Tanda-tanda Hamil Sudah Mencapai 25 Minggu

Terdapat banyak perubahan yang terjadi pada tubuh selama masa kehamilan, tak sedikit ibu haumil kesulitan dalam membedakn antara tanda kehamilan normal dan tidak normal. Termasuk ketika memasuki usia hamil 25 minggu, secara tidak sadar para ibu dalam kondisi akan segera melahirkan bayi yang telah dikandungnya.

Dalam usia kehamilan tersebut, kebanyakan rumah sakit akan membiarkan ibu hamil untuk melakukan pra-registrasi untuk melahirkan. Yang berarti, nantinya akan diminta untuk mengisi dokumen penerimaan ibu hamil untuk melahirkan lebih awal. Sehingga, pada saat sudah waktunya melahirkan tidak perlu lagi mengisi banyak formulir.

Tanda-tanda Hamil 25 Minggu

Ketika kehamilan memasuki usia ini, ibu hamil kemungknan masih bisa merasa cukup energik, namun juga mungkin merasa terbebani dengan kondisi bayi di dalam perut yang semakin membesar. Selain itu, terdapat pula beberapa tanda yang dialami si ibu ketika usia kehamilan mencapai 25 minggu, seperti berikut ini.

  • Susah Tidur

Kondisi ini terjadi bisa karena ibu hamil cenderung merasa gugup mengenai melahirkan, atau juga karena terganggu karena perut semakin membesar. Untuk mengatasi ini bisa dengan mengonsumsi air putih lebih banyak, tujuannya untuk mengurangi asupan minum ketika mendekati waktu tidur, sehingga intensitas untuk ke kamar mandi bisa berkurang.

  • Sering Buang Air Kecil

Konsumsi air putih dalam usia kehamilan 25 minggu cukup banyak dan bahkan terbilang berlipat-lipat dari sebelumnya, baik di pagi, siang maupun malam hari. Kondisi ini dapat membuat ibu hamil lebih sering untuk buang air kecil, tak jarang dibutuhkan banyak tenaga untuk berjalan ke kamar mandi.

  • Sembelit dan Wasir

Kedua kondisi ini juga bisa menyerang ibu hamil lebih sering ketika usia kehamilan sudah mencapai 25 minggu. Sangat disarankan untuk berolahraga sederhana misalnya seperti jalan kaki, kemudian minum air putih dan konsumsi makanan yang kaya akan serat. Wasir juga terjadi karena adanya pembengkakan di area pembuangan kotoran.

Bayi memberi banyak tekanan pada saluran pencernaan ibu hamil, mengontrol sembelit akan membantu mencegah tegang ketika pergi ke kamar mandi. Kondisi tersebut juga diharapkan dapat mencegah adanya pembengkakan dan ketidaknyamanan di hari berikutnya.

  • Kembung Karena Gas

Hormon akan memperlambat pencernaan makanan dan menghasilkan gas berlebih, bisa juga menimbulkan maag. Ini menjadi masalah bagi perut, karena bayi yang mendorong saluran pencernaan ibu, hingga mampu emndorong asam lambung naik ke kerongkongan hingga menyebabkan sensasi terbakar yang menyakitkan.

  • Kontraksi Braxton Hicks

Kontraksi ini muncul sekitar usia kehamilan sudah mencapai 28 minggu, namun beberapa kasus menyebutkan jika kondisi ini muncul lebih awal. Ibu hamil akan merasa jika rahim terasa menjadi sangat keras dan kencang, namun kemudian normal kembali. Meski demikian, kondisi ini tidak sering terjadi secara teratur.

  • Melihat Lewat USG

Janin dalam masa kehamlan 25 minggu sudah dapat menentukan arah naik dan turun, kemudian tumbuh dengan lebih banyak lemak dan juga rambut yang sudah mulai muncul. Meskipun kemungkinan besar kondisi tersebut tidak akan bisa dilihat melalui USG ketika usia hamil 25 minggu, kecuali atas permintaan dokter.

Biasanya dokter melakukan itu karena adanya pemantauan ekstra terhadap janin, ini membuat ibu hamil lebih sering bertemu dengan dokter. Biasanya satu bulan sekali, dan menjadi dua kali dalam sebulan ketika usia kehamilan sudah mencapai usia 28 minggu.

Bagaimana Cara Menghitung Usia Kehamilan Menurut Islam?

cara menghitung usia kehamilan

Bagi hampir sebagian besar orang, kehamilan merupakan hal yang membahagiakan. Bagaimana terdapat calon manusia baru di dalam tubuhnya, seorang wanita dengan perasaan yang campur aduk mengiringi perkembangan janin tersebut pada setiap embusan napasnya. Manusia mengandung selama sembilan bulan. Namun, bagaimana cara menghitung usia kehamilan secara pasti?

Sebenarnya ada banyak cara untuk mengetahui dan memperhitungkan usia kehamilan seseorang. Akan tetapi, bagi muslim penting kiranya agar tetap melakukan apa pun sesuai dengan syariat. Ternyata, dalam islam juga ada lho cara menghitung usia kehamilan. Berikut di antaranya:  

  • Melalui Ukuran Perut Ibu

Rahim merupakan organ yang fleksibel dan akan membesar secara teratur sesuai dengan ukuran janin. Ukuran rahim normal, dalam hal ini tidak sedang hamil, hanya sebesar telur bebek. Pada usia kehamilan kurang dari 2 bulan maka rahim membesar sedikit dari ukuran telur bebek. Kemudian pada hamil 3 bulan maka akan menjadi seperti telur angsa. Kemudian dokter atau bidan akan menentukan dengan mengukur puncak rahim.

  • Mengukur Puncak Rahim

Islam mengenal cara menghitung usia kehamilan dengan mengukur puncak rahim atau tinggi fundus. Mengukur puncak rahim dimulai dari bagian rahim yang paling menonjol sampai ke tulang kemaluan. Prosedur ini bisa dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya:

  • Dengan ukuran centimeter: Jika ukuran jarak dari tulang kemaluan sampai puncak rahim kurang lebih 25 cm maka usia kehamilan kira-kira 7 bulan. Jika puncak 27 cm maka hamil 8 bulan, dan seterusnya.
  • Dengan jari tangan: Jika ukuran tinggi fundus sampai tulang kemaluan selebar 2 jari tangan maka itu kehamilan mencapai usia 2 minggu. Jadi usia kehamilan tinggal mengalikan saja sesuai dengan lebar 2 jari tangan pada tinggi fundus.
  • Dengan ukuran tinggi puncak rahim sampai di pusar. Jika sudah menemukan tanda itu maka usia kehamilan antara 5 sampai 6 bulan. Jika sudah mencapai tulang dada dan pusar maka usia kehamilan berarti 7 bulan.

Dengan cara ini, ibu bisa mengetahui usia kehamilan mereka dan memungkinkan ketepatan prediksi dan persiapan proses persalinan.

  • Sesuai Perkembangan Janin

Islam mengenal dua sumber hukum, yakni Alquran dan Assunah (hadis), untuk menentukan sebagian besar perkara. Dalam situasi ini, ada sebuah hadis yang menyebut bahwa janin terbentuk selama 40 hari sampai menjadi segumpal daging. 

Lalu setelah itu Allah akan mengutus malaikat untuk meniupkan ruh pada janin. Dan saat itu janin sudah memiliki nyawa yang ditandai dengan munculnya detak jantung dan perkembangan kantung janin yang sempurna. Berdasarkan hadis itu, ibu bisa menjadikannya salah satu cara menghitung usia kehamilan.

  • Berdasarkan Terbentuknya Organ Janin

Dalam islam semua proses perkembangan janin sudah tertulis dalam Al Quran dan dijelaskan juga dalam Al Hadist. Ketika usia kehamilan mencapai 56 hari maka akan terbentuk bagian hidung, jari, telinga, dan kepala mulai mendekati dada. 

Kemudian pada usia 84 hari telinga bisa lebih sempurna, mata masih menutup dan melekat, leher mulai terbentuk dan alat kelamin juga mulai ada tapi tidak jelas. Kemudian pada usia 112 hari maka alat kelamin luar mulai terlihat jelas dan ditandai dengan warna kulit yang lebih merah. 

Pada usia kehamilan 168 hari maka kelopak mata terlihat jelas dan ada bagian alis dan bulu mata yang terbentuk. Semua organ akan lahir sempurna jika tidak ada tanda tanda janin cacat. Ini sebenarnya dapat menjadi cara menghitung usia kehamilan yang cukup efektif ketika dipadupadankan dengan bantuan peralatan modern, seperti USG, misalnya.

  • Sah-Sah Saja Manfaatkan Alat Modern

Islam tidak melarang penggunaan alat modern untuk memeriksa kondisi kehamilan. Ketika kehamilan sudah menunjukkan perkembangan janin 2 bulan sampai perkembangan pada bulan selanjutnya maka pemeriksaan dengan alat modern bisa dilakukan. 

Saat itu pembuluh darah pada janin sudah mulai terbentuk kemudian jantung janin sudah mulai berdenyut. Biasanya denyut jantung janin akan ditemukan pada usia kehamilan kurang dari 84 hari. 

Jika alat yang digunakan lebih sederhana maka denyut jantung bisa terdeteksi saat kehamilan berusia 140 hari. Prosedur inilah cara menghitung usia kehamilan yang paling efektif.

***

Itulah beberapa cara menghitung usia kehamilan menurut islam yang bisa dipraktikkan oleh kaum muslimin sekalian. Akan tetapi, biar bagaimanapun, untuk mengetahui usia kandungan dan tetap menjamin keamanan dan keselamatan ibu dan bayi, sebaiknya dilakukan dengan bantuan tenaga medis yang kompeten.