar bagaimanapun, untuk mengetahui usia kandungan dan tetap menjamin keamanan dan keselamatan ibu dan bayi, sebaiknya dilakukan dengan bantuan tenaga medis yang kompeten.