Manfaat Daun Pepaya Sebagai Anti Peradangan

Tumbuh di daerah tropis, pepaya bisa dibilang merupakan salah satu buah yang paling dicintai di seluruh dunia. Daging buahnya yang berwarna jingga memiliki rasa yang manis dan dipenuhi oleh banyak nutrisi yang baik bagi tubuh. Daging buah pepaya mengandung vitamin E, C, dan beta carotene, membuat buah ini dipenuhi oleh sifat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas. Sementara itu, biji buah pepaya penuh asam lemak dan minyak pepaya, dan bisa digunakan sebagai pengagnti bumbu. Bahkan, Anda bisa mendapatkan manfaat daun pepaya bagi kesehatan apabila mengonsumsinya secara rutin. 

Salah satu manfaat daun pepaya adalah sifat efek anti peradangan yang dimilikinya. Daun pepaya biasanya digunakan untuk pengobatan kondisi peradangan internal atau eksternal, contohnya ruam kulit, nyeri otot, dan nyeri sendi. Dengan potensi manfaat anti-peradangan, seperti papain, flavonoid, dan vitamin E. Studi tersebut dilakukan pada tangan tikus yang menderita arthritis. Namun, belum ada studi pada manusia yang mengonfirmasi hasil ini. Sehingga, saat ini, bukti ilmiah masih belum cukup dalam menentukan apakah daun pepaya dapat merawat peradangan akut dan kronis pada manusia.

Penggunaan masker dan jus daun pepaya secara topikal. Cara ini sering digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan rambut dan kesehatan kulit kepala. Namun bukti yang mendukung kemanjuran cara dan prosedur ini masih sangat terbatas. Beberapa penelitian menyatakan bahwa level stres oksidatif yang tinggi di dalam tubuh dapat berkontribusi terhadap kerontokan rambut. Mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan antioksidan dapat membantu mengatasi stres oksidatif sehingga dapat mendukung pertumbuhan rambut. 

Daun pepaya mengandung beberapa senyawa dengan sifat antioksidan. Contohnya seperti flavonoid dan vitamin E. Mereka yang mendukung penggunaan daun pepaya menyatakan bahwa daun ini dapat meningkatkan pertumbuhan rambut karena kandungan antioksidannya yang melimpah. Akan tetapi, belum ada bukti yang signifikan bahwa penggunaan daun pepaya topikal dapat bermanfaat untuk proses pertumbuhan rambut. 

Beberapa jenis ketombe disebabkan karena pertumbuhan berlebih jamur yang disebut Malassezia, yang mana dapat mengganggu pertumbuhan rambut. Daun pepaya telah menunjukkan memiliki sifat antijamur. Pada studi tabung reaksi, sehingga sering dianggap dapat mendukung kesehatan rambut dan kulit kepala dengan menghambat pertumbuhan jamur yang menyebabkan ketombe. Akan tetapi, daun pepaya belum diuji secara spesifik dapat melawan Malssezia, sehingga belum ada garansi bahwa daun ini akan memiliki efek yang bermanfaat. 

Manfaat daun pepaya yang lain adalah untuk mendukung kesehatan kulit. Daun pepaya sering dikonsumsi atau dioleskan ke kulit. Hal ini untuk menjaga kulit tetap lembut, jernih, dan tampak awet muda. Enzim yang melarutkan protein dalam daun pepaya disebut dengan papain dapat digunakan secara topikal sebagai eksfolian untuk membersihkan sel kulit mati dan berpotensi untuk mengurangi terjadinya pori-pori yang tersumbat, rambut yang tumbuh ke dalam, dan juga jerawat. Selain itu, enzim daun pepaya telah digunakan untuk menunjang pemulihan luka, dan satu studi menemukan bahwa enzim tersebut dapat meminimalisir munculnya jaringan luka di kelinci. 

Manfaat daun pepaya yang lain adalah sifat antikanker yang dimilikinya. Daun pepaya telah digunakan dalam pengobatan tradisional. Contohnya untuk mencegah dan merawat beberapa jenis kanker, namun penelitian modern yang mendukung hal ini masih sangat terbatas. Ekstrak daun pepaya telah didemonstrasikan memiliki kemampuan yang kuat dalam menghambat pertumbuhan sel kanker prostat dalam studi tabung reaksi. Namun belum ada eksperimen pada manusia ataupun hewan yang dapat mereplikasi hasil tersebut. 

Ketahui Penyebab dan Gejala Kekurangan Gizi

Kekurangan gizi merupakan salah satu bentuk dari malnutrisi, di mana diet seseorang tidak memberikan nutrisi yang cukup seperti yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan fungsinya secara optimal. Kekurangan gizi dapat terjadi saat tubuh tidak mendapatkan cukup makanan. Kekurangan gizi dapat menyebabkan pertumbuhan menjadi terhambat, berat badan rendah, atau menjadi kerdil.

Jika seseorang tidak mendapatkan nutrisi yang seimbang dengan tepat, maka mereka juga dapat mengalami kekurangan gizi. Hal ini membuat seseorang memiliki peningkatan risiko obesitas dengan kekurangan gizi.

Ketika seseorang mengonsumsi makanan yang terlalu sedikit, serta pola makan yang terbatas, atau suatu kondisi yang menghentikan tubuh mereka untuk mendapatkan keseimbangan nutrisi yang tepat, hal itu dapat berdampak buruk pada kesehatan mereka. Bahkan, dalam beberapa kasus, hal ini bisa menjadi mengancam jiwa.

Kekurangan gizi dapat terjadi ketika tubuh kekurangan nutrisi karena hanya makan terlalu sedikit makanan secara keseluruhan yang dibutuhkan oleh tubuh. Seseorang dengan gizi yang kurang mungkin mengalami kekurangan vitamin, mineral, dan zat penting lainnya yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi secara normal dan optimal.

Malnutrisi termasuk kekurangan gizi juga dapat menyebabkan:

  • Gangguan kesehatan baik yang memiliki efek untuk jangka pendek maupun dampak jangka panjang
  • Luka dan penyakit sulit untuk disembuhkan
  • Memiliki tingkat risiko terkena infeksi yang lebih tinggi
  • Sulit memusatkan perhatian agar fokus saat bekerja atau ketika bersekolah 

Gejala Kekurangan Gizi

Beberapa tanda dan gejala kekurangan gizi antara lain:

  • Menjadi kurangnya nafsu makan atau minat pada makanan atau minuman
  • Mudah lelah atau mudah marah 
  • Sulit untuk berkonsentrasi
  • Sering menggigil
  • Mengalami gangguan depresi
  • Mulai kehilangan lemak, massa otot, dan jaringan tubuh
  • Meningkatkan risiko lebih tinggi untuk sakit dan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh
  • Luka di tubuh sulit untuk disembuhkan 
  • Setelah mendapat tindakan operasi, tubuh berisiko terkena komplikasi yang lebih tinggi 
  • Sulit bernapas dan gagal jantung

Sedangkan kekurangan gizi yang terjadi pada anak-anak, mungkin menyebabkan beberapa hal sebagai berikut.

  • Pertumbuhan menjadi terhambat dan berat badan rendah
  • Mudah lelah dan kurang energi 
  • Sering merasa cemas
  • Perkembangan perilaku dan intelektual menjadi lambat, yang akan mengakibatkan kesulitan belajar

Penyebab Kekurangan Gizi

Asupan Makanan yang Rendah

Kekurangan gizi dapat dialmi oleh beberapa orang akibat keterbatasan makanan yang tersedia atau mengalami kondisi tubuh tertentu yang menjadikan tubuh mengalami kesulitan untuk menyerap nutrisi. Hal ini juga bisa disebabkan karena beberapa hal sebagai berikut:

  • Terdapat kanker di tubuh
  • Mengalami penyakit hati
  • Tubuh terasa mual sehingga sulit untuk makan dan menelan makanan
  • Baru saja minum obat yang menimbulkan mual sehingga sulit untuk mengonsumsi makanan 
  • Memiliki masalah mulut seperti gigi palsu yang tidak pas

Kondisi Kesehatan Mental

Kekurangan gizi atau malnutrisi dapat mempengaruhi orang dengan gangguan kondisi mental seperti depresi, demensia, skizofrenia, anoreksia nervosa, dan orang yang mengalami masalah sosial dan mobilitas

Gangguan Pencernaan dan Kondisi pada Perut

Jika tubuh tidak mampu menyerap nutrisi secara efisien, maka konsumsi makanan yang sehat sekalipun tetap tidak dapat mencegah malnutrisi.

Gangguan Penggunaan Alkohol

Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol dapat menyebabkan gastritis atau kerusakan jangka panjang pada organ pankreas. Hal ini akan membuat tubuh menjadi sulit untuk mencerna makanan yang dikonsumsi, menyerap vitamin, dan memproduksi hormon yang mengatur metabolisme. Tidak hanya itu saja, minuman beralkohol juga mengandung kalori, sehingga seseorang mungkin tidak merasa lapar setelah meminumnya. Oleh karena itu mereka yang mengonsumsi alkohol secara berlebihan mungkin tidak akan mendapatkan makanan sehat yang cukup untuk memasok tubuh dengan nutrisi yang penting. Padahal, tubuh selalu membutuhkan gizi yang cukup agar terhindar dari kekurangan gizi.

Testis Asimetris, Cara Melakukan Pemeriksaan Secara Mandiri

Testis asimetris adalah suatu kondisi normal sampai batas tertentu. Meski begitu, ada kondisi-kondisi yang perlu Anda waspadai untuk mengenali adanya masalah.

Pada umumnya, testis besar sebelah adalah kondisi wajar. Sebagian besar pria mendapati bahwa testis sebelah kanan sedikit lebih besar dan testis sebelah kiri menggantung lebih rendah.

Perbedaan ukuran testis ini tidak perlu dikhawatirkan selama masih dalam batasan normal. Namun, jika Anda mulai merasakan gejala-gejala lain, tentu Anda perlu menjumpai dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan testis asimetris.

Mewaspadai gejala

Entah testis sebelah mana yang lebih besar, seharusnya perbedaan ukuran tidak sampai terlalu ekstrem. Seharusnya Anda tidak merasakan nyeri saat duduk, berdiri, atau berjalan.

Testis berbentuk seperti telur, bukan bulat utuh. Normalnya seluruh permukaan testis lembut, tanpa benjolan atau gumpalan.

Waspadai gejala-gejala testis asimetris yang berbahaya sebagai berikut:

  • Terasa nyeri
  • Kemerahan
  • Bengkak
  • Keluar cairan dari penis
  • Sulit buang air kecil
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri di bagian tubuh lain, bisa di punggung atau perut bagian bawah

Pemeriksaan mandiri

Lebih lanjut, untuk mengenali kondisi testis asimetris, sebaiknya Anda membiasakan diri melakukan pemeriksaan testis mandiri secara reguler.

Bagaimanapun, yang paling mengenal tubuh Anda adalah Anda sendiri. Kenali perubahan testis secara ekstrem. Coba identifikasi adanya benjolan atau perubahan tekstur.

Skrotum seharusnya terasa longgar, tidak tertarik atau menyusut. Lakukan langkah-langkah ini.

1. Posisikan testis di antara jari dan ibu jari, putar secara lembut dan perlahan, jangan terlalu keras

2. Periksa seluruh permukaan testis. Rasakan adanya benjolan, gumpalan, perubahan ukuran, atau titik yang terasa nyeri

3. Arahkan tangan ke bagian bawah skrotum untuk mencari epididimis, sebuah tabung yang menempel pada testis Anda

4. Ulangi untuk testis lainnya

Pemeriksaan lanjutan oleh dokter

Jika Anda merasakan adanya benjolan atau mengalami gejala-gejala di atas, segera temui dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan.

Dokter akan mengidentifikasi penyebab testis asimetris dengan memeriksa skrotum dan testis untuk mencari benjolan dan kelainan. Jika ada kecurigaan kanker testis, Anda diharuskan melakukan tes darah.

Selain itu, dokter juga mungkin melakukan beberapa tes lanjutan meliputi:

  • Tes urine untuk memeriksa kemungkinan infeksi dan masalah pada ginjal
  • USG untuk memeriksa aliran darah
  • CT Scan untuk mencari adanya kelainan testis

Penyebab testis asimetris

Epididimitis

Peradangan di area epididimis, biasanya terjadi karena infeksi. Kondisi ini adalah gejala umum klamidia, suatu infeksi menular seksual (IMS). Temui dokter jika Anda merasakan nyeri ekstrem atau rasa terbakar saat buang air kecil.

Kista epididimis

Pertumbuhan tidak biasa epididimis yang disebabkan oleh kelebihan cairan. Kondisi ini pada umumnya tidak berbahaya, jadi tidak membutuhkan perawatan khusus.

Orkitis

Peradangan testis yang disebabkan oleh infeksi atau virus penyebab penyakit gondok. Segera temui dokter jika Anda merasa nyeri.

Hidrokel

Penumpukan cairan di sekitar testis yang menyebabkan pembengkakan. Kondisi ini bisa jadi normal seiring dengan pertambahan usia, bisa juga jadi indikasi peradangan.

Varikokel

Pembesaran pembuluh darah dalam skrotum. Kondisi ini dapat menyebabkan rendahnya jumlah sperma, tidak perlu diobati jika tidak ada gejala lain.

Tumor testis

Pertumbuhan jaringan tubuh yang tidak normal. Tumor dapat tumbuh di testis atau buah zakar. Waspada adanya benjolan baru di testis.

Kanker testis

Terjadi ketika sel-sel kanker menumpuk di testis Anda. Temui dokter jika Anda merasakan benjolan atau pertumbuhan baru di area testis.

Nah itu dia penyebab testis asimetris dan cara melakukan pemeriksaan mandiri yang bisa Anda lakukan di rumah.

Jangan Keliru! Simak Tips Memilih Camilan Sehat untuk Anak

Mungkin anak sering bosan, stres, atau perlu mood picker-up, atau hanya lapar di antara waktu makan. Ini adalah beberapa alasan mengapa orang ngemil. Akan tetapi, tidak semua camilan boleh dimakan. Anda harus memilih camilan sehat. Sayangnya, banyak orang yang justru lebih senang mengonsumsi keripik asin, permen, kue kering, soda, dan makanan dan minuman berkalori tinggi dan rendah nutrisi lainnya untuk mengganjal perut.

Menurut survei Nielsen baru-baru ini, 64% orang Amerika mencari makanan yang lebih sehat, termasuk makanan ringan seperti yogurt. Makanan ini merupakan camilan sehat yang paling populer kedua yang dibeli oleh orang tua dengan anak usia sekolah. Untuk memenuhi permintaan makanan ringan yang sehat ini, industri makanan memperkenalkan berbagai macam makanan ringan dengan atribut yang lebih baik untuk anak Anda.

Kebiasaan mengemil pada anak bahkan orang dewasa, membuat Anda harus berpikir pentingnya untuk memastikan bahwa makanan dan minuman yang mereka konsumsi sebagai camilan berkontribusi besar terhadap kesehatanya, bukan membahayakannya. Berikut ini adalah tips untuk membantu Anda lebih bijak memilih camilan sehat untuk anak. 

1. Hindari makanan yang terlalu tinggi natrium

Anda pasti sering memberikan Anak sekantong keripik sambil menemaninya menonton di depan TV. Keripik kentang merupakan camilan paling sering dipilih, karena tidak hanya enak, tetapi juga disukai anak-anak. Sayangnya, keripik kentang bukanlah camilan sehat yang bisa Anda berikan setiap hari untuk mereka. Saat anak lapar Anda bisa memilih camilan bergizi seperti keju string, buah, atau popcorn rendah lemak.

2. Siapkan alternatif camilan sehat di kulkas

Siapkan makanan ringan yang bisa dibawa-bawa dan mudah disimpan serta bertahan lama seperti buah-buahan, sayuran, sereal gandum utuh, yogurt, dan susu, atau bahan-bahan untuk memastikan anak mengonsumsi camilan sehat setiap harinya.

Anda dapat menyimpan semua makanan ini di dalam kulkas dalam bentuk yang sudah disiapkan. Misalnya buah yang sudah dipotong-potong, irisan sayuran yang bisa langsung dilahap, susu, yogurt, keju potong yang dibungkus satu per satu, kerupuk gandum utuh, dan makanan sehat lainnya agar mudah diambil. Sehingga anak bisa mengambilnya kapan saja, tanpa membuatnya rewel.

3. Perhatikan kandungan nutrisi 

Pilih camilan yang mampu meningkatkan asupan nutrisi anak, agar tidak mengalami kekurangan nutrisi. Pedoman diet 2015-2020 Anda harus memberikan camilan sehat untuk anak yang sudah cukup kalsium, vitamin D, kalium, dan serat sebagai nutrisi yang menjadi perhatian kesehatan masyarakat. Anda dapat memberikan susu yang menyediakan tiga nutrisi penting seperti, kalsium, vitamin D, dan kalium.

4. Makanan tinggi protein

Pilih makanan kaya protein seperti susu, stik keju mozzarella susu skim, yogurt atau minuman yogurt bebas lemak atau rendah lemak, kacang-kacangan, telur rebus, dan daging tanpa lemak sebagai camilan sehat. Makanan tersebut mampu membantu peningkatan asupan protein berkontribusi dan membuat anak merasa kenyang dalam waktu lama yang dapat membantu mencegah makan berlebihan.

5. Biasakan baca label

Saat memilih camilan sehat untuk anak, biasakan untuk selalu membaca label pada kemasan. Perhatikan kandungan gula, garam dan bahan pengawet lainnya yang terkandung dalam makanan ataupun minuman tersebut. Cara ini setidaknya dapat membantu Anda lebih mudah mensortir berbagai camilan mana yang boleh dna tidak boleh dikonsumsi oleh anak.

6. Perhatikan porsi makan

Perhatikan ukuran porsi dan hindari porsi camilan yang terlalu besar. Supaya aman, Anda dapat memberikan anak camilan yang sudah dikelompokkan atau dibungkus di dalam satu kantong plastik ataupun kotak makan sebagai camilan sehat harian mereka. Sehingga, anak akan lebih mudah mengambil dan menghabiskannya ketika mereka lapar, tanpa takut mereka mengambilnya berlebih.

Penyakit Mulut Selain Oral Hairy Leukoplakia Adalah

Oral hairy leukoplakia adalah satu penyakit yang terjadi pada mulut bagian dalam, dan seperti namanya terdapat rambut yang menebal pada bagian pinggiran lidah.

Penyakit ini mempunyai bercak berwarna putih dan serupa dengan leukoplakia namun ternyata keduanya berbeda dalam beberapa hal.

Adapun OHL kebanyakan terjadi pada pengidap HIV sedangkan Leukoplakia umumnya menyerang para perokok berat.

Selain OHL, terdapat juga penyakit-penyakit mulut lainnya yang perlu Anda ketahui, dari yang populer hingga tidak. Berikut penyakitnya!

Seriawan 

Anda tentu sudah tidak asing dengan penyakit mulut yang satu ini. Seriawan adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya luka kecil di lidah atau mulut.

Kondisi ini terjadi karena kurangnya asupan vitamin dan lemahnya daya tahan tubuh. Selain itu, seriawan disebabkan oleh konsumsi buah-buahan dengan rasa asam yang berlebihan serta pemakaian kawat gigi.

Untuk bisa mengatasi seriawan sebenarnya cukup mudah. Anda hanya perlu membersihkan gigi dan lidah secara teratur kemudian hindari makanan-makanan asam, pedas agar tidak memperparah penyakit.

Lidah pecah-pecah

Lidah pecah-pecah adalah kondisi lidah memiliki celah-celah berkedalaman 2,5 mm, dan terletak di 1/3 bagian tengah lidah.

Kondisi ini juga tidak begitu dirasakan mengingat sifatnya yang tidak menyebabkan keluhan dan memberikan gejala.

Namun, lidah pecah-pecah juga merupakan gejala dari sindrom Melkersson-Rosenthal, sindrom Down, serta efek samping obat-obatan teurapetik.

Untuk mengatasi kondisi ini Anda hanya perlu secara rutin membersihkan lidah supaya tidak terkena infeksi dari sisa-sisa makanan yang terselip.

Kandidiasis mulut

Penyakit mulut selain oral hairy leukoplakia adalah kandidiasis mulut yang disebabkan oleh infeksi jamur Candida.

Penyakit mulut ini mirip seperti seriawan namun mempunyai bintik putih, berwarna kemerahan, serta menyebabkan rasa nyeri.

Adapun penyakit ini dapat menyerang siapa saja termasuk yang mempunyai daya tahan tubuh yang lemah.

Untuk mengatasinya Anda dapat berkumur menggunakan garam atau 1 sendok teh baking soda yang sudah dilarutkan ke dalam air hangat setiap 2 hari sekali.

Geographic tongue

Atau dalam bahasa Indonesianya disebut dengan lidah geografis adalah kondisi terjadinya pengecilan papila lidah dan bercak merah yang tampak seperti pulau.

Jika Anda mengalami kondisi, kemungkinan ini adalah gejala beberapa penyakit seperti alergi, gangguan pencernaan, dan psoriasis. Faktor genetik, stres, kekurangan gizi, dan reaksi imunologi tidak menutup juga menjadi penyebab kondisi ini.

Cara mengatasinya cukup mudah. Anda hanya perlu mengurangi konsumsi makanan-makanan pedas, asam, minuman beralkohol, dan merokok.  Selain itu,  periksakan diri jika bercak dalam waktu 2 minggu tidak hilang.

Glossitis

Ini adalah kondisi terjadinya pembengkakan pada lidah. Kondisi ini mengakibatkan bintik-bintik kecil di lidah semakin tidak terlihat, licin, dan halus.

Bahkan dalam beberapa kasus kondisi ini juga dimulai dari seriawan serta alergi yang menyebabkan pembengkakan menjadi parah.

Untuk menanganinya Anda hanya perlu menjaga kebersihan gigi dan mulut secara teratur serta konsumsi makanan-makanan yang mengandung nutrisi bagi gigi dan mulut.

Selain itu, Anda bisa mengatasinya dengan meminum obat antibiotik dan kortikosteroid sesuai resep dari dokter.

Burning tongue

Atau lidah terbakar merupakan sindrom yang sering terjadi pada wanita menopause, dan membuat penderitanya mengalami mati rasa, kesemutan, dan terbakar.

Untuk menghindari dan mengatasi sindrom ini Anda hanya perlu makanan pedas dan asam, alkohol, dan rokok.

Kanker mulut

Kanker mulut adalah penyakit yang muncul akibat tumor yang berkembang dalam rongga mulut, seperti pada bagian permukaan lidah, bagian dalam pipi, langit-langit mulut, bibir, dan gusi.

Selain rongga mulut, tumor juga dapat berkembang pada kelenjar penghasil air liur, amandel, bagian tenggorokan yang menghubungkan mulut dan tenggorokan.

Gejala yang dapat dirasakan adalah sariawan yang sangat nyeri dan tidak kunjung sembuh, benjolan di mulut dan leher, mati rasa pada bibir dan lidah serta lidah putih dan kemerahan.

Kanker lidah

Selain kanker mulut, juga terdapat kanker lidah yang diakibatkan oleh pertumbuhan sel-sel yang tidak terkendali pada lidah.

Gejala kanker ini mirip kanker mulut namun gejala lain penyakit mulut selain oral hairy leukoplakia adalah lidah sering berdarah tanpa sebab.

2 Dongeng Anak Sebelum Tidur yang Populer

Membacakan dongeng anak sebelum tidur, memiliki banyak manfaat. Misalnya, dongeng akan membantu si Kecil agar di kemudian hari, ia rajin membaca. Tak hanya itu, membacakan dongeng juga bisa menjadi alternatif jika si kecil terbiasa ngempeng atau ngedot.

Memilih dongeng, juga butuh perhatian khusus. Sebisa mungkin, dongeng yang dipilih tidak terlalu sulit. Pasalnya, untuk anak berumur 1-3 tahun masih belum bisa menangkap keseluruhan isi cerita yang kompleks. Keterbatasan bahasa menjadi penyebab utama hal tersebut terjadi. 

Carilah dongeng anak sebelum tidur yang sederhana. Selain itu, bacakan juga buku dongeng yang di dalamnya memiliki banyak gambar. 

Jika bisa, komposisi gambar harus lebih banyak dibandingkan tulisan. Lebih baiknya lagi, lakukan gerakan maupun mimik sesuai dengan cerita yang dibacakan. 

Hal tersebut sangat bermanfaat untuk memicu ketertarikan si Kecil terhadap cerita yang dibacakan. Jika kamu belum mengetahui dongeng apa saja yang ingin dibacakan, mungkin rekomendasi judul dongeng berikut ini bisa membantumu. 

Dongeng Anak Sebelum Tidur yang Populer Diceritakan

Ada banyak buku dongeng yang tersedia di pasaran. Walaupun banyak, orang tua juga harus menyeleksinya agar menemukan buku dongeng yang menarik bagi si kecil. Kira-kira, apa saja ya buku dongeng yang terbaik untuk diceritakan? Berikut ini rekomendasinya untuk kamu pertimbangkan.

1.Si Kelinci yang Sombong dan Kura-kura

Rekomendasi pertama yakni dongeng dengan judul Si Kelinci yang Sombong dan Kura-kura. Dongeng ini menceritakan tentang seekor kelinci yang merasa dirinya hewan yang memiliki kemampuan berlari paling cepat. 

Ia bersikap sombong terhadap hewan lainnya. Dan pada suatu hari, kelinci menantang kura-kura untuk lomba lari. 

Kura-kura yang memiliki sifat rendah hati, akhirnya menerima ajakan dari kelinci. Tapi, kura-kura masih belum tahu maksud buruk di belakang ajakan si kelinci. 

Pada satu sisi, kelinci sudah yakin menang. Ia sangat semangat hingga mengabarkan lomba lari ini ke seluruh hutan. 

Pada hari diselenggarakannya lomba, kelinci memang sangat cepat. Lantaran sombong, ia menghabiskan waktu untuk tidur di perlombaan. 

Di sinilah kura-kura mengambil kesempatan untuk memenangkan lomba. Dengan langkahnya yang pelan, sedikit demi sedikit kura-kura berlari menuju garis finish. 

Akhirnya, kura-kura yang menang walaupun kelinci sudah menyusulnya. Jarak yang ada terlampau jauh untuk dikejar. Pesan yang dibawa cerita ini, yakni tidak boleh meremehkan kemampuan dari siapapun serta harus tekun jika ingin meraih kemenangan. 

2.Singa dan Tikus

Rekomendasi dongeng anak sebelum tidur selanjutnya yakni Singa dan Tikus. Dongeng ini bercerita tentang seekor tikus yang usil terhadap singa. Secara sengaja, tikus membangungkan singa yang tertidur pulas. Namun, singa sangat marah ketika terbangun dan ingin segera memakan si tikus. 

Tapi, dengan kebesaran hati singa, ia memaafkannya lalu membebaskan tikus. Tikus sangat berterima kasih atas hal ini lalu berjanji, bahwa suatu waktu ia akan membalas kebaikan dari singa. 

Hingga pada suatu ketika, singa terperangkap jerat pemburu. Singa sangat takut karena akan dibunuh. Singa menangis semalaman. Tapi tikus yang mendengar suara tangisan singa, langsung datang. Ingat kebaikan dari singa, tikus membantu melepaskan jeratan dengan menggigit jaring yang menjerat singa hingga putus. 

Sejak berhasil menolong singa, tikus menjadi teman baiknya. Pesan yang ingin disampaikan dari dongeng ini adalah jangan sampai melupakan kebaikan dari orang lain dan berusaha untuk membalas kebaikan yang pernah dilakukannya. 

Sebenarnya, masih ada banyak lagi dongeng yang bisa dipilih. Misalnya saja, Si Kancil dan Buaya, Kawanan Semut dan Belalang, dan juga Kisah Pohon apel. Tapi, dongeng anak sebelum tidur yang sudah disarankan di atas sudah lebih dari cukup untuk dibaca berulang-ulang hingga si Kecil mengerti pesan-pesan yang disampaikan. 

Cara Terhindar dari Stroke Tanpa Konsumsi Lixiana

Lixiana adalah obat berbentuk tablet yang dapat Anda gunakan ketika mengalami masalah penggumpalan darah yang dapat menyebabkan stroke.

Obat produksi Kalbe Farma juga praktis dikonsumsi bahkan oleh lanjut usia tanpa harus menurunkan dosis.

Perlu diketahui, stroke yang terjadi akibat penggumpalan darah ini merupakan salah satu penyakit kronis yang belakangan menyerang orang-orang di usia muda.

Penyakit ini dapat menyebabkan kelumpuhan saraf bahkan kematian. Mengonsumsi obat antipenggumpalan darah merupakan cara praktis meskipun obat ini tidak bisa lepas dari efek samping pada tubuh. Apalagi obat merupakan obat keras sehingga tidak bisa sembarangan dikonsumsi.

Supaya Anda terbebas dari gejala penyakit stroke dan keharusan mengonsumsi obat, Anda sebenarnya hanya perlu melakukan pencegahan seperti di bawah ini!

Mengetahui faktor risiko stroke

Faktor risiko merupakan salah satu penyebab Anda rentan terkena stroke. Dengan mengetahui faktor risiko ini, Anda bisa melakukan pencegahan seperti yang disarankan dokter setelah didiagnosis.

Adapun faktor risiko seseorang rentan terkena stroke adalah pernah mengalami stroke sebelumnya, hipertensi, punya penyakit jantung, diabetes, kolesterol tinggi, merokok,  gaya hidup yang tidak sehat, usia, jenis kelamin, rasa, dan faktor genetik

Rutin cek tekanan darah

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyebab terjadinya stroke. Apabila demikian Anda disarankan untuk rutin mengecek tekanan darah.

Apabila tekanan darah Anda di atas 140/90, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter dan minum obat terapi yang dapat menurunkan angka kejadian stroke sebesar 35-44%.

Cek jantung

Hal ini diperlukan untuk mengetahui apakah Anda menderita penyakit jantung atau tidak sama sekali.

Biasanya penyakit ini diawali dengan gejala-gejala dada terasa berdebar-debar, irama jantung tidak beraturan, mudah lelah setelah beraktivitas, dan dada kiri terasa sakit yang menjalar pada bahu dan punggung kiri.

Kontrol diabetes

Mengontrol diabetes atau penyakit kencing manis yang disebabkan naiknya kadar gula darah dalam tubuh juga perlu bagi Anda yang ingin mencegah stroke.

Caranya adalah dengan melakukan diet rendah karbohidrat, olahraga, dan konsumsi antidiabetes. Selain itu, jangan lupa untuk rutin mengecek kadar gula darah. Dengan begini Anda tidak perlu repot minum Lixiana.

Turunkan kolestrol

Sebenarnya cara ini cukup mudah dilakukan jika Anda benar-benar berniat mencegah stroke. Caranya adalah dengan mengatur pola makan, perbanyak konsumsi makanan rendah lemak, sayur, dan buah.

Selain itu, Anda perlu berolahraga supaya efektif menurunkan kolestrol, dan minum obat penurun kolesterol jika diperlukan.

Berhenti merokok

Menghentikan aktivitas merokok juga merupakan salah satu cara untuk menghindarkan Anda dari stroke.

Diketahui merokok dapat mempercepat penggumpalan dan pengentalan darah yang menyebabkan stroke.

Untuk bisa menghentikan merokok ini memang sulit dan butuh motivasi kuat dari diri sendiri dan lingkungan namun jika Anda niat, pasti bisa dilakukan.

Kurangi stres dan rajinlah berolahraga

Stres akibat tekanan dalam kehidupan juga berkontribusi besar dalam menimbulkan stroke pada diri Anda.

Stres yang ada bisa memengaruhi kondisi tubuh sehingga Anda dapat dengan mudah terserang stroke.

Karena itu, Anda perlu berpikir positif terhadap segala sesuatu serta melakukan relaksasi yang bisa Anda lakukan melalui yoga, meditasi, dan berolahraga.

Olahraga selain sebagai media relaksasi juga akan membuat diri Anda bugar selalu, dan Anda tidak akan mudah terserang penyakit termasuk stroke sehingga tidak perlu repot meminum Lixiana hanya untuk mencegah penggumpalan darah akibat penyakit tersebut.

Kurangi Risiko Limbung dengan Melakukan Cara Sederhana Ini

Senior dengan kecelakaan jatuh dan pinggul menghantam tanah.

Limbung biasa dikaitkan dengan hilangnya kesimbangan tubuh sehingga jalan tidak stabil dan tubuh sering terjatuh. Ada beberapa cara agar Anda tidak mudah mengalami limbung.”

Limbung adalah suatu kondisi di mana seseorang secara tiba-tiba mengalami kehilangan keseimbangan. Biasanya, kondisi ini akan dikaitkan dengan adanya permasalahan pada sinyal yang berasal dari telinga menuju ke otak. Sinyal itulah yang mampu mengontrol rasa keseimbangan dan juga kesadaran seseorang.

Banyak orang yang beranggapan bahwa limbung dikaitkan dengan permasalahan usia lanjut, padahal banyak juga orang di usia 20-an mengalami limbung ini. Jadi, limbung bukanlah suatu penyakit pada usia tertentu.

Penyebab limbung

Munculnya limbung pada saat Anda berdiri atau berjalan bisa disebabkan oleh banyak faktor. Beberapa di antaranya, yaitu:

  • Adanya masalah telinga bagian dalam
  • Cedera kepala
  • Diabetes 
  • Efek samping suatu obat
  • Fistula perilimfe
  • Flu
  • Gangguan afektif
  • Gangguan musculoskeletal
  • Gangguan neurologis
  • Infeksi dan penyakit metabolik
  • Infeksi telinga
  • Kelainan sensorik
  • Ketidakseimbangan zat kimiawi di otak
  • Kondisi kejiwaan
  • Kondisi neurologis
  • Mabuk karena perjalanan
  • Neuroma akustik
  • Neuronitis vestibular
  • Penuaan
  • Penyakit jantung
  • Penyakit Meniere
  • Radang sendi
  • Sindrom Mal de Debarquement
  • Sirkulasi darah yang tidak lancar
  • Stroke
  • Tekanan darah, baik tinggi maupun rendah
  • Tumor 
  • Vertigo 

Pada umumnya, bila limbung terjadi disertai dengan beberapa gejala serius lainnya, seperti sulit bernapas, pusing, jatuh dan cedera, dan lainnya, maka Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Begitu pula bila jika limbung secara terus menerus terjadi, Anda bisa melakukan konsultasi dan dibarengi dengan tindakan yang bisa menjaga tubuh Anda tetap berdiri aman sehingga risiko cedera bisa diminimalisir.

Cara sederhana melatih keseimbangan tubuh

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk melatih keseimbangan tubuh agar Anda tidak terlalu sering mengalami limbung. Cara-cara ini bisa Anda lakukan di dalam rumah dengan mudah.

1.Perhatikan konsumsi obat-obatan

Seperti yang sudah disebutkan, bahwa ternyata efek samping suatu obat pun bisa membuat Anda menjadi limbung. Oleh karena itu, Anda bisa mengatur kembali konsumsi obat-obatan, seperti antidepressan, penghilang rasa sakit, dan juga antihistamin.

2.Menjaga kesehatan telinga

Cara selanjutnya yang bisa mengurangi risiko limbung adalah dengan menjaga telinga Anda dalam keadaan sehat. Sebab, jika terjadi infeksi pada telinga maka bisa menyebabkan fungsi vestibular mengalami masalah. 

Fungsi vestibular yaitu suatu sistem yang terletak di telinga dalam yang bertugas menjaga keseimbangan tubuh dan orientasi spasial. Oleh karena itu, jika telinga Anda merasa nyeri atau gejala lain, segera hubungi dokter agar mendapat penangangan sedini mungkin.

3.Melakukan latihan kekuatan

Latihan kekuatan adalah cara mudah selanjutnya yang bisa meningkatkan keseimbangan dan meminimalisir terjadinya limbung. Latihan kekuatan ini disarankan untuk usia berapapun asal disesuaikan dengan kemampuan otot masing-masing.

Sebuah studi telah membuktikan bahwa dengan melatih dan meningkatnya kekuatan tubuh bagian bawah bisa memperbaiki keseimbangan tubuh dan menjaga kesehatan neurologis.

4.Berdiri dengan satu kaki

Sudah banyak diketahui bahwa dengan melakukan latihan berdiri kaki satu bisa melatih keseimbangan secara perlahan. Maka, lakukanlah latihan ini secara rutin dan berdirilah selama beberapa detik pada masing-masing kaki.

5.Naik turun tangga

Latihan mengurangi risiko limbung ini sangat sederhana karena Anda hanya membutuhkan beberapa anak tangga dan melakukan gerakan naik turun tangga secara berulang. Dengan melakukan latihan ini, Anda akan membangun kestabilan di badan bagian bawah Anda, sekaligus akan memperkuat lutut.

6.Latihan bodyweight

Lunges dan squat adalah contoh jenis olahraga yang masuk ke dalam bodyweight ini. Bila Anda melakukan dua gerakan tersebut secara rutin, maka tidak hanya meningkatkan keseimbangan tubuh dan mengurangi risiko limbung, latihan tersebut juga akan membuat tubuh Anda menjadi lebih kuat dan meningkatkan jangkauan gerak.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari terjadinya limbung. Perlu Anda ketahui, bahwa limbung tidak memiliki pengobatan khusus. Limbung bisa diobati sesuai dengan masalah kondisi kesehatan yang mendasarinya.

Begitu pula dengan tindakan pencegahan. Secara umum limbung juga akan sulit dicegah, yang bisa Anda lakukan adalah menjaga tekanan darah agar tetap stabil, dengan cara perbanyak minum air putih, menghindari konsumsi alkohol, olahraga secara teratur, mengurangi asupan garam, dan lainnya.

Perbedaan Osteopenia dengan Osteoporosis

Jika berbicara mengenai penyakit atau gangguan kesehatan terkait tulang, mungkin kamu sudah familiar dengan istilah osteoporosis. Tapi bagaimana dengan osteopenia?

Kedua kondisi ini memang sama-sama bisa membuat tulang lebih lemah dan rentan mengalami beberapa kondisi seperti patah tulang atau perubahan postur tubuh menjadi bungkuk.

Tapi sebenarnya kedua kondisi ini memiliki beberapa perbedaan. Keduanya juga membutuhkan penanganan dan tindakan yang berbeda. Lalu, apa saja sih perbedaannya? Simak rangkumannya di artikel berikut ini ya!

Definisi

Untuk mengetahui perbedaannya, kita pahami dulu definisi dari kedua istilah ini. Osteopenia adalah kondisi penipisan massa tulang. Ini bukanlah penyakit, dan umumnya tidak dianggap sebagai kondisi parah.

Namun massa tulang yang rendah bisa menjadi faktor risiko osteoporosis. Osteoporosis adalah penyakit tulang rapuh yang ditandai dengan hilangnya massa tulang. Penyebabnya mulai dari kekurangan kalsium vitamin D, magnesium, serta vitamin dan mineral lainnya. 

Apabila tidak ditangani, osteoporosis dapat menyebabkan banyak masalah, Mulai dari penurunan tinggi badan, punggung bungkuk, dan nyeri hebat. Penipisan massa tulang biasanya mulai terjadi pada orang di atas usia 35 tahun.

Jadi sebenarnya kedua kondisi ini saling terkait satu sama lain. Osteoporosis adalah perkembangan yang lebih serius dari osteopenia. Saat kepadatan tulang menurun, struktur seperti sarang lebah di dalam tulang menjadi lebih keropos. 

Diagnosis

Kedua kondisi ini bisa diketahui melalui tes kepadatan mineral tulang atau BMD (Bone Mineral Density). Tes BMD dapat mengukur tingkat mineral seperti kalsium di tulang kamu.

Metode yang digunakan adalah Dual Energy X-ray Absorptiometry atau DEXA. Pemindaian ini dilakukan menggunakan sinar-x berenergi rendah dengan radiasi yang jauh lebih sedikit daripada sinar-x standar.

Dari sini dokter dapat menilai kadar kalsium dalam tulang kamu. Hasilnya diukur sebagai “skor” dan dibandingkan dengan individu yang sehat.

Kamu dikatakan memiliki osteopenia apabila mendapatkan skor yang lebih rendah dari normal yakni antara -1 dan -2,5. Sementara kamu dikatakan mengalami osteoporosis apabila mendapat skor lebih rendah dari -2,5.

Faktor risiko

Tidak semua orang akan mengalami salah satu atau kedua kondisi ini. Namun, apabila kamu memiliki beberapa faktor di bawah ini, maka risiko kemungkinannya lebih besar:

  • Jenis kelamin: perempuan memiliki risiko lebih besar ketimbang pria. Ini terjadi karena perempuan punya massa tulang yang lebih rendah. Selain itu massa tulang juga bisa menurun saat menopause dan produksi hormon estrogen berkurang.
  • Ras: perempuan dari ras Asia dan Kaukasia, utamanya mereka yang bertulang kecil berisiko tinggi mengalami penipisan massa tulang
  • Gen: jika kamu memiliki keluarga dengan riwayat penyakit ini maka kamu 50-85 persen lebih berisiko mengalaminya di masa depan
  • Usia: orang berusia di atas 50 tahun memiliki risiko lebih tinggi
  • Gaya hidup: pola makan yang rendah kalsium dan vitamin D, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol dan kafein berlebih, serta kebiasaan kurangnya aktivitas fisik bisa berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit ini
  • Kondisi medis: beberapa penyakit seperti hiperparatiroidisme, hipertiroidisme, dan sindrom Cushing, dapat menyebabkan keropos tulang
  • Penggunaan obat tertentu: seperti obat prednison atau fenitoin juga bisa picu pengeroposan tulang

Untuk mencegah penipisan massa tulang kamu harus mulai dengan perbaikan gaya hidup. Mulai dari pola makan tinggi vitamin D dan kalsium, serta rutin berolahraga.

Selain itu, hindari semua faktor risiko yang memang bisa kamu kontrol, dan lakukan tes BMD sedini mungkin. Itu dia rangkuman soal perbedaan osteopenia dan osteoporosis. Semoga bermanfaat!

Gejala dan Pengobatan Penyakit Saraf Klonus

Ada banyak masalah kesehatan yang membahayakan tetapi orang-orang tidak menyadarinya. Salah satunya seperti penyakit saraf yang bernama Klonus. Penyakit ini harus segera dikenali karena berkaitan erat dengan sistem saraf pada tubuh. Penyakit ini sebisa mungkin harus dideteksi karena berkaitan dengan gangguan pada saraf. Gangguan tersebut diakibatkan otot yang berkontraksi tanpa rasa sadar. Ketika hal ini terjadi, maka akan ada gerakan tubuh yang tidak bisa dikendalikan, memiliki irama tertentu dan gemetar. Pengidap klonus biasanya akan merasakan adanya kontraksi secara berulang dan cepat.

Kontraksi akibat Klonus  berbeda dengan kontraksi otot yang sering terjadi. Anda bisa melihat gejalanya pada anggota tubuh bagian otot lutut dan juga pergerakan kaki. Penyebab umumnya adalah peregangan otot yang sangat berlebihan. Masalah saraf ini juga bisa meluas ke anggota tubuh lain seperti jari, rahang, tangan dan juga siku. Ketika kontraksi otot terus terjadi, maka  menyebabkan otot jadi lelah dan sulit digunakan lagi.

Diagnosis Penyakit Klonus

1.Pemeriksaan Fisik

Diagnosis penyakit klonus dapat dideteksi melalui pemeriksaan fisik. Ketika proses ini dilakukan, Anda diminta untuk melenturkan bagian kaki dengan cepat. Sehingga gerakan ini bisa memengaruhi jari-jari pada kaki mengarah ke sisi atas sehingga otot mudah diamati. Selain itu, gerakan ini juga memancing denyut pada otot kaki secara terus menerus jika memang ada Klonus pada otot Anda. Namun diagnosis tidak cukup hanya dengan pemeriksaan fisik saja, melainkan diperkuat dengan beberapa pemeriksaan lainnya.

2.MRI

Proses MRI merupakan tahapan lanjut untuk meyakinkan diagnosis apakah otot saraf benar-benar mengalami masalah atau tidak. MRI dapat memperkuat dugaan awal setelah proses pengecekan pada fisik dan otot.

3.Tes Darah

Ketika otot kaki berdenyut dengan cepat dan berirama, maka dokter akan memeriksa kemungkinan  apakah ada masalah kesehatan lainnya.  Proses pemeriksaan bisa dilakukan dengan melakukan tes darah. Dari pengecekan ini bisa disimpulkan apakah Anda menderita  Klonus atau disertai penyakit lainnya.

Untuk pemeriksaan lebih serius,  biasanya dokter meminta untuk pengambilan sampel cairan pada tulang belakang, serta tes keseimbangan dan koordinasi. Proses tersebut dilakukan untuk memperkuat diagnosis penyakit klonus.

Macam-macam Pengobatan Klonus

1.Obat-obatan

Klonus dapat diatasi dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Misalnya, obat penenang dan pelemas otot agar gejala kontraksi bisa mereda. Selain itu, pengobatan juga dilakukan dengan mengonsumsi baclofen, dantrolen, tizanidine, gabapentin, diazepam dan juga klonazepam. Namun, pengobatan harus berdasarkan diagnosis dan resep dari dokter.

2.Perawatan Di Rumah

Meredakan gejala klonus dapat diatasi dengan perawatan di rumah berupa mandi air hangat, kompres area otot dan juga yoga. Untuk mendukung penyembuhan, Anda bisa mengonsumsi  suplemen magnesium berdasarkan resep dokter.

3.Terapi Fisik

Terapi fisik bisa membantu melatih otot supaya normal kembali. Gerakan  fokus pada pergelangan kaki dan tangan. Namun, jangan terlalu beraktivitas yang berat sebab istirahat yang cukup juga diperlukan. 

4.Suntik Botox

Suntik Botox memiliki tujuan agar otot yang berkontraksi rutin bisa diredakan. Sayangnya, cara ini hanya bertahan beberapa waktu saja dan disuntik secara rutin.

5.Operasi

Jika ingin sembuh total, pengobatan klonus bisa mengambil solusi berupa operasi bedah. Dengan bantuan dokter maka saraf yang mengalami gerakan tidak normal dapat dihilangkan secara permanen.

Klonus merupakan masalah saraf yang cukup mengganggu dan membahayakan. Jika mengalami beberapa gejalanya, segera lakukan pemeriksaan supaya mendapatkan diagnosis dan pengobatan  yang tepat.