Intertrigo, Ketika Kulit Gatal Kering di Area Lipatan Tubuh

Area lipatan tubuh biasanya lembab dan jarang mengalami kondisi kering. Namun dalam suatu waktu, ruam bisa muncul di sekitar lipatan tubuh dan menyebabkan kulit gatal kering. Kondisi ini dinamakan intertrigo.

Intertrigo dapat menyerang siapapun, namun cenderung terjadi pada orang tua, orang-orang yang tidak aktif bergerak, dan pada bayi yang disebut dengan ruam popok.

Penyebab intertrigo

Ruam terjadi ketika area kulit yang lembab saling bergesekan hingga lecet, sehingga bakteri dan jamur dapat tumbuh di area tersebut dan menyebabkan infeksi.

Kebanyakan kasus intertrigo terjadi di iklim yang panas atau lembab dan terjadi selama musim panas. Kurangnya sirkulasi udara serta penumpukan keringat atau sisa urine dan feses juga berkontribusi terhadap intertrigo.

Selain itu, ada beberapa kondisi yang berkaitan dengan kulit gatal kering di area lipatan tubuh, yaitu:

  • Psoriasis terbalik

Bentuk psoriasis ini juga disebut dengan psoriasis intertriginous, yang berkembang pada area lipatan tubuh. Psoriasis terbalik menghasilkan ruam kemerahan dan berkilau.

  • Penyakit Hailey-Hailey

Merupakan kelainan genetik langka yang menyebabkan sel kulit saling menempel dan merusak lapisan kulit. Penderita penyakit ini biasanya mengalami lecet dan iritasi pada leher, ketiak, alat kelamin, serta area lipatan kulit lainnya.

  • Pemfigus

Pemfigus biasanya menyebabkan lecet di sekitar mulut, hidung, tenggorokan, mata, atau alat kelamin. Ada banyak jenis pemfigus dan ini bisa terjadi ketika imunitas tubuh melemah. 

  • Pemfigoid bulosa

Merupakan penyakit kulit langka yang disebabkan oleh gangguan sistem kekebalan tubuh. Pemfigoid bulosa umumnya menyerang lansia.

Kondisi ini ditandai dengan adanya kulit gatal melepuh berisi cairan yang cenderung timbul di area kulit yang banyak digerakkan seperti perut, dada, lengan, dan kaki.

Faktor risiko lain yang bisa menyebabkan intertrigo yaitu:

  • Dermatitis seboroik
  • Obesitas
  • Diabetes
  • Memiliki belat, penyangga, atau anggota tubuh palsu
  • Inkontinensia
  • Malnutrisi
  • Sistem kekebalan tubuh yang terganggu akibat kemoterapi atau HIV

Gejala kulit gatal kering akibat intertrigo

Intertrigo ditandai dengan:

  • Ruam merah atau coklat kemerahan
  • Terdapat lecet atau bercak kulit mentah yang terasa gatal
  • Terkadang mengeluarkan cairan dan berbau busuk
  • Tekstur kulit pecah-pecah dan berkerak

Intertrigo biasanya muncul di area lipatan yang besar seperti ketiak, bawah payudara, area genital, dan perut. Tak jarang ruam juga muncul pada leher, siku, paha bagian dalam, serta antara jari kaki dan tangan.

Pengobatan dan perawatan

Cara mengatasi kulit gatal kering akibat intertrigo bisa dengan obat yang dijual bebas atau dengan resep dokter. Biasanya dokter akan memberikan steroid topikal jangka pendek untuk mengurangi peradangan, salep antijamur, dan antibiotik.

Anda bisa mendapatkan steroid topikal ringan seperti krim hidrokortison 1% di apotik, lalu melapisinya dengan salep seng oksida.

Anda juga bisa mengikuti perawatan rumahan intertrigo yang disarankan dalam sebuah jurnal penelitian berikut ini:

  1. Cuci area yang terinfeksi dengan sampo ketokonazol 1% yang tersedia secara bebas. Diamkan selama 2 – 5 menit, lalu bilas dengan air mengalir.
  2. Keringkan area tersebut dengan handuk atau hair dryer. Pastikan area tersebut benar-benar kering.
  3. Campurkan krim klotrimazol 1% atau krim mikonazol 1% dan krim hidrokortison 1% dengan perbandingan yang sama. Oleskan tipis-tipis pada area yang terdampak selama dua kali sehari hingga ruam menghilang.
  4. Setelah ruam hilang, cuci area tersebut dengan  sampo ketokonazol 1% sekali seminggu.
  5. Keringkan area yang terdampak dengan handuk atau pengering rambut setiap setelah mandi atau ketika area terasa lembab.

Kulit gatal kering akibat intertrigo dapat dicegah dengan menjaga kebersihan dan kelembaban area lipatan. Ketika ruam semakin parah, disarankan untuk mengunjungi dokter secara langsung.

Obat Patah Tulang di Apotik untuk Mengobati Patah Tulang Anak

Terkait dengan tumbuh kembangnya, anak akan semakin aktif seiring bertambahnya usia. Seperti baterai berjalan, buah hati Anda tidak akan berhenti mengeksplor lingkungan sekitar hingga energinya benar-benar habis. 

obat patah tulang

Terjatuh, tergores, bahkan patah tulang dapat terjadi. Tindakan medis seperti pemasangan gips atau bidai dan operasi merupakan penanganan utama patah tulang. Selama masa pemulihan, Anda bisa menggunakan obat patah tulang di apotik sesuai petunjuk dokter.

Tanda dan gejala patah tulang pada anak

Membiarkan anak bermain sendiri di rumah sementara Anda mengerjakan hal lain mungkin opsi aman untuk menghindari kecenderungan anak terluka. Tanpa disadari, anak mulai menangis tiba-tiba sambil memegang tangannya.

Hal itu akan menjadi peristiwa traumatis sehingga anak akan bingung menjelaskan kejadiannya, terutama pada anak yang belum fasih berbicara. 

Untuk memastikan apakah anak Anda mengalami patah tulang, berikut ini beberapa gejalanya:

  • Bengkak dan kemerahan di sekitar area yang cedera
  • Terlihat bentuk yang tidak biasa (deformitas) pada area yang cedera 
  • Anak terlihat kaku memegang area yang terluka, tidak mau mengangkat atau memindahkannya
  • Terasa sakit dan nyeri bila area yang terluka disentuh

Pertolongan pertama patah tulang pada anak

Mengetahui anak patah tulang, jangan panik dan histeris karena anak akan bertambah khawatir. Tetap tenang dan lakukan pertolongan pertama untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan. 

  1. Tenangkan anak dan katakan untuk tidak perlu khawatir.
  2. Pasangkan bidai atau kain gendongan untuk memangku area yang cedera. Isitrahatkan anak di tempat yang nyaman dan sebisa mungkin hindari pergerakan berlebih pada area tersebut.
  3. Kompres area yang cedera menggunakan kompres dingin untuk mengurangi pembengkakan.
  4. Berikan obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau parasetamol. Obat ini termasuk ke dalam obat patah tulang di apotik yang dianjurkan untuk meredakan nyeri.

Setelah kondisi anak sedikit membaik, Anda bisa membawanya ke dokter untuk melakukan perawatan lebih lanjut. 

Tindakan medis untuk mengatasi patah tulang pada anak

Terdapat dua jenis patah tulang atau fraktur, yaitu patah tulang terbuka (majemuk) dan tertutup (sederhana). Patah tulang terbuka adalah ketika tulang yang patah keluar menembus kulit, atau terdapat luka dalam pada kulit yang memperlihatkan tulang.

Sementara pada patah tulang tertutup (sederhana), patahan tulang tidak menonjol menembus kulit, dan kemungkinan hanya ada sedikit luka yang terlihat di kulit.

Untuk melakukan diagnosis, dokter akan melakukan beberapa tes untuk menentukan jenis cedera dan lokasinya. Tes ini meliputi:

  • Sinar-X (X-ray): Untuk melihat jaringan internal dan tulang
  • MRI: Merupakan tes yang lebih mendalam untuk melihat organ dan struktur di dalam tubuh secara detail
  • CT scan: Tes ini merupakan tes yang lebih detail dari x-ray dan berfungsi untuk melihat tulang, jaringan otot, lemak, dan organ tubuh

Pengobatan dan perawatan

Pengobatan dan perawatan dilakukan tergantung pada usia dan tingkat keparahan cedera. Pada kasus yang ringan, dokter akan memasangkan gips untuk menahan situs cedera tidak bergerak dan membiarkan tulang sembuh dan menyatu dengan sendirinya.

Jika terdapat pembengkakan, dokter akan memberikan bidai dan menggantinya dengan gips bila bengkak berkurang. 

Dokter juga akan meresepkan beberapa obat seperti pereda nyeri dan antibioik. Anda juga bisa menggunakan obat yang dijual bebas di apotik.

Obat patah tulang di apotik yang direkomendasikan sebagai pereda nyeri adalah ibuprofen. Obat ini memiliki efektivitas yang sama dengan obat resep dokter yaitu asetaminofen (Tylenol) dan kodein. Ditambah lagi, ibuprofen terbukti dapat ditoleransi lebih baik oleh anak-anak.

Pada kasus fraktur yang parah, dokter akan merekomendasikan pembedahan untuk mengembalikan posisi tulang ke tempat semula. 

Catatan

Ada beragam obat patah tulang di apotik yang efektif dan aman digunakan oleh anak-anak. Namun sebelum menggunakannya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui dosis dan petunjuk pemakaian.

Fobia, Apa Ketakutan Terbesarmu?

Pernahkah Anda merasa ketakutan yang berlebihan atas sesuatu? Misalnya saja, saat Anda melihat suatu binatang Anda akan merasa takut yang berlebihan hingga merasa ingin lari menjauh dari binatang atau benda tersebut. Hal tersebut biasanya disebut dengan fobia.

Biasanya ketakutan tersebut terjadi karena adanya trauma ataupun pernah mengalami hal tidak menyenangkan dengan benda atau binatang yang menyebabkan Anda takut. Lalu, apa saja jenis fobia Anda? Berikut beberapa jenis fobia yang perlu Anda ketahui.

Apa itu fobia?

Fobia adalah ketakutan yang tidak normal atau berlebihan terhadap suatu aktivitas, situasi, atau suatu hal. Ketakutan tersebut biasanya terjadi begitu buruk sehingga membatasi aktvitas dan kehidupan seseorang.

Ketika seseorang mengalami fobia, mereka akan mengalami ketakutan yang intens terhadap objek atau situasi tertentu. Fobia berbeda dengan ketakutan biasa karena menyebabkan tekanan yang signifikan, yang mungkin mengganggu kehidupan di rumah, tempat kerja, atau sekolah.

Dan, umumnya, orang yang takut akan sesuatu akan menghindari objek atau situasi fobia tersebut atau menahannya dalam ketakutan atau kecemasan tertentu. Fobia adalah salah satu jenis gangguan kecemasan yang umum terjadi. Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder, Fifth Edition (DSM-5), fobia spesifik biasanya termasuk dalam lima kategori umum:

  • Ketakutan yang berhubungan dengan binatang (laba-laba, anjing, serangga)
  • Ketakutan terkait dengan lingkungan alam (ketinggian, petir, kegelapan)
  • Ketakutan yang berhubungan dengan darah, cedera, atau masalah medis (suntikan, patah tulang, atau jatuh)
  • Ketakutan yang terkait dengan situasi tertentu (terbang, naik lift, mengemudi)
  • Lainnya (tersendak, suara keras, tenggelam).

Jenis fobia

Ketakutan yang terkait dengan fobia jauh lebih besar daripada yang disebabkan oleh stres atau kekhawatiran. Ada banyak jenis fobia yang ada di dunia ini, termasuk beberapa jenis yang telah dijelaskan di atas. Nah, berikut beberapa informasi tentang jenis fobia yang paling umum.

  1. Fobia sosial

Fobia sosial adalah ketakutan ekstrim terhadap situasi sosial seperti berbicara di depan umum dan berinteraksi dengan orang lain. Ketakutan bisa menjadi sangat ekstrim sehingga dapat mempengaruhi hubungan seseorang dengan teman, keluarga, dan rekan kerja. Orang dengan ketakutan sosial ini biasanya disebut dengan gangguan kecemasan sosial.

  • Agoraphobia

Orang yang menderita agoraphobia adalah memiliki rasa takut yang berlebihan berada di ruang terbuka atau berada di mana saja yang tidak dapat mereka tinggalkan dengan mudah. Mereka yang menderita ketakutan ini sering merasa khawatir tentang rasa malu saat berada di depan orang lain. Ada banyak penyebab dari agrophobia, tetapi umumnya hal ini terjadi karena komponen genetik atau dapat diturunkan dalam satu keluarga.

  • Claustrophobia

Claustrophobia adalah jenis fobia umum di mana ketakutan akan ruang tertutup atau terjebak dalam suatu ruangan. Orang dengan claustrophobia mungkin takut berada di area terbatas seperti lift atau terowongan.

  • Zoophobia

Zoohobia adalah jenis ketakutan pada binatang dan serangga. Fobia ini mungkin mengacu pada ketalutan terhadap lebah (apiphobia), laba-laba (arachnophobia), burung (ornithophobia), dan kenis makhluk lainnya.

  • Acrophobia

Ketakutan akan ketinggian ini dikenal sebagai akrofobia. Meksi tidak ada ancaman nyata dari ketinggian, namun orang dengan fobia ini dapat mengalami kecemasan yang parah.

  • Aerophobia

Takut terbang disebut dengan aerophobia. Mereka yang kehilangan anggota keluarga karena kecelakaan pesawat atau pernah menyaksikan kecelakaan atau kecelakaan pesawat dapat mengembangkan fobia tersebut, tetapi orang lain yang tidak pernah mengalami trauma saat terbang mungkin masih mengalami aerofobia. Fobia tetap ada meski terbang dalam keadaan aman.

  • Fobia suntikan darah

Fobia suntikan adalah fobia yang meliputi ketakutan akan darah, cedera, dan mendapatkan suntikan atau menjalani prosedur medis lainnya. Fobia darah dikenal sebagai hemofobia. Ketakutan mendapatkan suntikan ini disebut aichmophobia atau trypanophobia.

 Tanda dan gejala fobia

Gejala fobia yang biasanya terjadi adalah:

  • Panik
  • Merasa diteror
  • Ketakutan yang berlebihan
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Kesulitan bernapas
  • Berkeringat
  • Perasaan ingin melarikan diri
  • Gemetar

Orang dengam fobia sering kali mengetahui bahwa ketakutan mereka tidak sebanding dengan ancaman atau bahaya sebenarnya. Tidak jarang seseorang yang memiliki fobia berusaha keras untuk menghindari atau melarikan diri dari situasi fobia tersebut.

Umumnya, fobia dapat diobati dengan terapi ataupun pengobatan dengan obat. Pengobatan yang efektif untuk fobia yang spesifik adalah jenis pdsikoterapi yang disebut terapi eksposure. Jadi selama terapi Anda akan bekerja dengan psikolog untukmempelajari cara mengurangi kepekaan diri Anda terhadap objek atau siatuasi yang Anda takuti.

Jadi, jika fobia Anda sudah semakin mengganggu aktivitas ataupun kegiatan sehari-hari, ada baiknya untuk mengunjungi psikolog Anda untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Caregiver dan Perawat: Seperti Apa Perbedaannya?

Pernahkah Anda mendengar istilah caregiver? Mungkin Anda akan mengaitkannya dengan pekerjaan serupa dengan perawat. Memang, secara garis besar, tugas caregiver adalah merawat dan mengasuh orang lain. Caregiver memiliki kemampuan khusus untuk memberikan bantuan dan perhatian terhadap yang membutuhkan. Banyak orang yang menghubungkan jasa perawatan ini untuk kelompok usia senior atau lansia (lanjut usia).

perawat

Mengingat bahwa kelompok lansia mengalami penurunan kemampuan fisik dan mental akibat pertambahan usia. Kondisi tersebut cukup menghambat mereka dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Belum lagi, jika terdapat individu yang mengalami penyakit tertentu. Hal ini tentu akan memperburuk kemampuan fisik dan mental orang yang bersangkutan.

Oleh karena itu, kelompok lansia membutuhkan perawatan dan perhatian khusus yang sering kali tidak dapat diberikan oleh anggota keluarga di usia produktif. Memilih jasa seorang caregiver merupakan solusi bagi mereka untuk memberikan perhatian ekstra terhadap orang yang disayangi.

Apa saja fungsi caregiver?

Lalu, apa saja fungsi yang diberikan oleh caregiver? Adanya caregiver, berarti beban pasien dan keluarga pasien dapat diringankan, terutama dalam membantu aktivitas sehari-hari secara normal dan lancar. 

Tidak hanya untuk kelompok lansia, namun jasa caregiver juga ditujukkan bagi seseorang yang memiliki keterbatasan tertentu, seperti adanya gangguan kesehatan fisik maupun mental. Nantinya, caregiver akan membantu pasien untuk menjaga kondisi kesehatan fisik dan kestabilan emosional pasien sehari-hari. Peran caregiver dapat membantu para lansia untuk tetap berada di tengah keluarga, tanpa perlu menghabiskan masa tuanya di panti jompo.

Caregiver dan perawat medis: apa perbedaannya?

Beberapa orang menyebut caregiver adalah perawat atau pengasuh. Tidak jarang, caregiver juga sering kali dipanggil suster. Tidak heran, mengapa sebagian orang tidak begitu mengerti mengenai perbedaan antara caregiver dan perawat medis di rumah sakit.

Terdapat perbedaan mendasar antara caregiver dan perawat medis di rumah sakit, yaitu:

  • Perawat medis bertugas untuk memberikan perawatan pada pasien sesuai dengan instruksi dari dokter.
  • Perawat medis hanya diperbolehkan bertugas di rumah pasien selama beberapa jam dalam satu minggu.
  • Perawat medis adalah perawat yang memiliki lisensi khusus untuk memberikan perawatan medis terampil pada pasien, baik perawatan di rumah sakit maupun home care atau perawatan di rumah.
  • Seseorang yang ingin bekerja sebagai perawat medis perlu lulus pendidikan keperawatan terlebih dulu, lalu melakukan kerja praktik, hingga akhirnya memiliki sertifikat dan ijazah resmi yang menggaransi kemampuan dan keahliannya.
  • Caregiver berperan dalam memberikan bantuan dan perhatian terhadap pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
  • Caregiver umumnya memiliki ikatan emosional yang lebih kuat dengan klien, karena sudah terbiasa menghabiskan waktu bersama sehari-hari sebagai teman maupun perawat yang membantu urusan keseharian pasien.
  • Caregiver tidak melakukan perawatan medis seperti yang dilakukan oleh perawat medis yang telah mengantongi sertifikat.
  • Caregiver memberikan perawatan harian sesuai dengan kebutuhan pasien disertai dengan perawatan khusus yang diberikan ketika melakukan pelatihan.

Mengenai kualifikasi dari seorang caregiver umumnya tidak begitu ketat seperti kualifikasi perawat medis. Seorang caregiver bisa saja adalah individu yang telah menamatkan pendidikan keperawatan, pendidikan kesehatan, maupun menjalani pelatihan profesi dalam jangka waktu tertentu. Hal yang paling penting, yaitu caregiver harus memiliki rasa peduli yang besar terhadap pasien.
Itu dia sedikit informasi mengenai perbedaan caregiver dengan perawat medis yang hingga saat ini masih banyak orang salah kira. Semoga bermanfaat dan dapat menjawab pertanyaan Anda.

Tanda-tanda Hamil Sudah Mencapai 25 Minggu

Terdapat banyak perubahan yang terjadi pada tubuh selama masa kehamilan, tak sedikit ibu haumil kesulitan dalam membedakn antara tanda kehamilan normal dan tidak normal. Termasuk ketika memasuki usia hamil 25 minggu, secara tidak sadar para ibu dalam kondisi akan segera melahirkan bayi yang telah dikandungnya.

Dalam usia kehamilan tersebut, kebanyakan rumah sakit akan membiarkan ibu hamil untuk melakukan pra-registrasi untuk melahirkan. Yang berarti, nantinya akan diminta untuk mengisi dokumen penerimaan ibu hamil untuk melahirkan lebih awal. Sehingga, pada saat sudah waktunya melahirkan tidak perlu lagi mengisi banyak formulir.

Tanda-tanda Hamil 25 Minggu

Ketika kehamilan memasuki usia ini, ibu hamil kemungknan masih bisa merasa cukup energik, namun juga mungkin merasa terbebani dengan kondisi bayi di dalam perut yang semakin membesar. Selain itu, terdapat pula beberapa tanda yang dialami si ibu ketika usia kehamilan mencapai 25 minggu, seperti berikut ini.

  • Susah Tidur

Kondisi ini terjadi bisa karena ibu hamil cenderung merasa gugup mengenai melahirkan, atau juga karena terganggu karena perut semakin membesar. Untuk mengatasi ini bisa dengan mengonsumsi air putih lebih banyak, tujuannya untuk mengurangi asupan minum ketika mendekati waktu tidur, sehingga intensitas untuk ke kamar mandi bisa berkurang.

  • Sering Buang Air Kecil

Konsumsi air putih dalam usia kehamilan 25 minggu cukup banyak dan bahkan terbilang berlipat-lipat dari sebelumnya, baik di pagi, siang maupun malam hari. Kondisi ini dapat membuat ibu hamil lebih sering untuk buang air kecil, tak jarang dibutuhkan banyak tenaga untuk berjalan ke kamar mandi.

  • Sembelit dan Wasir

Kedua kondisi ini juga bisa menyerang ibu hamil lebih sering ketika usia kehamilan sudah mencapai 25 minggu. Sangat disarankan untuk berolahraga sederhana misalnya seperti jalan kaki, kemudian minum air putih dan konsumsi makanan yang kaya akan serat. Wasir juga terjadi karena adanya pembengkakan di area pembuangan kotoran.

Bayi memberi banyak tekanan pada saluran pencernaan ibu hamil, mengontrol sembelit akan membantu mencegah tegang ketika pergi ke kamar mandi. Kondisi tersebut juga diharapkan dapat mencegah adanya pembengkakan dan ketidaknyamanan di hari berikutnya.

  • Kembung Karena Gas

Hormon akan memperlambat pencernaan makanan dan menghasilkan gas berlebih, bisa juga menimbulkan maag. Ini menjadi masalah bagi perut, karena bayi yang mendorong saluran pencernaan ibu, hingga mampu emndorong asam lambung naik ke kerongkongan hingga menyebabkan sensasi terbakar yang menyakitkan.

  • Kontraksi Braxton Hicks

Kontraksi ini muncul sekitar usia kehamilan sudah mencapai 28 minggu, namun beberapa kasus menyebutkan jika kondisi ini muncul lebih awal. Ibu hamil akan merasa jika rahim terasa menjadi sangat keras dan kencang, namun kemudian normal kembali. Meski demikian, kondisi ini tidak sering terjadi secara teratur.

  • Melihat Lewat USG

Janin dalam masa kehamlan 25 minggu sudah dapat menentukan arah naik dan turun, kemudian tumbuh dengan lebih banyak lemak dan juga rambut yang sudah mulai muncul. Meskipun kemungkinan besar kondisi tersebut tidak akan bisa dilihat melalui USG ketika usia hamil 25 minggu, kecuali atas permintaan dokter.

Biasanya dokter melakukan itu karena adanya pemantauan ekstra terhadap janin, ini membuat ibu hamil lebih sering bertemu dengan dokter. Biasanya satu bulan sekali, dan menjadi dua kali dalam sebulan ketika usia kehamilan sudah mencapai usia 28 minggu.

Jenis-Jenis Bakteri Aktinomikosis

Merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri actinomyces disebut dengan aktinomikosis, penyakit ini bisa terjadi pada berbagai organ tubuh. Misalnya, mulut, dada, panggul dan perut, ditandai dengan munculnya borok atau abses di bagian tubuh yang terinfeksi. Kondisi ini disebabkan karena penyebaran infeksi dari bagian tubuh lain.

Penyakit ini tidak menular tetapi sering ditemui di negara tropis, meski demikian keadaan ini juga jarang ditemui walaupun membahayakan bagi penderitanya. Penyebab kondisi ini adalah bakteri Actinomyces israelli dan Actinomyces gerenseriae yang normalnya hidup di rongga mulut, saluran pencernaan dan saluran kencing.

Jenis Bakteri Aktinomikosis

  • Actinomycosis Cervicofacial Oral.

Merupakan infeksi yang berkembang dalam jaringan leher, rahang dan mulut, sebagian besar kasus disebabkan karena masalah gigi, umumnya kerusakan gigi. Jenis ini merupakan yang paling umum dan merupakan setengah dari semua kasus.

  • Actinomycosis Toraks

Merupakan infeksi yang berkembang di dalam paru-paru atau saluran udara terkait, diduga bahwa sebagian besar kasus ini disebabkan oleh seseorang yang secara tidak sengaja menghirup tetesan cairan yang terkontaminasi ke dalam paru-paru mereka.

  • Actinomycosis Perut

Tempat infeksi berkembang di dalam perut, jenis ini memiliki berbagai penyebab yang sangat potensial. Berkembang sebagai komplikasi sekunder dari infeksi yang lebih umum, misalnya radang, usus buntu atau setelah secara acak tidak sengaja menelan benda asing. Seperti tulang ayam yang mengandung actinomyces.

  • Actinomycosis Panggul

Berkembang di dalam panggul atau struktur tulang yang mencakup tulang pinggul, biasanya kondisi ini hanya terjadi pada wanita karena kebanyakan kasus disbabkan bakteri menyebar dari awal kelamin waniya ke dalam panggul.

Gejala Actinomycosis

Pada umumnya kondisi ini ditandai dengan munculnya abses atau borok di lokasi infeksi, selain itu juga penderita akan mengalami demam, bengkak pada lokasi yang terinfeksi hingga berat badan turun secara drastis. Kondisi ini bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, gelala lain yang muncul juga bisa tergantung dengan lokasi infeksi, seperti jika terjadi di daerah mulut, di antaranya.

  • Munculnya perubahan warna kulit di sekitar mulut menjadi kemerahan dan kebiruan.
  • Pembengkakan di mulut dan pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Sulit menggerakan rahang dan mulut secara nornal.
  • Batuk kering dan berdahak hingga terkadang mengeluarkan darah.
  • Sesak napas dan nyeri pada bagian dada.
  • Muncul cairan pada paru-paru yang terkadang diikuti dengan munculnya benjolan di daerah paru-paru.

Kapan ke Dokter?

Apabila mengalami beberapa gejala yang disebutkan di atas, terlebih jika demam yang disertai pembengkakan di salah satu bagian tubuh, maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Pemeriksaan oleh dokter diperlukan jika seseorang memiliki faktor risiko seperti menderita penyakit atau sedang mengonsumsi obat-obatan yang berpengaruh pada sistem imun.

Dokter akan melakukan diagnosa aktinomikosis dengan tanya jawab seputar gejala yang dialami pasien dan riwayat kesehatan, penyakit hingga pengobatan pasien. Setelahnya, dokter akan melakukan pemeriksana fisik secara menyeluruh. Untuk itu dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti berikut ini.

  • Tes Laboratorium

Kultur jaringan, yakni prosedur mengambil sampel jaringan, nanah dan cairan dari dalam abses untuk diperiksa dengan metode kultur. Pemeriksaan ini juga dilakukan untuk mengidentifikasi jenis bakteri jenis bakteri yang ada di jaringan. Tes darah, dilakukan dengan megambil sampel darah pasien, tujuanya untuk mengidentifikasi dalam darah.

  • Pemindaian

Dokter akan meminta pasien untuk menjalani pemeriksaan pemindaian, tujuannya untuk memastikan adanya abses di organ dalam atau tidak. Beberapa metode yang dilakukan di antaranya, CT Scan, Rontgen dan MRI.

Mengenal Jenis Injeksi Intravena dan Teman-temannya

Pemberian obat lewat metode injeksi kerap menjadi pilihan guna menangani pasien yang berstatus gawat darurat, contohnya pasien dengan kondisi penyakit jantung ataupun asma. Pemberian obat lewat injeksi diyakini mampu berkhasiat lebih cepat karena obat langsung masuk ke tubuh dan terserap dengan baik. Ini berbeda dengan pemberian obat dengan metode oral yang membutuhkan waktu cukup lama untuk bisa menghasilkan khasiat yang dibutuhkan.

injeksi intervena

Pemasukan obat melalui injeksi sebenarnya terbagi-bagi lagi menjadi beberapa jenis. Salah satunya adalah injeksi intravena. Perbedaan metode injeksi ini didasarkan pada letak penusukan jarum untuk memasukkan obat.

Berikut ini adalah empat jenis injeksi yang umum digunakan oleh dunia kedokteran. Masing-masing memiliki karakteristik dan keunggulan masing-masing.

Injeksi Intravena

Injeksi intravena adalah pemasukan obat ke dalam tubuh lewat penyisipan jarum secara langsung ke dalam pembuluh darah vena. Model injeksi ini diklaim memiliki kemampuan mengeluarkan khasiat obat paling cepat karena obat langsung masuk dalam sirkulasi darah.

Jenis injeksi intravena sendiri dibagi menjadi dua tipe besar. Tipe pertama adalah injeksi intravena standar. Biasanya pemasukan obat lewat tipe pertama ini ditujukan pada pasien-pasien yang membutuhkan penanganan dalam jangka pendek. Injeksi intravena standar sendiri dibagi lagi menjadi dua berdasarkan alat pemasukannya, yaitu suntikan intravena serta infus intravena.

Tipe kedua disebut sebagai kateter vena sentral. Model ini digunakan untuk pengobatan jangka panjang, seperti pada pasien yang habis melakukan kemoterapi. Kateter vena sentra terbagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu peripherally inserted central catheter, tunneled catheter, dan implanted port.

Injeksi Intramuskular

Injeksi intravena mengirimkan obat ke dalam tubuh lewat pemasukan ke pembuluh darah vena. Sementara itu, injeksi intramuskular merupakan jenis injeksi yang proses pemasukannya memanfaatkan otot tubuh yang mengandung banyak pembuluh darah.

Injeksi intramuskular lebih banyak digunakan untuk pemberian vaksin yang tidak aktif. Contohnya adalah vaksin influenza. Pemberian obat menggunakan metode intramuskular diklaim memberi rasa nyaman ketika proses pemasukannya sekaligus dapat lebih cepat mengedarkan obat di dalam darah.

Dalam melakukan injeksi intravena, biasa dilakukan dengan peralatan jarum suntik 5—10 milimeter. Ada pula pemberian injeksi intravena dengan jarum 6—8 milimeter jika jenis cairan yang dimasukkan berbasis minyak.

Injeksi Intradermal

Jenis injeksi yang satu ini jarang digunakan untuk pemasukan obat ke dalam tubuh, seperti yang terjadi pada injeksi intravena ataupun injeksi intramuscular. Injeksi intradermal lebih ditujukan untuk pengetesan sensitivitas kulit, seperti tes alergi, anestesi, ataupun tuberkulin.

Pada injeksi intradermal, cairan penmgetesan akan dikirim langsung ke bagian lapisan yang berada di bawah epidermin kulit. Diharapkan dengan demikian, reaksi yan diharapkan bisa mudah terlihat. Umumnya punggung bawah dan lengan bawah menjadi lokasi tindakan injeksi intradermal.

Dibandingkan jenis injeksi lain, injeksi intradermal memerlukan penyerapan paling lama. Untuk melakukan metode injeksi ini, tim medis umumnya menggunakan jarum pendek dengan panjang 1—1,5 sentimeter.

Injeksi Subkutan

Injeksi subkutan bisa dibilang lebih mudah dilakukan oleh orang awam. Pasalnya, proses injeksi hanya dilakukan pada jaringan antara kulit dan otot. Lokasi pemberian injeksi ini umumnya mencari jaringan lemak, entah di belakang lengan atau bagian perut.

Jenis injeksi ini umumnya dilakukan menggunakan jarum suntik kecil dan halus dengan panjang di kisaran 1,5—2 sentimer. Ukuran spuit pun untuk melakukan injeksi subkutan tidak boleh melebihi 2,5 milimeter.

Karena pemasukan hanya berada di belakang jaringan lemak, obat yang dimasukkan dengan metode injeksi subkutan cenderung berproses lebih lama untuk bisa mengeluarkan khasiat. Karena itu pulalah, injeksi subkutan umumnya lebih ditujukan untuk pemberian suntikan insulin dibandingkan obat untuk pasien-pasien gawat darurat.

***

Dari keempat jenis injeksi di atas, injeksi intravena memang masih menjadi yang terpopuler di kalangan paramedis. Namun demikian, ketiga jenis injeksi lainnya juga berperan penting dalam proses pemasukan obat sesuai kebutuhan dan karakteristik yang dibutuhkan pasien.

8 Penyebab Menggigil Tanpa Demam yang Sering Terjadi

Tubuh biasanya akan menggigil sebagai respon jika suhu di sekitar dingin atau Anda mengalami demam. Namun, ada juga tubuh menggigil tanpa demam dan suhu pun terbilang normal. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh beberapa faktor lain seperti kadar gula darah rendah, rasa cemas, atau karena melakukan aktivitas fisik yang terlalu intens.

Selain itu, menggigil tanpa demam juga menjadi indikasi Anda mengidap penyakit tertentu, tentu semua tergantung pada penyebabnya.

Penyebab Tubuh Menggigil Tanpa Demam

Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan tubuh Anda menggigil tanpa demam yang perlu diperhatikna.

  • Efek Samping Obat

Bisa saja seseorang merasa menggigil karena efek samping dari obat. Mungkin karena dosisi obat yang dikonsumsi tidak tepat, atau tidak cocok dengan pengobatan alternatif tertentu yang dijalani.

Oleh karenanya, sebelum mengkonsumsi obat, penting untuk diperhatikan dengan seksama efek samping obat setelah dikonsumsi. Hindari juga mengkonsumsi obat tanpa resep dari dokter.

  • Hipotiroidisme

Kondisi ini terjadi saat kelenjar tiroid seseorang tidak memproduksi hormon yang cukup untuk mengendalikan metabolisme tubuhnya. Sehingga kondisi ini membuat mereka jadi lebih sensitif terhadap suhu dingin dan membuatnya kerap mengigil.

Orang yang mengalami hipotiroidisme ini juga mudah lelah, konstipasi, kulit kering, wajah bengkak, rambut menipis, depresi, tidak mengeluarkan keringat, siklus haid tidak teraturs, serta tiroid akan membengkak.

  • Melakukan Aktivitas Fisik yang Esktrem

Anda juga bisa menggigil saat melakukan aktivitas fisik yang terlalu ekstrem, seperti marathon atau melakukan olahraga ekstrem lainnya. Sebab, kondisi ini akan membuat temperatur tubuh menjadi berubah. Tubuh bisa menggigil tanpa demam, karena dipicu oleh udara yang terlalu dingin ataupun terlalu panas.

Tubuh juga menunjukkan reaksi berupa bulu kuduk merinding, sakit kepala, mual, kram otot, serta muntah. Jadi, pastikan tubuh Anda tetap terhidrasi dengan baik serta gunakanlah pakaian olahraga yang sesuai dengan cuaca saat itu.

  • Terpapar Udara Dingin

Ketika tubuh berada di suhu udara yang dingin, biasanya akan membuat seseorang menggigil. Bisa juga ketika Anda mengenakan pakaian yang basah atau lembap.

Pada orang yang mulai masuk usia tua, biasanya tubuh mulai kehilangan kemampuan untuk mengendalikan temperatur tubuh yang menurun. Apalagi jika mereka menderita penyakit jantung atau diabetes.

Akan tetapi, menggigil akibat cuaca dingin biasanya akan hilang sendiri jika tubuh sudah hangat kembali. Tapi, jika terpapar terlalu intens, juga bisa berisiko menyebabkan frostbite atau hipotermia.

  • Reaksi Emosional

Ternyata reaksi emosional juga bisa membuat tubuh menggigil tanpa demam sama sekali. Apalagi jika emosi yang Anda rasakan begitu juat, misalnya rasa takut atau rasa cemas berlebihan.

Atau, tubuh bisa menggigil akibat emosi yang positif. Misalnya saat Anda mendengarkan kata-kata inspiratif, mendengarkan musik yang penuh history, atau sedang menonton film yang mengharukan. Reaksi-reaksi horman dalam tubuh ini juga bisa membuat Anda merasa menggigil.

  • Malnutrisi

Saat tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan, maka terjadilah kondisi malnutrisi. Mungkin karena kurang asupan makanan bergizi, dan sebagainya. Sehingga membuat tubuh tidak bisa menyerap nutrisi secara optimal. Salah satu gejala Anda mengalami malnutrisi adalah menggigil tanpa merasa demam sekalipun.

Gejala lainnya bisa berupa kulit tampak pucat, sulit berkonsentrasi, muncul ruam, lemas, ngantuk, persendian terasa kebas, hingga mempengaruhi kesuburan.

  • Anemia

Tubuh yang kekurangan zat besi atau anemia bisa juga membuat seseorang mengalami menggigil tanpa demam. Selain itu, juga akan disertai dengan gejala seperti kulit pucat, lesu, dan sebagainya. Anda bisa mengkonsumsi suplemen hingga melakukan transfusi darah untuk mengobatinya.

  • Respon Terhadap Infeksi

Saat terjadi infeksi tertentu, tubuh akan memberikan respon salah satunya dengan menggigil. Ini merupakan cara kerja tubuh dalam merespon agar sistem imun bisa bekerja lebih cepat dan maksimal. Infeksi yang bisa menyebabkan seseorang menggigil tanpa demam misalnya pneumonia, malaria, hingga infeksi saluran kemih.

Ada juga infeksi karena batu ginjal juga bisa membuat seseorang menggigil. Segera periksakan ke dokter jika mengalami gejala-gejala ini.

Cukup dari Rumah, Ini Cara Membuat Disinfektan

Pandemi corona virus baru atau Covid-19 yang tidak kunjung reda membuat penggunaan alat-alat kebersihan, mulai dari sabun antibakteri, hand sanitizer, sampai cairan disinfektan juga tidak bisa diabaikan. Melalui alat-alat tersebutlah diharapkkan penyebaran corona virus bisa dihambat. Pasalnya, virus corona bisa mati dengan mudah jika terkena sabun antibakteri, alkohol di atas 80 persen, juga bahan-baha yang membentuk diinfektan.

Disinfektan sendiri merupakan cairan pembersih yang umumnya terbuat dari hydrogen peroksida atau alkohol. Penggunaan disinfektan lebih ditujukan untuk membersihkan benda-benda mati. Cara membuat diinfektan sebenarnya sangat mudah, namun tetap saja masih banyak orang yang lebih memilih untuk membeli produk jadi dari cairan pembersih yang satu ini.

Namun, membeli diinfektan terus-menerus ke pasar atau supermarket tentu menjadi tantangan tersendiri di tengah makin merebaknya virus corona. Karena itu, mengetahui cara membuat disinfektan dari rumah dapat menjadi alternatif yang melegakan. Apalagi sebenarnya, cara membyuat disinfektan sangatlah simpel dan tidak memerlukan banyak bahan. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat cairan pembersih ini dengan memanfaatkan produk yang umumnya ada di tiap rumah.

Siapkan Bahan-bahan

Cara membuat disinfektan dari rumah sangatlah mudah. Bahan-bahannya juga sangat simpel. Anda hanya memerlukan cairan pemutih pakaian dan air bersih. Kalau cairan pemutih Anda miliki, Anda bisa menggantinya dengan penggunaan karbol yang mengandung benzalkonium klorida.

Selain cairan pemutih atau karbol dan air bersih, siapkan pula peralatan dan wadah yang diperlukan. Anda bisa memakai botol semprot plastik guna menjadi wadah cairan diisfektan yang sudah jadi. Jangan lupa pula siapkan botol kaca dan gelas ukur sebagai alat untuk meracik cairan pembersih ini.

Gunakan Pelindung Diri

Anda disarankan tidak hanya menyiapkan bahan dan alat untuk membuat cairan disinfektan. Anda juga diharuskan mempersiapkan alat-alat pelindung diri yang mesti dipakai ketika melakukan proses pembuatan cairan pembersih ini.

Setidaknya ada dua alat pelindung diri yang mesti Anda gunakan untuk mengolah cara membuat disinfektan dari rumah. Pertama adalah sarung tangan. Kedua adalah masker medis bahkan jika masker N95 akan lebih baik. Anda juga bisa menggunakan faceshield sebagai pelindung ekstra.

Tentukan Takaran

Jika bahan dan alat sudah lengkap dan Anda sudah menggunakan pelindung diri, kini saatnya mulai mengolah. Campurkan bahan-bahan yang ada untuk membuat disinfektan, yaitu cairan pemutih atau karbon dengan air bersih. Namun sebelum mencampurkannya, Anda harus menakarnya secara detail terlebih dahulu.

Umumnya untuk membuat sekitar 1 liter disinfektan, Anda memerlukan cairan pemutih atau karbol sekitar 30 mililiter. Sementara itu, air bersih yang diperlukan untuk melarutkan cairan pemutih dan karbol tersebut sebanyak 1 liter.

Campur Merata

Taruh semua bahan yang sudah ditakar dalam botol kaca berukuran besar yang memiliki tutup. Anda kini tinggal mencampur kedua bahan tersebut sampai benar-benar larut merata. Untuk mendapatkan kemerataan ini, disarankan tidak melakukan pengadukan dengan sendok atau alat lain.

Air dan cairan pemutih akan lebih tercampur merata apabila dikocok dengan kencang. Makanya itu, wadah untuk pembuatannya disarankan menggunakan botol yang memiliki tutup. Segera sesaat Anda sudah menuangkan bahan-bahan yang diperlukan sebagai cara membuat disinfektan, Anda bisa langsung menutup botol dan mengocoknya keras-keras sampai berbuih.

Siap Digunakan

Kini cairan disinfektan yang Anda buat sendiri di rumah sudah siap digunakan. Anda hanya perlu memindahkan sebagian disinfektan yang sudah jadi ke dalam wadah semprot yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tujuannya agar penggunaannya menjadi lebih mudah.

Anda hanya perlu menyemprotkan cairan disinfektan tersebut ke bagian-bagian rumah yang sering disentuh orang. Gagang pintu, kursi, sampai meja makan menjadi perabotan rumah yang tidak boleh abai untuk Anda semprotkan cairan disinfektan buatan pribadi tersebut.

***

Hanya dengan lima langkah di atas, Anda sudah melakukan cara menbuat disinfektan yang mujarab dari bahan-bahan mudah yang ada di rumah. Rumah pun menjadi lebih bersih dan aman dari sebaran virus corona yang sampai saat ini belum ada obatnya.

Benarkah Suplemen Obat Kesehatan Jantung Bermanfaat?

Selama bertahun-tahun, Anda mungkin sering melihat iklan suplemen yang mengklaim produk mereka dapat menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan jantung. Namun, para ahli menyatakan bahwa klaim tersebut dibesar-besarkan, dan dalam beberapa kasus penuh dusta. Namun, sebuah laporan yang diterbitkan di Jurnal Kardiovaskular Methodist DeBakery, dalam kasus kesehatan jantung, ada 3 suplemen obat kesehatan jantung yang mungkin dapat memberikan manfaat kesehatan. Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendalam.

Asam lemak omega 3

Suplemen obat kesehatan jantung yang pertama adalah asam lemak omega 3. Menurut penulis sebuah review tahun 2019, saat ini ada bukti yang kuat yang mendukung klaim manfaat asam lemak ini. Ester asam lemak omega 3 (O3AEE) merupakan versi resep asam lemak omega 3. O3AEE ini telah disetujui oleh Lembaga Obat dan Makanan (FDA) untuk perawatan trigliserida tinggi. Para peneliti menemukan bahwa O3AEE dapat menyebabkan penurunan sebesar 28 persen risiko serangan jantung, 50 persen penurunan risiko meninggal akibat serangan jantung, dan penurunan 17 persen risiko kejadian penyakit jantung koroner total.

Orang-orang pada studi tersebut mengonsumsi 1 gram O3AEE setiap harinya, yang mana menyediakan EPA dan DHA sekitar 840 mg. Pada percobaan kedua, kematian penyakit kardiovaskular berkurang sebesar 19 persen. Peserta percobaan ini juga menggunakan dosis 840 mg DHA dan EPA. Terakhir, pada percobaan ketiga, ada penurunan sebesar 24 persen untuk penyakit kardiovaskular. Peserta studi ini tadinya memiliki level trigliserida tinggi dan mengonsumsi obat statin. Mereka juga mengonsumsi EPA setiap harinya sebanyak 4 gram.

Asam lemak omega 3 biasanya di bentuk sebagai obat suplemen kesehatan jantung yang banyak ditemukan dalam bentuk minyak ikan OTC. Anda juga bisa menemukan asam lemak ini dengan mengonsumsi ikan berlemak, seperti ikan salmon dan mackerel. Namun, sebelum Anda mengonsumsi lebih banyak ikan, kontaminasi merkuri dapat menjadi masalah yang perlu diwaspadai pada minyak ikan OTC dan ikan segar. Minyak ikan yang diresepkan tidak memiliki masalah tersebut.

Ragi beras merah

Dari beberapa faktor risiko jantung yang dapat diubah, kolesterol total yang tinggi dan kolesterol LDL (jahat) yang tinggi dianggap sebagai yang paling penting dalam perkembangan penyakit jantung koroner. Dokter umumnya menggunakan obat kesehatan jantung resep yang disebut statin untuk meningkatkan profil kolesterol seseorang guna menurunkan risiko penyakit jantung. Namun, ada pula suplemen OTC yang dapat menurunkan kolesterol tinggi, yaitu ragi beras merah. Ragi beras merah mengandung sebuah zat yang bernama monacolin K. Zat ini memiliki struktur kimia yang sama dengan statin lovastatin yang diresepkan, meskipun profil pharmacokinetic dan bioavailability-nya berbeda.

Saat monacolin K digunakan setiap hari, zat ini dapat menurunkan kolesterol LDL sebesar 15 hingga 25 persen hanya dalam waktu 6 hingga 8 minggu saja. Zat ini juga dapat menurunkan kolesterol total dalam jumlah yang sama. Mengonsumsi monacolin K dengan dosis 3 hingga 10 mg juga memiliki risiko yang lebih minim apabila dibandingkan dengan statin resep. Suplemen ini dianggap aman dan efektif bagi mereka yang memiliki peningkatan level kolesterol ringan hingga sedang, dan tidak memiliki faktor penyakit jantung lain.

Penelitian menunjukkan bahwa suplemen obat kesehatan jantung seperti asam lemak omega 3 dan ragi beras merah dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular. Namun, meskipun suplemen tersebut terbilang aman dikonsumsi, ada risiko-risiko kecil efek samping yang perlu diperhatikan. Sebelum Anda menggunakan suplemen obat kesehatan jantung apapun, konsultasi dengan dokter terlebih dahulu guna memastikan produk yang akan Anda gunakan aman dan tepat untuk kondisi Anda.