Apakah Ada Cara Lain untuk Atasi Panas Dalam Selain Adem Sari?

Mungkin Anda sudah sangat mengenal apa itu panas dalam. Sejumlah orang sering kali menyebut panas dalam sebagai suatu ketidaknyamanan yang berhubungan dengan tenggorokan kering dan nyeri ketika Anda menelan. 

Adem Sari adalah salah satu cara yang biasanya digunakan beberapa orang untuk mengatasi masalah tenggorokan tersebut. Namun, apakah sebenarnya panas dalam itu sendiri dan bagaimana cara mengatasinya selain menggunakan larutan Adem Sari? Berikut penjelasannya!

Adem sari

Adem sari adalah salah satu jenis obat yang dapat membantu Anda dalam meredakan gejala panas dalam seperti tenggorokan yang kering, sariawan, dan bibir pecah-pecah. Adem Sari termasuk dalam ekstrak citrus aurantifolia, ekstrak alyxia stellate ret. cortex, ekstrak cinamommum burmanni BI cortex, dan vitamin C serta termasuk dalam golongan produk konsumen yang dijual secara bebas. 

Indikasi Adem Sari sendiri adalah dapat membantu Anda mengatasi gejala panas dalam seperti tenggorokan yang kering, nyeri, sariawan, hingga bibir pecah-pecah. Hadir dalam bentuk sachet, Anda dapat menggunakan 1 sachet yang dicampur dengan air sekitar 200 ml 2-3 kali per hari (untuk orang dewasa). Sedangkan untuk anak-anak, ½ sachet dan dapat dikonsumsi 2-3 kali/hari.

Namun, apakah arti panas dalam itu?

Umumnya, masyarakat mengartikan panas dalam sebgaai keluhan ketika merasakan sakit tenggorokan, bibir pecah-pecah, atau sariawan. Namun, tahukah Anda jika dalam dunia medis panas dalam itu sebenarnya tidak ada. Panas dalam bukanlah sebuah penyakit, namun lebih kepada berbagai gejala dari beberapa penyakit yang sering kali diakibatkan oleh bakteri atau virus.    

Gejala tersebut sering kali dikaitkan dengan sakit tenggorokan atau radang tenggorokan. Jenis penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri, dan memerlukan pengobatan dengan antibiotik untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. 

Beberapa gejala tadi dapat berkembang menjadi lebih parah. Misalnya saja:

  • Nyeri atau sensasi gatal pada tenggorokan
  • Nyeri yang memburuk saat menelan atau berbicara
  • Kesulitan menelan
  • Sakit, kelenjar bengkak di leher atau rahang
  • Amandel membengkak atau memerah
  • Bercak putih atau nanah pada amandel Anda
  • Suara serak atau teredam

Hal ini sudah berkembang menjadi infeksi yang menyebabkan sakit tenggorokan dan dapat menyebabkan berbagai gejala lain, termasuk:

  • Demam
  • Batuk
  • Pilek
  • Bersin
  • Pegal-pegal
  • Sakit kepala
  • Mual atau muntah

Cara mengatasinya

Selain menggunakan Adem Sari yang dapat mengatasi awal gejala sakit tenggorokan. Anda dapat mencoba melakukan perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan sebagai berikut untuk meringankan gejalanya, meliputi:

  • Beristirahat cukup. Banyak tidur dan istirahatkan suara Anda juga. 
  • Konsumsi banyak cairan. Cairan menjaga tenggorokan tetap lembap dan mencegah dehidrasi. Hindari mengonsumsi kafein dan alkohol, yang dapat membuat Anda makin dehidrasi. 
  • Cobalah makanan dan minuman yang menenangkan. Cairan hangat, seperti sup, teh bebas kafein, atau air hangat dengan madu dapat meredakan sakit tenggorokan yang Anda derita. 
  • Berkumurlah dengan air asin. Kumur dengan air asin hangat dapat membantu meredakan sakit tenggorokan.
  • Lembapkan udara. Gunakan pelembap udara atau humidifier untuk menghilangkan udara kering yang dapat membuat Anda semakin mengiritasi sakit tenggorokan. Pastikan untuk membersihkan pelembap secara teratur agar tidak menumbukan jamur atau bakteri. Atau duduklah selama beberapa menit di dalam kamar yang beruap. 
  • Bila memungkinkan gunakan tablet hisap. Tablet hisap atau permen yang mengadung mint atau memiliki rasa yang kuat dapat meredakan sakit tenggorokan, tetapi jangan berikan pada anak-anak berusia 4 tahun ke bawah karena berisiko tersedak. 
  • Hindari penyebab iritasi. Jagalah agar rumah Anda bebas dari asap rokok dan produk pembersih yang dapat mengiritasi tenggorokan. 

Kunjungi dokter jika sakit tenggorokan tidak juga membaik atau bahkan bertambah parah. 

Jadi, Adem Sari dapat Anda gunakan untuk mengatasi panas dalam yang bisa menjadi gejala awal sakit tenggorokan ataupun penyakit lainnya. selain itu, Anda pun dapat mencoba beberapa cara di atas untuk meredakan gejala yang muncul dari kemungkinan sakit tenggorokan. 

Bau Badan Bikin Tidak Pede, Begini Cara Mengatasinya

Tidak ada orang yang suka memiliki bau badan tidak sedap. Seringkali, aroma tak sedap di badan membuat kepercayaan diri menurun. Kalau sudah seperti ini, bisa-bisa aktivitas sehari-hari Anda pun jadi ikut terganggu.

Perlu diketahui, bau yang keluar dari tubuh adalah kondisi yang sangat umum terjadi pada semua orang. Hanya saja, pada sebagian orang, bau itu bisa lebih parah dibandingkan dengan orang-orang lainnya. 

Tapi, Anda tidak perlu khawatir karena kondisi ini bisa diatasi. Selama Anda tahu apa penyebab serta cara merawatnya, maka Anda bisa mengendalikan bau tak sedap dari badan Anda. 

Bagaimana cara mengatasi bau badan?

Supaya kepercayaan diri Anda meningkat, Anda perlu mengatasi bau tak sedap dari badan Anda. Ada banyak cara untuk melakukan hal ini, baik dengan perawatan sendiri di rumah maupun dengan perawatan medis dari dokter. 

Jenis perawatan yang dilakukan didasarkan pada faktor penyebab serta tingkat keparahan bau. Jika Anda ingin mengatasi bau badan, berikut ini cara yang bisa dilakukan: 

  • Perawatan di rumah

Selama aroma tak sedap pada tubuh tidak terlalu parah, Anda bisa melakukan perawatan sendiri di rumah. Caranya cukup mudah, hal utama yang perlu diperhatikan adalah menjaga kebersihan tubuh dengan mandi secara rutin dan teratur. 

Saat membersihkan tubuh, pastikan ketiak, selangkangan, dan kaki dibersihkan dengan benar. Karena, area-area ini sering menjadi sumber aroma tak sedap di tubuh. 

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan deodoran pada ketiak. Ketika berpakaian, usahakan untuk memakai baju berbahan alami seperti katun, wol, dan sutra. Cuci pakaian Anda secara teratur agar tidak menjadi sarang bakteri dan kotoran. 

  • Perawatan dengan obat

Anda juga bisa mengatasi bau tidak sedap pada badan dengan menggunakan obat-obatan. Biasanya, obat yang paling umum digunakan adalah obat antiperspiran. 

Antiperspiran mampu bekerja dengan mengurangi jumlah keringat yang dihasilkan oleh tubuh. Pori-pori yang bertugas untuk mengeluarkan keringat akan diblokir untuk sementara waktu.

Semakin sedikit keringat yang muncul di permukaan kulit, maka semakin sedikit bau badan yang dihasilkan. Anda bisa mendapatkan antiperspiran secara bebas di apotek, atau dengan berkonsultasi ke apoteker.

  • Perawatan medis

Dalam beberapa kasus, perawatan di rumah dan obat antiperspiran tidak mempan dalam mengatasi bau tak sedap di badan. Bisa saja, ini terjadi karena ada kondisi medis lain yang mendasari aroma tak sedap tersebut.

Jika hal ini terjadi, maka Anda perlu berobat ke dokter. Dokter akan melakukan diagnosa, menentukan penyebab bau dan mencari metode pengobatan paling tepat untuk mengatasinya.

Dalam perawatan medis, pengobatan untuk bau tak sedap di badan meliputi penggunaan botox. Botox mampu mengurangi kemampuan kelenjar ekrin dalam menghasilkan keringat. Selain itu, perawatan juga bisa melalui laser untuk mencegah pertumbuhan bulu serta operasi untuk mengangkat kelenjar keringat. 

Perawatan medis umumnya hanya perlu dilakukan apabila metode lain tidak mempan mengatasi aroma tak sedap di badan. Anda perlu berkonsultasi lebih dulu dengan dokter mengenai hal ini, karena metode perawatan medis cenderung memiliki efek samping atau komplikasi. 

Umumnya, bau badan bisa diatasi hanya dengan perawatan di rumah saja. Kalau perawatan di rumah tidak mempan, maka Anda bisa memaksimalkan perawatan dengan menggunakan obat seperti antiperspiran atau deodoran. Semua ini bisa dilakukan sendiri tanpa memerlukan anjuran dari dokter.

Azithromycin 500 mg: Dosis, Pemakaian, dan Efek Samping

Azithromycin 500 mg memiliki khasiat untuk meredakan berbagai macam infeksi bakteri, seperti infeksi saluran pencernaan, kulit, telinga, dan juga infeksi mata. Obat ini termasuk obat generik golongan antibiotik makrolida. 

Cara kerja obat azithromycin 500 mg yakni dengan menghentikan pertumbuhan bakteri, yakni mengikat sub unit 50s dari ribosom bakteri. Obat ini tidak bisa bekerja untuk mengatasi infeksi virus seperti flu.

Berikut ini dosis, cara pemakaian dan efek samping dari penggunaan Azithromycin. 

Dosis dan cara pemakaian

Penggunaan azithromycin 500 mg tidak boleh digunakan secara sembarangan dan harus sesuai dengan resep dokter. Pemberian dosis juga disesuaikan dengan gejala dan usia pasien. 

  • Dewasa: dosis sebanyak 500 mg, 1 kali sehari. Pada hari kedua hingga hari kelima, dosis yang diberikan sebanyak 250 mg, 1 kali sehari. 
  • Anak: dosis sebanyak 10 mg/kg BB/hari selama 3 hari

Berikut ini cara pemakaian obat azithromycin 500 mg yang tepat untuk menghindari adanya efek samping pada tubuh. 

  • Obat dikonsumsi dengan makan atau tanpa makan. Untuk mencegah gangguan pencernaan, kamu bisa minum obat ini bersama dengan makanan. 
  • Minum obat azithromycin sesuai dengan jadwal yang diberikan oleh dokter. Usahakan dilakukan pada jam yang sama agar kerja obat bisa maksimal.
  • Habiskan obat azithromycin meskipun gejala yang kamu alami sudah lebih baik agar bakteri benar-benar hilang.
  • Jangan berhenti meminum obat terlalu cepat karena bisa membuat bakteri terus berkembang dan bisa menyebabkan infeksi kambuh lagi.

Efek samping

Pada kondisi tertentu, obat azithromycin 500 mg memiliki efek samping dengan gejala sebagai berikut ini:

  • Diare
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Pusing dan kelelahan
  • Muntah
  • Nafsu makan menurun
  • Gangguan indra perasa
  • Kembung

Efek samping yang muncul biasanya disebabkan karena penggunaan obat yang tidak tepat, seperti dosis yang kurang atau meminum obat tidak sesuai dengan jadwal. 

Penggunaan obat azithromycin juga bisa menyebabkan efek samping yang serius. Jika kamu mengalami gejala-gejala seperti ini segera hentikan pemakaian obat dan hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut. 

  • Gangguan pendengaran 
  • Masalah pada mata hingga pandangan kabur
  • Sulit menelan
  • Otot terasa leah
  • Gejala gangguan hati yang ditandai dengan rasa lelah, mual dan muntah terus menerus, sakit perut yang cukup parah, mata atau kulit menguning, dan urin jadi gelap.
  • Detak jantung tidak teratur
  • Mengalami pusing yang parah
  • Reaksi alergi seperti ruam pada kulit, demam, hingga bengkak pada wajah, lidah, dan tenggorokan
  • Kesulitan bernapas

Penggunaan obat azithromycin dalam jangka waktu yang lama juga bisa menyebabkan sariawan atau muncul infeksi bakteri baru yang ditandai dengan bercak putih pada mulut. 

Perhatian khusus

Sebelum melakukan pengobatan ini, ada beberapa hal yang wajib kamu perhatikan untuk mengurangi efek samping.

  • Beritahu dokter apabila kamu memiliki alergi terhadap antibiotik atau pada salah satu kandungan di dalam azithromycin.
  • Beritahu dokter jika kamu memiliki riwayat penyakit seperti penyakit hati, gnjal, dan juga otot (miastenia gravis).
  • Obat ini bisa memengaruhi irama jantung. Jadi, beritahu dokter jika kamu juga memiliki masalah kesehatan dengan jantung.
  • Beritahu dokter obat atau suplemen yang sedang diminum untuk menurunkan risiko efek samping. 

Pastikan kamu selalu konsultasikan pada dokter terkait kondisi kesehatanmu sebelum mengonsumsi obat azithromycin 500 mg. 

Sebagai informasi, penggunaan obat antibiotik seperti azithromycin pada waktu yang tidak tepat bisa menyebabkan bakteri lebih resisten, sehingga kerja dari obat ini tidak maksimal.

Untuk itu, jangan gunakan obat ini secara sembarangan, ya. Harus menggunakan resep dari dokter. 

Kenali Faktor Penyebab Halusinasi dan Gejalanya

Halusinasi adalah pengalaman indrawi yang tampak nyata tetapi sebenarnya diciptakan oleh pikiran. Halusinasi dapat memengaruhi kelima indra. Misalnya, Anda mungkin mendengar suara yang tidak dapat didengar atau dilihat oleh orang lain di ruangan itu, atau gambar yang tidak nyata.

Gejala ini mungkin disebabkan oleh penyakit mental, efek samping obat-obatan, atau penyakit fisik seperti epilepsi atau gangguan penggunaan alkohol. Anda mungkin perlu mengunjungi psikiater, ahli saraf, atau dokter umum tergantung pada penyebab halusinasi. Lebih lengkapnya, kenali berbagai macam penyebab dan gejala halusinasi berikut ini.

Penyebab Halusinasi

1. Skizofrenia

Lebih dari 70% penderita penyakit ini mengalami halusinasi visual, dan 60% – 90% orang, sering mendengar suara. Tetapi beberapa mungkin juga mencium dan merasakan hal-hal yang sebenarnya tidak ada.

2. Penyakit parkinson

Diketahui setengah dari orang yang mengalami kondisi parkinson terkadang melihat hal-hal yang sebenarnya tidak ada.

3. Penyakit alzheimer

Bentuk lain dari demensia, terutama lewy body dementia (LBD). Penyakit ini menyebabkan perubahan di otak yang dapat menimbulkan halusinasi. Kondisi ini mungkin lebih sering terjadi ketika penyakit Anda sudah lanjut atau cukup parah.

4. Migrain

Sekitar sepertiga orang dengan sakit kepala jenis ini juga memiliki kemungkinan mengalami, halusinasi visual. Mereka kerap melihat seperti cahaya bulan sabit yang warna-warni.

5. Tumor otak

Tumor otak, dapat menyebabkan berbagai jenis halusinasi. Jika tumor otak berada di area yang berkaitan dengan penglihatan, Anda mungkin melihat hal-hal yang tidak nyata. Anda mungkin juga melihat bintik atau bentuk cahaya. Tumor di beberapa bagian otak dapat menyebabkan halusinasi penciuman dan rasa.

7. Sindrom charles bonnet

Kondisi ini menyebabkan orang dengan masalah penglihatan seperti degenerasi makula, glaukoma, atau katarak pada saat melihat sesuatu. Pada awalnya, mungkin Anda tidak menyadari itu halusinasi, tetapi akhirnya, pasien bisa sadar bahwa apa yang sedang dilihat itu tidaklah nyata.

8. Epilepsi

Kejang yang menyertai gangguan ini dapat membuat Anda lebih mungkin mengalami halusinasi. Jenis yang Anda dapatkan tergantung pada bagian otak mana yang terkena kejang.

10. Penggunaan zat

Penggunaan zat adalah penyebab halusinasi lain yang cukup umum. Beberapa orang melihat atau mendengar hal-hal yang tidak ada di sana setelah minum terlalu banyak alkohol atau menggunakan obat-obatan seperti kokain. Obat halusinogen seperti LSD dan PCP juga dapat menyebabkan Anda berhalusinasi.

11. Kurang tidur

Kurang tidur juga bisa menyebabkan halusinasi. Anda mungkin lebih rentan terhadap halusinasi jika tidak tidur selama beberapa hari atau tidak cukup beristirahat dalam jangka waktu yang lama. Halusinasi dapat terjadi tepat sebelum tertidur, yang dikenal sebagai halusinasi hipnagogik, atau tepat sebelum bangun dari tidur, yang dikenal sebagai halusinasi hipnopompik.

12. Pengobatan

Obat-obatan tertentu yang diminum untuk kondisi kesehatan mental dan fisik juga dapat menyebabkan halusinasi. Penyakit parkinson, depresi, psikosis, dan obat epilepsi terkadang dapat memicu gejala halusinasi.

13. Kondisi lainnya

Kondisi lain juga bisa menyebabkan halusinasi. Orang yang mengalami demam tinggi, terutama pada anak-anak dan orang tua bisa mengalami kondisi halusinasi.

Perawatan untuk pasien bergantung pada penyebab halusinasi. Mungkin Anda bisa minum obat untuk mengobati kondisi kesehatan. Selain itu, dokter mungkin juga merekomendasikan untuk mengubah gaya hidup atau menghentikan beberapa obat-obatan adiktif yang dapat merusak jaringan atau saraf otak. Anda juga harus melakukan konsultasi ke psikolog untuk mendapatkan ketenangan dan solusi terbaik agar terlepas dari masalah halusinasi.

Produk Nivea Selain Nivea Creme untuk Menunjang Penampilan Anda

Nivea sebagai salah satu brand dan perusahaan kosmetik yang berdiri pada tahun 1911 dan kini sudah berusia lebih dari 100 tahun. Saat ini, produk Nivea sudah banyak digunakan oleh jutaan orang di dunia. Salah satunya adalah Nivea Crème. Produk ini merupakan pelembap terbaik yang menjadi andalan banyak orang.

Maka dari itu setela sukses dengan berbagai produk kecantikan mulai dari deodoran hingga tabir surya, Nivea berusaha mengembangkan produknya lebih baik lagi. Salah satu produk yang terus dikembangkan adalah produk untuk menyembuhkan kulit berjerawat dan memutihkan kulit. Nah, selain Nivea Creme, berikut ini adalah produk – produk andalan dari Nivea yang bisa digunakan oleh laki – laki dan perempuan. 

Nivea Men Liquid Facial Foam-Acne Protect

Tidak hanya berfokus pada perawatan untuk wanita saja, Nivea juga memiliki produk perawatan wajah khusus pria. Salah satu produk Nivea yang terkenal di kalangan kaum adam adalah Nivea Men Liquid Facial Foam-Acne Protect. Kandungan Magnolia Bark pada produk ini dapat menjadi anti-bakteri terhadap jerawat. Hal spesial dari produk ini adalah tidak mengandung alkohol, sehingga cocok untuk berbagai jenis kulit termasuk kulit sensitif. 

Nivea Double Effect Eye Makeup Remover

Produk eye remover dari Nivea ini sudah dikenal banyak orang mampu menghilangkan berbagai riasan mata bahkan produk waterproof sekaligus. Tidak hanya terkenal di kalangan masyarakat biasa, produk ini juga menjadi andalan para beauty vlogger. Produk ini juga aman digunakan pada kelopak mata yang sensitif. 

Nivea White Makeup Starter 2 in 1 Moisturizing Day Serum

Serum adalah produk kecantikan yang digunakan sebelum mengaplikasikan makeup di wajah. Serum ini berfungsi agar makeup bisa bertahan lebih lama dan menjaga kulit dari paparan sinar matahari. Sesuai dengan namanya, serum ini juga memiliki fungsi moisturizing bagi wajah. Kandungan SPF 33 PA+++ UVA/UVB akan melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung yang dapat merusak kulit wajah. Kandungan Vitamin C yang mencapai 95% akan membuat kulit tampak lebih cerah dan menyamarkan noda-noda hitam di wajah. Tekstur dari produk ini pun mudah meresap di kulit wajah. 

Nivea Soft

Produk dari Nivea yang satu ini memang sudah sangat terkenal. Nivea soft adalah produk pelembab yang didalamnya terdapat kandungan jojoba oil dan vitamin E yang akan menjaga kelembapan kulit wajahmu sepanjang hari. Memiliki tekstur yang ringan, segar dan gampang meresap kedalam kulit wajah. Keistimewaan dari produk ini adalah tidak hanya bisa digunakan pada wajah saja, tetapi bisa digunakan pada perut, kaki hingga kulit bayi yang sensitif. Namun pada bayi, produk ini hanya digunakan pada area pantat saja agar terhindar dari iritasi dan ruam akibat penggunaan pampers.

Nivea MicellAir Skin Breathe Hydration

Salah satu dari rangkaian produk micellar water ini mampu menyelamatkan kulit wajah dari kekeringan. Produk micellar water adalah item kecantikan yang harus dimiliki oleh setiap wanita. Terlebih bagi yang suka menggunakan makeup di kehidupan sehari-harinya. Micellar water akan menjaga dan menyelamatkan kulit dari kerusakan akibat penggunaan makeup. Nivea hadir membawa solusi dengan mengeluarkan sebuah produk yang bernaman Nivea MicellAir Skin Breathe Hydration. Produk ini mengandung hyaluronic acid & hydra iq, golden algae dan marine salt expert.

Hyaluronic acid & hydra berfungsi untuk menjaga kelembaban wajah dan membuatnya terlihat lebih segar, sehat dan bercahaya. Golden algae adalah tumbuhan bawah laut yang memiliki khasiat mencegah penuaan dini. Kandungan Marine Salt Extract sangat efektif dalam pengembalian tekstur kelembapan kulit wajah. 

Jadi tidak heran jika selain produk Nivea Crème, produk keluaran Nivea lainnya begitu diminati masyarakat. Hal ini karena produk – produk Nivea menjadi jawaban dari segala permasalahan kulit wajah.

Vaksin Rotavirus dan Vaksin Penting Lainnya

Saat bayi baru lahir, mereka akan diberikan beberapa vaksin. Idealnya, pada saat anak menginjak usia masuk taman kanak-kanak, mereka akan telah menerima ketiga vaksin hepatitis B, vaksin DTaP (diphtheria, tetanus, dan pertussis), vaksin haemophilus influenzae tipe B (Hib), vaksin pneumococcal conjugate (PCV), vaksin poliovirus tidak diaktifkan (IPV), dan vaksin MMR (campak, gondongan, dan rubella). Banyak sekolah membutuhkan bukti bahwa anak Anda telah divaksinasi, dan bisa tidak memperbolehkan anak mendaftar apabila semua vaksinasi yang disebutkan sebelumnya belum didapatkan. Namun ada beberapa vaksin penting lain, seperti vaksin rotavirus, yang mungkin perlu Anda berikan untuk anak. Artikel ini akan membahas jenis vaksin apa yang perlu dipertimbangkan. 

Vaksin rotavirus

Vaksin rotavirus adalah jenis vaksin untuk virus rotavirus, sebuah virus yang sangat menular yang dapat menyebabkan diare parah pada bayi dan anak-anak. Virus ini sering menyebabkan muntah dan demam. Jika tidak diobati, rotavirus dapat menyebabkan dehidrasi parah dan bahkan kematian. Menurut PATH, sebuah organisasi kesehatan non-profit internasional, setiap tahunnya lebih dari 500 ribu anak-anak di seluruh dunia meninggal akibat penyakit diare, dan sepertiga dari kematian tersebut disebabkan karena rotavirus. Jutaan lain menjalani rawat inap setiap tahunnya setelah terinfeksi oleh virus ini. 

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan kebanyakan bayi untuk divaksinasi vaksin rotavirus agar tercegah tertular penyakit ini. Dua vaksin rotavirus oral yang telah disetujui penggunaannya dalam mencegah infeksi rotavirus adalah Rotarix dan RotaTeq. Vaksin tersebut hadir dalam dua atau tiga dosis, dan CDC merekomendasikan pemberian dosis pada usia 2, 4, dan 6 bulan. Dosis pertama harus diberikan sebelum bayi berusia 15 bulan dan dosis terakhir harus diberikan sebelum bayi berusia 8 bulan. Penting untuk diingat bahwa beberapa bayi tidak boleh mendapatkan vaksin ini, misalnya bayi yang menunjukkan reaksi alergi terhadap vaksin rotavirus atau memiliki riwayat serius alergi lainnya. CDC juga merekomendasikan bayi yang memiliki imunodefisiensi kombinasi parah (SCID), gangguan sistem kekebalan lainnya, atau jenis penyumbatan usus yang disebut intussusception tidak boleh mendapatkan vaksin ini. Sama seperti vaksin lain, vaksin rotavirus hadir dengan risiko efek samping seperti diare atau mual sementara, demam, hilangnya nafsu makan, dan rewel. Meskipun jarang dijumpai, efek samping serius di antaranya adalah intususepsi dan reaksi alergi. 

Vaksin meningococcal (MCV)

Penyakit meningococcal adlaah sebuah penyakit bakteri serius yang dapat menyebabkan meningitis (peradangan pada lapisan pelindung yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang) dan infeksi aliran darah atau sepsis. Anak-anak bisa mendapatkan penyakit meningococcal akibat hidup berdampingan dengan orang yang terinfeksi virus ini. Berbagai penggunaan alat makan, berciuman, atau menghirup asap rokok yang orang yang terinfeksi akan menularkan virus ini. 

CDC merekomendasikan anak-anak usia 11 atau 12 tahun hingga 16 tahun mendapatkan vaksin meningococcal dalam dua dosis. Sama seperti vaksin rotavirus, vaksin meningococcal juga dapat menyebabkan efek samping yang relatif ringan, seperti rasa sakit dan tanda kemerahan pada daerah tubuh yang disuntik, sakit kepala, kelelahan, dan rasa nyeri. Satu efek samping parah namun sangat jarang dijumpai adalah sindrom Guillain-Barre, sebuah gangguan yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh seseorang malah merusak sel saraf mereka. Untuk semua jenis vaksin, risiko reaksi alergi cukup kecil, namun sangat berbahaya. Untuk itu, selalu diskusikan dengan dokter terlebih dahulu guna memastikan keefektifan dan keamanan vaksin. 

Cara Mendeteksi Secara Mandiri Benjolan di Belakang Telinga

Benjolan di belakang telinga bisa disebabkan oleh banyak hal, namun umumnya terjadi karena abses atau kista sebasea. Abses adalah infeksi dinding di jaringan area tubuh tertentu. Kondisi ini harus mendapatkan penanganan dari dokter dan dapat disembuhkan dengan mengonsumsi antibiotik. Kista sebasea terjadi ketika komponen epitel yang menghasilkan keratin terperangkap di bawah kulit, membentuk kista yang diisi dengan nanah berwarna kuning keputihan.

Seringkali, infeksi yang melibatkan telinga atau sinus dapat menyebabkan benjolan di belakang telinga atau pembengkakan kelenjar getah bening. Pembengkakan tersebut bisa terjadi akibat adanya virus dan infeksi bakteri. Sebagian besar infeksi ini dapat merespons antibiotik atau pengobatan, sehingga masih tergolong aman, dengan catatan ukurannya kurang dari dua sentimeter.

Anda dapat melakukan pemeriksaan mandiri di rumah untuk mengecek ada tidaknya benjolan di belakang telinga dengan cara berikut ini.

Meraba telinga

Tangan menjadi media pengecekan yang paling mudah dan bisa Anda lakukan secara berkala setiap harinya. Gunakan tangan Anda untuk meraba di sekitar telinga untuk membantu menentukan kemungkinan benjolan tersebut. Sentuh belakang telinga dengan lembut, supaya benar-benar bisa merasakan ada tidaknya perbedaan antara telinga satu dengan lainnya.

Apabila benjolan di belakang telinga terasa lembut, maka kondisi ini mungkin terjadi karena adanya lipoma atau kanker jinak. Lipoma adalah gumpalan jaringan lemak yang jarang terjadi. Benjolan di belakang atau di sekitar telinga juga bisa terjadi akibat adanya tumor yang melibatkan kelenjar parotis. Sebagian besar bersifat jinak, meskipun sekitar 20% bersifat ganas. Kanker tersebut umumnya muncul tepat di bawah telinga atau di depan telinga.

Cobalah untuk menekannya

Menurut dokter THT Timothy Kelly, MD, setelah melakukan perabaan disekitar telinga, Anda juga bisa mencoba untuk menekannya. Jika benjolan di belakang telinga terasa lunak atau nyeri, kemungkinan besar itu adalah infeksi, baik kelenjar getah bening yang meradang atau abses. 

Penyakit tersebut ditandai dengan beberapa gejala, seperti demam atau menggigil hingga meningkatkan kekhawatiran infeksi. Kalau sudah seperti ini, sebaiknya segera menemui dokter. Terutama jika benjolan tetap ada atau memiliki karakteristik yang mengkhawatirkan. Segera ke dokter jika mengalami hal ini.

Kapan harus ke dokter

Jika benjolan bermasalah hingga menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan buatlah janji dengan dokter. Pemeriksaan fisik cepat pada area tersebut dan pemeriksaan umum biasanya dapat membantu dokter mengetahui dengan tepat apa yang terjadi di belakang telinga.

Dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter jika benjolan muncul secara tiba-tiba, tidak bergerak saat disentuh, berlangsung lama, atau menunjukkan tanda dan gejala lain seperti:

Nyeri dan kemerahan, peningkatan ukuran, melepaskan nanah atau cairan lain, kesulitan menggerakkan kepala atau leher hingga kesulitan menelan. Dalam kasus ini, dokter dapat memeriksa benjolan berdasarkan penampilan dan reaksinya saat disentuh, serta menilai gejala lain seperti demam dan menggigil, yang mungkin mengindikasikan adanya infeksi. Jika benjolan tersebut terasa nyeri, itu mungkin merupakan tanda abses atau jerawat.

Berdasarkan apa yang ditemukan dokter, mereka mungkin menyarankan untuk membiarkan benjolan sembuh dengan sendirinya. Namun, jika sudah parah, Anda harus melalui beberapa rangkaian perawatan, mulai dari pengobatan menggunakan resep dokter saja hingga pembedahan untuk menghilangkan benjolan di belakang telinga. Perawatan sangat bergantung pada asal muasal benjolan, yang dapat hilang tanpa perawatan apa pun atau mungkin memerlukan antibiotik atau bahkan pembedahan.

Vitamin dan Mineral yang Baik untuk Pertumbuhan Anak

Masa kanak-kanak merupakan masa pertumbuhan. Oleh karena itu, wajib hukumnya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka agar dapat tumbuh optimal dengan sehat dan kuat. Meskipun banyak suplemen vitamin dan mineral anak, sebaiknya Anda utamakan pemenuhan gizi mereka melalui makanan bernutrisi seimbang. Suplemen hanya diberikan sebagai tambahan, jika anak kesulitan mendapatkan asupan bergizi seimbang dari makanan sehari-hari, misalnya bagi anak yang sulit dan cenderung pilih-pilih makanan. Berikut adalah vitamin dan mineral anak yang dibutuhkan untuk menunjang pertumbuhan mereka sekaligus sumber-sumber makanannya.

  1. Vitamin A

Anak Anda membutuhkan vitamin A untuk penglihatan, kulit, pertumbuhan, perkembangan dan fungsi kekebalan tubuh. Vitamin A dapat ditemukan pada hati, daging, susu dan telur, buah dan sayuran, seperti wortel dan ubi jalar.

  1. Vitamin B

Vitamin B terdiri dari berbagai macam jenis, yaitu vitamin B1, B2, B3, B6, B12, asam folat, biotin, dan asam pantotenat. Kelompok ini dikenal dengan vitamin B kompleks. Manfaat vitamin B kompleks adalah untuk membantu fungsi metabolisme dan produksi energi. 

Vitamin B juga berperan dalam proses produksi sel darah merah yang akan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Sehingga, vitamin anak ini juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan sirkulasi darah, sistem saraf, dan fungsi organ tubuh. Dalam memenuhi kebutuhan vitamin B untuk Si Kecil, cobalah konsumsi jenis makanan berikut:

  • Daging merah dan unggas
  • Ikan dan seafood
  • Produk susu dan variasinya
  • Telur
  • Biji-bijian utuh, seperti oat dan gandum
  • Sayuran berdaun hijau
  • Kacang-kacangan (kacang tanah, kedelai, dan kacang merah).
  1. Vitamin C 

Vitamin C bermanfaat untuk kesehatan jaringan tubuh, seperti tulang, pembuluh darah, gusi, jaringan ikat, kulit, dan lain sebagainya. Vitamin C juga dibutuhkan untuk menguatkan daya tahan tubuh dan membantu menyembuhkan luka. Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin ini bagi anak-anak yang rentan terserang bakteri atau sumber penyakit lainnya. Khususnya, saat anak telah aktif bermain di luar rumah.

  1. Vitamin B9 (Asam folat)

Folic acid atau asam folat membantu Anda menyerap protein dan membentuk sel-sel darah baru dan DNA. Memasak dan mengolah makanan, misalnya saat proses pengalengan, dapat mengurangi jumlah folat dalam makanan. Sayuran berdaun hijau, hati dan sereal gandum adalah sumber makanan kaya asam folat.

  1. Kalsium

Salah satu mineral yang memiliki fungsi sangat penting bagi tumbuh kembang anak adalah kalsium. Kebutuhan kalsium yang terpenuhi akan membuat tulang dan gigi anak tumbuh dengan padat dan kuat, bahkan hingga usia lanjut.Sumber-sumber kalsium dapat dipenuhi dari makanan berikut:

  • Ikan salmon
  • Sayuran berdaun hijau
  • Produk yang terbuat dari susu
  • Produk yang diperkaya dengan kalsium.
  1. Zat besi

Zat besi memiliki fungsi untuk membentuk otot dan menjaga kesehatan sel darah merah sehingga oksigen dapat didistribusikan dengan baik ke seluruh tubuh. Seseorang yang kekurangan asupan zat besi saat anak-anak akan cenderung lebih rentan mengalami masalah kesehatan saat dewasa. Khususnya pada wanita saat mulai menstruasi.

Selain vitamin dan mineral anak di atas, Si Kecil juga membutuhkan makanan tinggi serat untuk menjaga kesehatan pencernaan. Dengan pencernaan yang sehat, gizi makanan yang dikonsumsi dapat terserap dengan baik. Simak artikel SehatQ.com untuk mengetahui tips parenting lainnya.

Intertrigo, Ketika Kulit Gatal Kering di Area Lipatan Tubuh

Area lipatan tubuh biasanya lembab dan jarang mengalami kondisi kering. Namun dalam suatu waktu, ruam bisa muncul di sekitar lipatan tubuh dan menyebabkan kulit gatal kering. Kondisi ini dinamakan intertrigo.

Intertrigo dapat menyerang siapapun, namun cenderung terjadi pada orang tua, orang-orang yang tidak aktif bergerak, dan pada bayi yang disebut dengan ruam popok.

Penyebab intertrigo

Ruam terjadi ketika area kulit yang lembab saling bergesekan hingga lecet, sehingga bakteri dan jamur dapat tumbuh di area tersebut dan menyebabkan infeksi.

Kebanyakan kasus intertrigo terjadi di iklim yang panas atau lembab dan terjadi selama musim panas. Kurangnya sirkulasi udara serta penumpukan keringat atau sisa urine dan feses juga berkontribusi terhadap intertrigo.

Selain itu, ada beberapa kondisi yang berkaitan dengan kulit gatal kering di area lipatan tubuh, yaitu:

  • Psoriasis terbalik

Bentuk psoriasis ini juga disebut dengan psoriasis intertriginous, yang berkembang pada area lipatan tubuh. Psoriasis terbalik menghasilkan ruam kemerahan dan berkilau.

  • Penyakit Hailey-Hailey

Merupakan kelainan genetik langka yang menyebabkan sel kulit saling menempel dan merusak lapisan kulit. Penderita penyakit ini biasanya mengalami lecet dan iritasi pada leher, ketiak, alat kelamin, serta area lipatan kulit lainnya.

  • Pemfigus

Pemfigus biasanya menyebabkan lecet di sekitar mulut, hidung, tenggorokan, mata, atau alat kelamin. Ada banyak jenis pemfigus dan ini bisa terjadi ketika imunitas tubuh melemah. 

  • Pemfigoid bulosa

Merupakan penyakit kulit langka yang disebabkan oleh gangguan sistem kekebalan tubuh. Pemfigoid bulosa umumnya menyerang lansia.

Kondisi ini ditandai dengan adanya kulit gatal melepuh berisi cairan yang cenderung timbul di area kulit yang banyak digerakkan seperti perut, dada, lengan, dan kaki.

Faktor risiko lain yang bisa menyebabkan intertrigo yaitu:

  • Dermatitis seboroik
  • Obesitas
  • Diabetes
  • Memiliki belat, penyangga, atau anggota tubuh palsu
  • Inkontinensia
  • Malnutrisi
  • Sistem kekebalan tubuh yang terganggu akibat kemoterapi atau HIV

Gejala kulit gatal kering akibat intertrigo

Intertrigo ditandai dengan:

  • Ruam merah atau coklat kemerahan
  • Terdapat lecet atau bercak kulit mentah yang terasa gatal
  • Terkadang mengeluarkan cairan dan berbau busuk
  • Tekstur kulit pecah-pecah dan berkerak

Intertrigo biasanya muncul di area lipatan yang besar seperti ketiak, bawah payudara, area genital, dan perut. Tak jarang ruam juga muncul pada leher, siku, paha bagian dalam, serta antara jari kaki dan tangan.

Pengobatan dan perawatan

Cara mengatasi kulit gatal kering akibat intertrigo bisa dengan obat yang dijual bebas atau dengan resep dokter. Biasanya dokter akan memberikan steroid topikal jangka pendek untuk mengurangi peradangan, salep antijamur, dan antibiotik.

Anda bisa mendapatkan steroid topikal ringan seperti krim hidrokortison 1% di apotik, lalu melapisinya dengan salep seng oksida.

Anda juga bisa mengikuti perawatan rumahan intertrigo yang disarankan dalam sebuah jurnal penelitian berikut ini:

  1. Cuci area yang terinfeksi dengan sampo ketokonazol 1% yang tersedia secara bebas. Diamkan selama 2 – 5 menit, lalu bilas dengan air mengalir.
  2. Keringkan area tersebut dengan handuk atau hair dryer. Pastikan area tersebut benar-benar kering.
  3. Campurkan krim klotrimazol 1% atau krim mikonazol 1% dan krim hidrokortison 1% dengan perbandingan yang sama. Oleskan tipis-tipis pada area yang terdampak selama dua kali sehari hingga ruam menghilang.
  4. Setelah ruam hilang, cuci area tersebut dengan  sampo ketokonazol 1% sekali seminggu.
  5. Keringkan area yang terdampak dengan handuk atau pengering rambut setiap setelah mandi atau ketika area terasa lembab.

Kulit gatal kering akibat intertrigo dapat dicegah dengan menjaga kebersihan dan kelembaban area lipatan. Ketika ruam semakin parah, disarankan untuk mengunjungi dokter secara langsung.

Kenali Ruptur Uteri saat Persalinan

Ruptur Uteri adalah robeknya dinding uterus saat kehamilan atau persalinan ketika umur kehamilan lebih dari 28 minggu. Tingkat ruptur uteri di Indonesia masih cukup tinggi berkisar antara 1:9 hingga 1:428 persalinan.

ruptur uretri

Biasanya kondisi ruptur uteri ini terjadi pada ibu hamil yang mencoba persalinan normal namun pernah melakukan operasi caesar sebelumnya atau pernah melakukan operasi rahim lain sebelumnya. Ribeknya dinding rahim ini disebabkan oleh adanya pergerakan bayi melalui jalan lahir dengan memberi tekanan yang kuat pada rahim. Atau biasanya juga terjadi sebelum waktu persalinan yang timbul disepanjang bekas luka operasi sebelumnya.

Bekas luka operasi yang paling berisiko mengalami ruptur uteri adalah sayatan vertikal di bagian atas rahim. Biasanya dokter tidak menganjurkan ibu hamil melahirkan normal melalui vagina jika sebelumnya pernah operasi caesar.

Faktor yang Meningkatkan Risiko Ruptur Uteri

Selain karena faktor pernah melakukan operasi caesar, ruptur uteri bisa disebabkan oleh faktor risiko lain, yaitu:

  • Mengalami trauma rahim
  • Plasenta menempel terlalu dalam di dinding rahim
  • Sudah pernah melahirkan 5 kali atau bahkan lebih
  • Banyaknya air ketuban atau hamil bayi kembar sehingga rahim terlalu besar
  • Ukuran bayi terlalu besar bagi ukuran panggul ibu sehingga proses persalinan terlalu lama
  • Terjadinya kontraksi yang terlalu kuat dan frekuensinya sering

Tanda-tanda Mengalami Ruptur Uteri

Sebenarnya pada wanita yang belum pernah menjalani operasi caesar, ruptur uteri ini jarang terjadi. Namun, ruptur uteri atau rahim sobek adalah komplikasi serius yang berbahaya bagi keselamatan ibu dan janin.

Biasanya, tanda-tanda yang muncul saat seseorang mengalami ruptur uteri adalah:

  • Terjadi pendarahan yang berlebihan pada vagina
  • Terasa nyeri yang tidak normal atau abnormal pada perut
  • Kontraksi yang terjadi melambat atau kurang intens
  • Kekuatan otot rahim menghilang
  • Ketika proses persalinan, kepala bayi berhenti di jalan lahir
  • Di seal-sela kontraksi terasa sakit yang sangat parah
  • Pada bekas luka rahim sebelumnya terasa sakit yang tiba-tiba
  • Jantung bayi berdetak abnormal
  • Persalinan normal melalui vagina gagal
  • Detak jantung ibu menjadi cepat dan tekanan darahnya juga rendah akibat mengalami syok yang berisiko menyebabkan kematian

Cara Menangani Ruptur Uteri saat Melahirkan

Jika ketika melakukan persalinan normal dokter melihat Anda mengalami ruptur uteri, maka persalinan akan langsung dilakukan operasi caesar. Sebab, proses melahirkan normal melalui vagina tidak bisa dilanjutkan dan harus diganti segera dengan operasi caesar. Jika bayi tidak dikeluarkan dalam waktu 10-40 menit, bayi bisa meninggal karena kekurangan oksigen.

Tujuannya adalah agar mencegah risiko fatal yang akan dialami oleh ibu dan bayi. Dengan operasi caesar, kemungkinan bayi bertahan hiidup lebih besar jika diganti dengan caesar.

Lalu, setelah bayi berhasil dikeluarkan dari rahim ibu, bayi akan diberikan perawatan lanjutan seperti oksigen tambahan, misalnya.

Bila dalam kasus ini ibu mengalami pendarahan yang sangat banyak akibat rahim robek, maka dokter akan menyarankan histerektomi. Yaitu prosedur medis yang bertujuan untuk mengangkat rahim dari sistem reproduksi wanita. Oleh karena itu, pertimbangan melakukan histerektomi ini haruslah melalui persetujuan dan pertimbangan yang matang dari Anda dan pasangan.

Jika sudah menjalan prosedur ini, maka Anda tidak akan bisa hamil lagi. Anda juga tidak akan mengalami menstruasi lagi. Barulah dokter kemudian melakukan transfusi darah untuk mengganti darah yang hilang.

Untuk menghindari terjadinya ruptur uteri saat proses persalinan adalah dengan melakukan operasi caesar. Oleh karena itu penting untuk mengetahui riwayat kesehatan Anda dan periksakan kondisi kandungan secara rtuin ke dokter. Apalagi jika Anda sebelumnya pernah menjalani operasi caesar atau operasi rahim lainnya.