Mengenal Nyeri Otot dan Perawatan Obat Anti Nyeri

Nyeri otot, atau dikenal dengan istilah myalgia dalam dunia medis, merupakan hal yang umum dijumpai. Hampir setiap orang pernah mengalami rasa tidak nyaman pada otot mereka. Karena ada jaringan otot di hampir semua bagian tubuh, rasa nyeri jenis ini dapat dirasakan di semua tempat. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari penggunaan otot yang berlebihan dan cidera, hingga kondisi kesehatan yang lebih serius. Perawatannya pun beragam. Untuk nyeri otot ringan, Anda bisa menggunakan obat anti nyeri seperti ibuprofen ataupun beristirahat dengan cukup. Artikel ini akan membahas seluk-beluk mengapa nyeri dapat terjadi dan perawatannya. 

Penyebab umum nyeri otot

Sebelum membicarakan seputar perawatan dan obat anti nyeri, kita harus tahu apa yang menjadi penyebab utama kondisi ini. Biasanya, orang-orang yang menderita nyeri otot dapat dengan mudah mengetahui penyebabnya. Ini dikarenakan umumnya myalgia disebabkan karena terlalu banyak stres, ketegangan, dan aktivitas fisik. Beberapa penyebab umum di antaranya adalah ketegangan otot pada satu atau lebih daerah tubuh, penggunaan otot yang berlebihan saat melakukan aktivitas fisik, cidera otot saat beraktivitas, dan tidak melakukan pemanasan dan pendinginan saat olahraga. 

Tidak semua nyeri otot disebabkan karena stres, ketegangan, dan aktivitas fisik. Beberapa gangguan medis yang dapat menyebabkan myalgia di antaranya adalah fibromyalgia (apabila rasa sakit terjadi selama lebih dari 3 bulan), sindrom kelelahan kronis, sindrom nyeri myofascial (yang menyebabkan peradangan pada jaringan penghubung otot yang disebut fascia), infeksi seperti flu dan infeksi bakteri, gangguan autoimun seperti lupus, penggunaan obat-obatan tertentu seperti statins dan inhibitor ACE, gangguan tiroid seperti hypothyroidism atau hyperthyroidism, dan hypokalemia atau kalium rendah. 

Kapan harus menghubungi dokter?

Nyeri otot tidak selamanya tidak berbahaya, dan dalam kasus tertentu, perawatan anti nyeri rumahan tidak cukup untuk mengatasi penyebab utamanya. Myalgia juga dapat menjadi pertanda atau gejala bahwa ada sesuatu hal atau kondisi serius yang terjadi pada tubuh dan perlu mendapatkan perawatan dan pengobatan segera. Anda harus menghubungi dokter untuk mendapatkan diagnosa terutama apabila rasa nyeri tidak hilang setelah bebebrapa hari mendapatkan perawatan anti nyeri rumahan (home treatment), nyeri otot parah tanpa ada penyebab pasti, munculnya ruam, nyeri otot setelah terkena gigitan kutut, myalgia yang ditemani dengan kemerahan atau pembengkakan, rasa sakit yang terjadi setelah adanya pergantian obat, dan rasa nyeri saat suhu naik. Selain gejala tersebut, ada pula tanda-tanda kegawatdaruratan yang perlu diperhatikan. Pergilah ke rumah sakit secepatnya apabila Anda atau keluarga mengalami retensi air atau turunnya volume urin, kesulitan menelan, muntah dan demam, kesulitan menarik napas, leher terasa kaku, otot terasa lemah, dan ketidakmampuan untuk bergerak di daerah yang nyeri. 

Pencegahan nyeri otot

Apabila nyeri otot Anda disebabkan karena adanya ketegangan akibat aktivitas fisik, lakukan hal-hal seperti peregangan sebelum olahraga, pemanasan dan pendinginan saat latihan, dan terus terhidrasi sebagai tindakan pencegahan nyeri otot. Rasa sakit dan nyeri otot merupakan hal yang normal, terutama apabila Anda adalah seorang yang aktif atau baru saja melakukan olahraga. Nyeri otot ringan bisa diatasi dengan obat anti nyeri OTC, home remedies atau perawatan rumahan, dan istirahat. Namun, waspadalah apabila rasa nyeri tidak hilang setelah beberapa hari mendapatkan perawatan. Karena hal tersebut dapat menjadi tanda bahwa penyebab nyeri bukanlah ketegangan atau aktivitas fisik, melainkan adanya gangguan medis tertentu. Dalam kasus ini, hubungi dokter untuk mendapatkan diagnosa dan perawatan yang tepat. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *