Manfaat Susu Coklat VS Susu Putih, Manakah yang Lebih Baik untuk Anak-anak?

Saat ini berbagai varian rasa susu beredar di pasaran. Beberapa yang cukup banyak diminati anak-anak yaitu susu coklat dan susu putih. Banyak orang belum menyadari manfaat susu coklat dibandingkan susu putih, atau sebaliknya. Perbedaan keduanya tampak pada warna dan rasa susu. Perbandingan susu coklat dan susu putih mungkin bisa dijadikan pertimbangan saat memilih susu untuk anak Anda.  

Manakah yang lebih baik nutrisinya?

Susu dengan tambahan rasa lebih disukai anak-anak sehingga nutrisi yang dibutuhkan lebih mudah masuk ke tubuh anak-anak. Berdasarkan The Journal School of Nursing, anak-anak lebih menyukai susu coklat dibandingkan susu putih. Susu coklat dipilih sebanyak 57,4%, sedangkan susu putih hanya dipilih oleh 5,4% anak-anak. 

Sumber lain juga menyebutkan bahwa susu coklat memiliki kandungan asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Sedangkan, kalsium, vitamin D, dan vitamin D baik untuk pertumbuhan tulang terutama bagi anak-anak. 

Susu pada umumnya, kaya akan asam amino leusin yang berfungsi membangun dan memelihara kekuatan otot. Selain itu, terdapat pula Conjugated Linoleic Acid (CLA) yaitu sejenis asam lemak omega-6. Sebuah penelitian menujukkan bahwa CLA mampu menurunkan berat badan meskipun tidak sigfnifikan. 

Studi lainnya juga menyebutkan, kandungan gizi mikro susu dengan tambahan rasa serupa dengan susu tawar. Sementara kandungan energinya bervariasi. Faktanya, susu dengan tambahan rasa, termasuk susu coklat, dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak karena lebih disukai. 

Kandungan gula susu coklat vs susu putih

Meskipun kandungan gizi susu coklat hampir sama dengan susu putih, namun Anda perlu memerhatikan kandungan gula di dalamnya. Berdasarkan data Kemenkes tahun 2018, sebanyak 18-19% anak berusia 5-12 tahun di Indonesia mengalami overweight dan obesitas. Pasalnya, anak-anak yang mengalami obesitas akan lebih sulit menurunkan berat badannya kelak ketika dewasa. 

Sebuah studi menyebutkan bawha susu coklat mengandung gula dua kali lebih banyak daripada susu putih. Oleh karena itu, penelitian tersebut menyarankan penghilangan produk susu coklat di kantin-kantin sekolah untuk mengurangi risiko obesitas. Akan tetapi, langkah tersebut masih diperdebatkan karena cukup sulit dilakukan. 

Meskipun demikian, susu dengan tambahan rasa memiliki kandungan gula lebih sedikit jika dibandingkan dengan minuman ringan lainnya. Minuman ringan tersebut biasanya menyumbang lebih dari 40% gula tambahan dan banyak dikonsumsi anak-anak usia 2-18 tahun. Sedangkan susu dengan tambahan rasa hanya menyumbang gula sebesasr 4%. Namun pada dasarnya, jumlah kandungan gula berbeda-beda tiap produk. Lihat label dalam kemasan untuk memastikannya. 

Manfaat susu coklat lainnya

Susu coklat dapat membantu pemulihan sel-sel otot setelah melakukan serangkaian olahraga yang melelahkan. Hal ini disebabkan karena susu coklat mengandung tinggi karbohidrat dan protein sehingga mampu mengisi kembali energi yang hilang sekaligus meregenerasi sel-sel yang rusak saat latihan. Oleh karena itu, susu coklat banyak ditawarkan sebagai produk-produk pemulihan stamina pada atlet. 

Kandungan gizi susu coklat diantaranya karbohidrat, protein, lemak, kalsium, vitamin D, riboflavin, kalium, fosfor, seng, selenium, iodin, magnesium, vitamin A, B1, B6, dan B12. Untuk mengetahui kandungan susu coklat secara pasti, perhatikan label kemasan. Selain itu, sesuaikan dengan kondisi anak. Jika anak dalam kondisi overweight atau obesitas, maka sebaiknya pilih susu sapi tawar atau susu low fat. Keduanya memiliki kandungan energi yang lebih sedikit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *