Keamanan Penggunaan Obat Antinyamuk Soffell Bengkoang Bagi Anak-Anak

soffel bengkoang

Penggunaan obat antinyamuk yang saat ini sudah banyak digunakan oleh orang, namun banyak yang tidak menyadari bahwa bahayanya bahan kimia dari obat antinyamuk. Apabila Anda memiliki anak-anak atau bayi di rumah, hal itu harus Anda pahami bahwa seberapa aman nya menggunakan obat antinyamuk tersebut sebelum menggunakannya. Walaupun ada begitu banyak obat antinyamuk yang ada di pasaran seperti Soffel Bengkoang

Terdapat berbagai masalah seperti alergi serta kerasnya obat antinyamuk bagi kulit bayi dan anak-anak. Anda sebaiknya harus lebih teliti lagi obat antinyamuk yang terbaik untuk bayi dan anak-anak Anda. 

Losion Antinyamuk Bagi Bayi dan Anak-anak Amankah, Bagaimana penggunaanya? 

Pada sebuah penelitian Environmental Protection Agency (EPA) bahwa obat antinyamuk yang mengandung picaridin atau DEET, atau diethyltoluamide adalah kandungan aktif yang paling sering digunakan pada produk penolak serangga. aman digunakan pada bayi yang berusia di atas 2 bulan. Selain itu ada obat antinyamuk yang mengandung bahan alami dan organik dapat digunakan oleh bayi dan anak-anak, namun disarankan pengunaannya pada bayi dibawah usia 2 tahun. 

Pengunaan obat antinyamuk yang digunakan saat ini dilaporkan sangat jarang terjadi reaksi berlebih. Tetapi Anda perlu melakukan pencegahan ketika menggunakannya pada bayi dan anak Anda. 

  • Pastikan Anda menerapkan/menyemprotkan hanya sebanyak yang diperlukan;  hindari penggunaan yang berlebihan.
  • Oleskan losion antinyamuk hanya pada area tubuh yang terbuka dan tidak di bawah pakaian.
  • Jangan mengoleskan penolak pada kulit yang gatal atau teriritasi, luka terbuka dan luka.
  • Semprotkan penolak di tangan Anda sebelum dioleskan pada anak Anda;  dan hindari penyemprotan di tangan, mulut, dan mata mereka.
  • Gunakan obat antinyamuk di ruang yang berventilasi baik.
  • Hindari penggunaan obat antinyamuk pada saat menggunakan losion lain karena dapat menurunkan efektivitas dan membuat Anda mengoleskan lebih dari yang dibutuhkan.
  • Gunakan hanya jika benar-benar diperlukan, misalnya ketika pergi ke luar rumah, di malam hari ketika nyamuk berkerumun di dalam dan di sekitar rumah, dan ketika kamar bayi Anda sepertinya menampung serangga yang mengganggu. Hindari menggunakan losion antinyamuk sepanjang hari saat tidak diperlukan.
  • Setelah anak-anak kembali ke rumah, bersihkan area kulit mereka yang dirawat secara menyeluruh dengan sabun.
  • Cuci semua pakaian yang diberi obat anti nyamuk sebelum digunakan berikutnya.

Meminimalisir Pengunaan Losion Antinyamuk Hal Ini Perlu Diperhatikan. 

Nyamuk sangat suka dengan warna yang gelap, maka gunakan pakaian yang berwarna yang terang serta menutupi bagian pergelangan tangan dan pergelangan kaki untuk mengurangi dari serangan nyamuk dan mengurangi penggunaan losion antinyamuk  seperti Soffell Bengkoang. 

Kemudian, air yang tenang dapat menarik nyamuk, maka jauhkan kolam atau sumber air yang tenang lainnya di rumah Anda. 

Untuk mengurangi kemungkinan sumber nyamuk di sekitar rumah:

  • Tutup semua wadah yang menyimpan air agar nyamuk tidak bertelur. Kosongkan atau tiriskan wadah saat tidak digunakan.
  • Ganti air di pemandian burung dan bak air setidaknya seminggu sekali.
  • Tutup sepitank agar nyamuk tidak bertelur.
  • Isi lubang besar di pohon dengan pasir.
  • Jangan menyirami taman secara berlebihan.

Berbagai Jenis Pengusir Nyamuk

Beberapa obat antinyamuk di pasaran, pilihannya bisa sangat banyak.  Untuk mempermudah Anda, berikut adalah daftar berbagai jenis pengusir nyamuk yang cocok untuk bayi dan anak-anak Anda. 

  • Obat antinyamuk alami – Kebanyakan orang tua lebih menyukai penolak alami seperti Minyak Lemon Eucalyptus (OLE) dan minyak esensial untuk anak-anak mereka. Meskipun ini bebas DEET, mereka mungkin harus diterapkan kembali secara teratur untuk hasil terbaik.  Perhatikan bahwa OLE tidak direkomendasikan untuk anak di bawah tiga tahun.
  • Picaridin – Penolak yang mengandung Picaridin aman digunakan untuk bayi berusia dua bulan dan juga diketahui memiliki efek yang lebih tahan lama.  Karena Picaridin tidak beracun dan tidak berminyak, lebih disukai daripada DEET.  Namun, profesional kesehatan merekomendasikan DEET karena telah dipelajari dan diuji dengan cermat untuk keamanannya.
  • DEET – Penelitian telah menunjukkan bahwa penolak yang mengandung DEET adalah salah satu pilihan paling efektif untuk mencegah serangga.  Namun, disarankan untuk menggunakan penolak nyamuk dengan konsentrasi DEET tidak lebih dari 30% (konsentrasi DEET yang lebih tinggi hanya berarti bahwa ia bertahan lebih lama).  Pastikan untuk menggunakan konsentrasi terendah yang paling cocok untuk Anda.

DEET juga digunakan pada produk Soffell Bengkoang namun, pada produk ini bagi Anak atau bayi yang tidak disarankan untuk digunakan dalam ketentuan pada produk ini tidak boleh berusia di bawah 6 tahun.

Soffell Bengkoang mengandung DEET (dietiltoluamida) yang bekerja untuk melapisi permukaan kulit sebagai penghalang untuk nyamuk supaya tidak hinggap atau menggigit kulit Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *