Cara Menghilangkan Bau di Ketiak dengan Mudah

Cara Menghilangkan Bau di Ketiak

Semua orang tentu ingin menjaga tubuhnya tetap segar dan beraroma sedap sepanjang hari. Bau ketiak akan mengganggu aktivitas Anda karena menyebabkan rasa tidak percaya diri. Tapi, hal ini bisa Anda atasi dengan cara menghilangkan bau di ketiak.

Untuk bisa mengatasi bau pada ketiak, Anda perlu terlebih dahulu memahami apa yang menyebabkan ketiak mengeluarkan aroma tak sedap. Dengan begitu, upaya yang Anda lakukan untuk mengatasinya pun akan semakin efektif. 

Penyebab bau di ketiak

Pada dasarnya, tubuh Anda dipenuhi dengan kelenjar keringat. Keringat memiliki fungsi penting untuk membantu Anda mendinginkan tubuh.

Kelenjar keringat yang ada pada area ketiak disebut dengan kelanjar apokrin. Jenis kelenjar ini terdapat pada area tubuh yang ditumbuhi rambut. 

Kelenjar apokrin bekerja di bawah tekanan, dengan mengeluaran cairan tak berbau. Akan tetapi, ketika cairan mulai bersentuhan dengan bakteri yang menempel di kulit Anda, cairan ini akan menimbulkan bau.

Biasanya, kelenjar ini mulai bekerja ketika anak memasuki masa pubertas. Karena itu, Anda mungkin tidak bisa mencium bau ketiak pada anak-anak.

Cara menghilangkan bau di ketiak

Kemunculan bau di ketiak adalah hal yang wajar. Akan tetapi, Anda mungkin tetap ingin menghilangkannya karena menimbulkan ketidaknyamanan.

Ada beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi kemungkinan munculnya bau. Berikut ini cara menghilangkan bau di ketiak:

  • Mandi secara teratur

Bau ketiak bisa muncul karena cairan keringat terkena bakteri pada tubuh. Bakteri akan semakin banyak ketika Anda jarang mandi.

Karena itu, penting bagi Anda untuk mandi secara teratur jika ingin menghilangkan bau di ketiak. Kemudian, setelah mandi, segera ganti pakaian Anda ke pakaian yang bersih.

  • Mencuci baju secara teratur

Bukan hanya tubuh Anda saja yang harus rajin dibersihkan. Pakaian yang Anda kenakan pun juga harus dibersihkan secara teratur, khususnya jika sudah terkena keringat.

Memakai kembali pakaian yang sudah kotor hanya akan menimbulkan penumpukan bakteri. Meski sudah mandi pun, tubuh Anda akan kembali menjadi kotor, sehingga menimbulkan bau ketiak ketika berkeringat.

  • Menghindari makanan pedas

Percaya atau tidak, makanan pedas juga berkontribusi dalam menyebabkan bau tak sedap di tubuh. Karena itu, salah satu cara menghilangkan bau di ketiak adalah dengan menghindari makanan pedas.

Makan pedas berpotensi membuat keringat yang dikeluarkan oleh tubuh menjadi lebih berbau dan menyengat. Bila terkena dengan bakteri pada kulit, bau tak sedap ini tentu akan semakin parah.

  • Menggunakan deodoran

Deodoran adalah salah satu cara paling efektif untuk mengatasi bau di ketiak. Sayangnya, tidak semua deodoran memiliki kandungan yang cocok untuk tubuh Anda. 

Anda mungkin perlu melakukan eksperimen beberapa kali terhadap deodoran yang berbeda-beda. Setelah itu, barulah Anda bisa mengetahui jenis deodoran mana yang paling efektif sebagai cara menghilangkan bau di ketiak Anda. 

  • Kenakan pakaian yang longgar

Pakaian yang ketat semakin meningkatkan risiko aroma tak sedap di tubuh, khususnya di area ketiak. Sebaiknya, kenakan pakaian yang longgar agar bau tidak semakin menyengat.

Pilihlan pakaian dengan bahan katun, linen, dan campuran. Bahan-bahan ini mampu menyerap kelembaban, sehingga tubuh Anda tetap dingin dan bisa bernapas dengan baik.

Itulah beberapa cara menghilangkan bau di ketiak yang bisa Anda coba. Ingatlah untuk selalu memperhatikan aroma tubuh Anda dengan menjaga kebersihan tubuh.

Pemeriksaan Komorbid Penting di Tengah Masa Pandemi Covid-19

Angka penularan virus corona di Indonesia belum juga melandai, malah cenderung terus naik. Kondisi ini termasuk jumlah kematian yang terjadi. Perlu diketahui bahwa hampir seluruh kematian covid-19 disertai oleh komorbid. Artinya, pemeriksaan komorbid punya peran vital dalam rangka upaya pencegahan penularan virus corona.

Komorbiditas adalah istilah lain untuk “penyakit penyerta”. Dalam dunia kedokteran, istilah tersebut menggambarkan kondisi bahwa ada penyakit lain yang dialami selain dari penyakit utamanya. Sementara selama ini, kita mengenal istilah komplikasi. Baik komplikasi maupun komorbiditas memiliki arti yang sama.

Dalam situasi pandemi corona, komorbiditas ini seperti musuh dalam selimut. Orang-orang berkomorbid, selain jadi lebih rentan terpapar, juga memiliki risiko mengalami gejala yang parah apabila positif corona. Beberapa komorbiditas yang tercatat perlu diwaspadai dalam situasi ini adalah hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, penyakit ginjal, dan penyakit hati.

Jika seseorang sudah mengetahui kondisi dan riwayat kesehatan mereka sebelumnya, mungkin mereka jadi lebih bisa meningkatkan kewaspadaan. Nah, masalahnya adalah mereka yang tidak pernah tahu ada apa di dalam tubuhnya. Ini layaknya bom waktu, sebab mungkin selama ini mereka merasa baik-baik saja, tetapi ketika terpapar virus corona, baru diketahui bahwa ada penyakit bawaan sehingga penanganannya jadi lebih sulit.

Sebagai langkah antisipasi, penting sekali bagi tiap-tiap individu melakukan pemeriksaan komorbid di tengah situasi pandemi virus corona seperti saat ini. Jangan sampai terlambat ketika situasinya sudah terlampau rumit.

Sebenarnya, tidak ada prosedur medis yang secara khusus dilakukan untuk memeriksa komorbid dalam rangka pencegahan covid-19. Prosedur yang dijalani tak lain adalah pemeriksaan masing-masing komorbid itu sendiri. Maksudnya, seperti pemeriksaan khusus diabetes—dengan beragam prosedur, termasuk sampelnya—atau pemeriksaan hipertensi pada umumnya.

Akan tetapi, di fasilitas kesehatan, ketika seseorang datang dengan maksud dan tujuan khusus melakukan pemeriksaan komorbid, tenaga medis akan mengambil sampel darah vena Anda untuk kemudian dilakukan uji di laboratorium. Dari sampel darah tersebut kemudian akan dilakukan berbagai macam pengujian, seperti:

  • Profil lemak;
  • Fungsi hati;
  • Fungsi ginjal;
  • Uji karbohidrat;
  • Tensi darah;
  • Darah lengkap.

Kendati telah melakukan pemeriksaan komorbid, tidak ada jaminan seseorang bakal terbebas dari virus corona. Mereka, baik yang memiliki komorbiditas ataupun yang tidak, tetap wajib melaksanakan protokol kesehatan yang berlaku.

Khusus mereka yang berkomorbid, selanjutnya, harus melakukan tiga hal rutin yang pasti sudah diingatkan oleh dokter yaitu jaga terus asupan makanan dan minuman, tetap jalani kebiasaan sehat, dan tetap rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter.

Mungkin, beberapa tips di bawah ini perlu diketahui bagi mereka yang baru melakukan pemeriksaan komorbid dan hasilnya menunjukkan bahwa mereka berpotensi besar mengalami gejala parah apabila terpapar covid-19:

  • Para pemilik komorbid diimbau agar di rumah saja jika tidak ada kepentingan mendesak untuk keluar rumah;
  • Tingkatkan daya tahan tubuh sebaik mungkin dengan makan makanan yang bergizi, hindari gula, garam dan lemak yang berlebihan. Bila diperlukan, konsumsi suplemen atau multivitamin, tetapi harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu;
  • Selalu jaga jarak minimal 1 sampai 2 meter dan hindari kerumunan atau keramaian;
  • Sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik. Jika tidak memungkinkan gunakan hand sanitizer yang mengandung 60 persen alkohol;
  • Gunakan masker dengan baik dan benar jika harus keluar rumah;
  • Hindari menyentuh wajah, hidung, mata, dan mulut jika belum mencuci tangan;
  • Upayakan aktivitas fisik 30 menit per hari atau sesuai dengan saran dokter;
  • Tidur cukup yakni 6-8 jam dengan kualitas tidur yang baik;
  • Jika Anda stres bingung dan takut, bicarakan pada orang yang dikenal dan dipercaya agar dapat saling membantu dan menguatkan.

Kiranya itulah beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk terhindar dari kemungkinan tertular dan/atau kemungkinan menderita gejala berat ketika terpapar virus corona, selain melakukan pemeriksaan komorbid.

Sakit Kepala Berdenyut, Apa Yang Perlu Dilakukan?

Setiap orang dihimbau untuk menerapkan pola hidup yang sehat supaya terhindar dari risiko seperti sakit kepala. Sakit kepala berdenyut dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada kepala. Kondisi tersebut juga dapat mengganggu aktivitas manusia sehari-hari.

Penyebab Sakit Kepala

Sakit kepala berdenyut dapat timbul secara berulang kali. Sakit kepala berdenyut terjadi karena pelebaran pembuluh darah yang mencoba meningkatkan aliran darah kepala. Kondisi tersebut dapat terjadi di berbagai sisi kepala.

Selain itu, sakit kepala berdenyut terjadi karena beberapa faktor berikut:

  • Migrain

Migrain merupakan sakit kepala yang terjadi pada satu sisi. Ada beberapa faktor yang dapat membuat seseorang mengalami migrain, antara lain dehidrasi, makanan tertentu, suara yang keras, dan faktor cuaca. Migrain juga dapat timbul secara berulang kali.

Migrain tidak hanya menyebabkan sakit kepala berdenyut, namun kondisi tersebut juga dapat menyebabkan seseorang bersin, batuk, nyeri, mual, dan muntah.

  • Sinusitis

Sinusitis merupakan faktor lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami sakit kepala berdenyut. Sinusitis menyebabkan pembengkakan atau penyumbatan pada bagian sinus sehingga dapat memicu rasa nyeri pada beberapa bagian kepala.

  • Neuralgia oksipital

Neuralgia oksipital merupakan kondisi yang juga perlu diwaspadai, karena dapat menyebabkan sensasi terbakar dan berdenyut dari dasar tengkorak yang akan menyebar ke seluruh kulit kepala.

  • Penggunaan kafein

Jika Anda sering mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein, maka Anda akan kecanduan terhadap kandungan tersebut. Jika Anda mengurangi atau berhenti mengkonsumsi minuman tersebut, maka sejumlah gejala akan timbul, antara lain kurang bertenaga, merasa ngantuk, sakit kepala berdenyut, sulit berkonsentrasi, nyeri otot, mual, dan muntah.

  • Penggunaan alkohol

Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan tidak hanya menyebabkan penurunan kesadaran atau mabuk, namun juga dapat memperbesar dan menimbulkan iritasi pada pembuluh darah di otak dan jaringan sekitarnya sehingga dapat menyebabkan sakit kepala.

Penggunaan alkohol secara berlebihan juga dapat menimbulkan gejala lain berupa penurunan nafsu makan, tubuh terasa sensitif, lemas, diare, dan mual.

Cara Mengatasi Sakit Kepala

Jika Anda mengalami sakit kepala berdenyut dan ingin mengobati kondisi tersebut, Anda dapat mencoba beberapa cara di bawah:

  • Mengkonsumsi obat

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah mengkonsumsi obat pereda sakit kepala seperti paracetamol dan ibuprofen. Sebelum mengkonsumsi obat tersebut, Anda sebaiknya baca aturan pemakaiannya.

  • Mengkonsumsi air putih

Anda juga perlu mengkonsumsi air putih setiap hari dalam jumlah yang cukup. Kurangnya air putih tidak hanya menyebabkan dehidrasi, namun juga dapat mengurangi konsentrasi manusia dan menyebabkan sakit kepala.

  • Mengkonsumsi makanan sehat

Anda perlu mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi untuk mencegah risiko pada tubuh seperti sakit kepala. Anda dapat mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan untuk mendukung kondisi tubuh Anda.

  • Mengatur pola tidur

Setiap orang perlu tidur setidaknya 6 jam sehari. Jika Anda kekurangan tidur, maka Anda tidak dapat berkonsentrasi dengan baik dan mengalami sakit kepala.

  • Jangan mengkonsumsi alkohol atau kafein

Anda jangan mengkonsumsi alkohol atau kafein secara berlebihan, karena kedua minuman tersebut dapat menimbulkan berbagai gejala sehingga dapat membuat Anda sulit berkonsentrasi.

Jika Kondisi Memburuk

Jika Anda mengalami sakit kepala yang cukup parah, Anda dapat menghubungi dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami.
  • Daftar riwayat medis (jika diperlukan).

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter akan menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala tersebut terjadi?
  • Berapa lama gejala tersebut terjadi?
  • Apakah Anda memiliki kebiasaan tertentu sehingga Anda mengalami sakit kepala?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis seperti CT scan atau MRI. Setelah itu, dokter dapat memberikan pengobatan terhadap kondisi tersebut, dan Anda perlu melakukan cara-cara yang dapat mencegah sakit kepala seperti tidak mengkonsumsi alkohol secara berlebihan.

Kesimpulan

Sakit kepala berdenyut merupakan kondisi yang perlu diwaspadai, karena dapat mengganggu konsentrasi manusia. Untuk mengobati sakit kepala berdenyut, cara-caranya sederhana, namun Anda perlu melakukannya secara rutin untuk mencegah risiko tersebut terjadi lagi. Untuk informasi lebih lanjut tentang sakit kepala, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Tak Bisa Diremehkan, Ini Manfaat Ketela Jepang

Ketela Jepang sejatinya merupakan jenis gulma. Meskipun demikian, nyatanya manfaat ketela Jepang sudah terkenal dari dulu. Tanaman yang tumbuh subur di utara Asia dan Eropa ini kerap diseduh menjadi teh untuk menjaga kesehatan tubuh sejak dahulu kala. 

Tingginya antioksidan yang ada pada tanaman inilah yang membuat ketela Jepang kaya khasiat. Anda bisa merasakan manfaat ketela Jepang dengan mengonsumsinya sebagai makanan sumber karbohidrat maupun dengan menjadikannya bubuk teh seperti dalam pengobatan-pengobatan tradisional. 

Sebenarnya, apa saja manfaat dari tanaman yang satu ini? Berikut ini adalah beberapa khasiat ketela Jepang sehingga Anda tidak boleh memandang remeh tumbuhan yang satu ini. 

  1. Menurunkan Demam 

Sejak zaman dahulu, akar ketela Jepang kerap dijadikan teh untuk meningkatkan imunitas tubuh melawan serangan virus dan bakteri. Fungsi dari tanaman ini sangat ampuh dalam menurunkan demam dan bisa digunakan baik oleh anak maupun orang dewasa. 

  1. Meredakan Peradangan 

Ketela Jepang mengandung antioksidan yang mampu meredakan gejala peradangan pada tubuh Anda. Bahkan dalam sebuah kajian yang dilakukan pada tahun 2014, terbukti salah satu manfaat ketela Jepang adalah meringan gejala peradangan pada pasien-pasien osteoarthritis. Ini merupakan kondisi adalah peradangan kronis pada sendi akibat kerusakan pada tulang rawan. 

  1. Memperlancar Buang Air Kecil 

Sulit membuang urine sangatlah tidak nyaman. Anda bahkan akan merasakan sakit di bagian saluran cerna hingga kemih jika menemui masalah yang satu ini. Ketela Jepang sendiri memiliki sifat diuretic yang bisa membantu Anda menghilangkan air berlebih dari tubuh. Anda pun akan lancar buang air kecil. 

  1. Mengontrol Tekanan Darah 

Dalam sebuah studi ditemukan fakta, ketela Jepang dapat membantu seseorang mengontrol tekanan darahnya sehingga tidak mudah melonjak tinggi. Karena alasan inilah, ketela Jepang kerap dicampurkan dalam sup daging yang umumnya bisa membuat tekanan darah meningkat. Manfaat ketela Jepang yang satu ini dapat terjadi karena tanaman akar tersebut mampu menyeimbangkan lemak makanan. Tekanan darah yang terkontrol tentunya menguntungkan Anda. Pasalnya, berbagai penyakit serius dapat bermula dari tekanan darah tinggi, mulai dari penyakit jantung sampai stroke. 

  1. Mencegah Kanker 

Sifat antioksidan dan anti inflamasi yang dibawa ketela Jepang sangat bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan sel kanker pada tubuh Anda. Penyebab kanker sendiri adalah paparan radikal bebas. Antioksidan dalam ketela Jepang mampu menjadi tameng untuk menghindarkan tubuh dari bahaya paparan berbahaya tersebut. Bahkan menurut sebuah penelitian pada tahun 2016, ditemukan fakta bahwa ketela Jepang mampu memperlambat pertumbuhan kanker payudara. 

  1. Menurunkan Gula Darah 

Manfaat ketela Jepang sangat bisa dirasakan oleh penderita diabetes. Soalnya, tanaman yang tumbuh subur di utara Asia ini bisa mengurangi kadar gula darah dalam tubuh. Hanya saja untuk memperoleh manfaat ketela Jepang yang satu ini, Anda tidak bisa mengonsumsinya secara sembarangan. Cara penyajian terbaik agar ketela Jepang bisa menurunkan gula darah Anda adalah dengan memfermentasinya terlebih dahulu. 

  1. Mengatasi Penyakit Kulit 

Masalah-masalah kulit, seperti eksim sampai psoriasis ternyata bisa diatasi menggunakan ketela Jepang. Manfaat ketela Jepang ini dikarenakan tumbuhan ini memiliki sifat antiperadangan dan antibakteri yang bisa “mematikan” sumber penyakit kulit tersebut. Hanya saja untuk memperoleh khasiat yang satu ini, akan lebih baik jika Anda menjadikan ketela Jepang sebagai masker atau pasta untuk nantinya dioleskan ke bagian kulit yang bermasalah. 

*** 

Manfaat ketela Jepang yang sangat bervariasi bisa jadi membuat Anda ingin segera mengonsumsi tumbuhan akar tersebut sesegera mungkin. Namun ingatlah, ketela Jepang juga memiliki efek samping yang tidak ringan. Jika Anda menderita suatu penyakit atau sedang hamil, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu rencana pengonsumsian ketela Jepang kepada dokter yang menangani Anda.

Olah MPASI Daging Sapi dengan Benar Agar Tetap Bermanfaat dan Bernutrisi

Saat bayi memasuki usia 8 bulan, tubuhnya telah membutuhkan asupan selain Air Susu Ibu (ASI). Pada usia tersebut, Anda telah dapat mulai memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk bayi. MPASI daging sapi cukup direkomendasikan sebab kandungan nutrisinya yang lengkap seperti vitamin, zat besi, kalsium, protein, kalori, dan lainnya. Lalu, hal apa yang perlu diperhatikan ketika mengolah MPASI daging sapi? Berikut penjelasan lengkapnya.

MPASI daging sapi mengandung protein dan zinc yang baik untuk bayi

Tips mengolah MPASI daging sapi 

Cara mengolah MPASI perlu dilakukan dengan benar agar bayi tidak kesulitan ketika makan dan nutrisinya pun tetap terjaga. Dalam mengolah daging sapi khususnya untuk MPASI, Anda perlu memperhatikan beberapa hal seperti berikut ini.  

  • Pilih daging berkualitas

Untuk membuat MPASI daging sapi pastikan Anda menggunakan bahan yang berkualitas. Gunakan daging sapi segar terutama yang baru dipotong. Tandai dengan memperhatikan warna daging ketika membeli. Daging segar berwarna kemerahan dan bersih. Pilih bagian yang tidak berlemak agar lebih mudah dicerna oleh bayi. 

  • Perhatikan tekstur daging 

Tekstur daging sapi merupakan hal penting saat mengolahnya menjadi MPASI. Perhatikan usia bayi sebab tekstur yang dapat diberikan juga berbeda. Pada usia 6-12 bulan, sebaiknya berikan MPASI daging sapi puree dengan tekstur lembut. Setelah usia 12 bulan, Anda dapat memberikan tekstur yang lebih kasar seperti muffin kukus. Bayi akan mulai dapat memakan daging sapi seperti orang dewasa setelah usia 2 tahun. 

  • Perhatikan cara memasak

Cara memasak MPASI daging sapi tidak bisa sembarangan. Daging sapi termasuk makanan yang sulit dicerna sehingga jika cara memasaknya kurang tepat bisa membuat bayi kesulitan saat makan. Selain itu, daging sapi untuk orang dewasa dapat diolah dengan berbagai cara. Sedangkan untuk MPASI, Anda sebaiknya menghindari menggoreng atau membakar daging sapi. Anda lebih disarankan untuk merebus, mengukus, memanggang, atau memasak daging sapi menggunakan slow cooker. Agar mudah memasak daging sapi untuk MPASI, potong daging hingga berukuran kecil.

  • Hindari daging olahan 

Daging sapi yang digunakan untuk MPASI sebaiknya daging segar, bahkan jika memungkinkan berikan daging organik dengan kualitas tinggi. Hindari menggunakan daging olahan sebab terdapat kandungan garam, pengawet, perasa buatan, dan bahan lain yang kurang baik untuk kesehatan bayi. Berbagai daging olahan yang sebaiknya dihindari tersebut seperti sosis atau kornet. 

  • Simpan daging secara tepat

Sisa daging yang belum dimasak perlu disimpan secara tepat sebab hal tersebut berpengaruh pada nutrisinya. Untuk menyimpan daging, sebaiknya Anda meletakkannya ke dalam freezer atau kulkas agar tidak terjadi pembusukan. Catat tanggal daging kadaluarsa agar Anda memakannya sebelum tanggal tersebut. 

Manfaat MPASI daging sapi 

Bahan untuk membuat MPASI sebenarnya cukup beragam. Anda dapat menggunakan daging ayam, ikan, serta aneka sayuran. Akan tetapi, MPASI daging sapi memberikan berbagai manfaat bagi bayi seperti: 

  • Sumber energi bagi bayi.
  • Menjaga daya tahan tubuh sehingga mengurangi risiko bayi terkena diare, malaria, dan pneumonia.  
  • Menjaga kesehatan tulang dan gigi karena kandungan mineral pada daging sapi seperti magnesium, kalsium, dan fosfor. 
  • Menambah berat badan bayi karena adanya kandungan zinc pada daging sapi. 
  • Meningkatkan kecerdasan dengan adanya beberapa nutrisi pada daging sapi seperti kolin, zat besi, vitamin B12, dan vitamin B6. 

Itulah berbagai manfaat serta cara mengolah MPASI daging sapi yang tepat. Pengolahan yang tepat akan membuat nutrisi pada daging tetap terjaga sehingga dapat terserap maksimal oleh bayi. Meski menyehatkan, Anda juga dapat mengganti menu MPASI secara rutin agar bayi tidak bosan. Memberikan makanan yang beragam juga penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Apabila Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai MPASI daging sapi atau kesehatan bayi secara umum, tanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store atau Google Play. 

Manfaat Susu Coklat VS Susu Putih, Manakah yang Lebih Baik untuk Anak-anak?

Saat ini berbagai varian rasa susu beredar di pasaran. Beberapa yang cukup banyak diminati anak-anak yaitu susu coklat dan susu putih. Banyak orang belum menyadari manfaat susu coklat dibandingkan susu putih, atau sebaliknya. Perbedaan keduanya tampak pada warna dan rasa susu. Perbandingan susu coklat dan susu putih mungkin bisa dijadikan pertimbangan saat memilih susu untuk anak Anda.  

Manakah yang lebih baik nutrisinya?

Susu dengan tambahan rasa lebih disukai anak-anak sehingga nutrisi yang dibutuhkan lebih mudah masuk ke tubuh anak-anak. Berdasarkan The Journal School of Nursing, anak-anak lebih menyukai susu coklat dibandingkan susu putih. Susu coklat dipilih sebanyak 57,4%, sedangkan susu putih hanya dipilih oleh 5,4% anak-anak. 

Sumber lain juga menyebutkan bahwa susu coklat memiliki kandungan asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Sedangkan, kalsium, vitamin D, dan vitamin D baik untuk pertumbuhan tulang terutama bagi anak-anak. 

Susu pada umumnya, kaya akan asam amino leusin yang berfungsi membangun dan memelihara kekuatan otot. Selain itu, terdapat pula Conjugated Linoleic Acid (CLA) yaitu sejenis asam lemak omega-6. Sebuah penelitian menujukkan bahwa CLA mampu menurunkan berat badan meskipun tidak sigfnifikan. 

Studi lainnya juga menyebutkan, kandungan gizi mikro susu dengan tambahan rasa serupa dengan susu tawar. Sementara kandungan energinya bervariasi. Faktanya, susu dengan tambahan rasa, termasuk susu coklat, dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak karena lebih disukai. 

Kandungan gula susu coklat vs susu putih

Meskipun kandungan gizi susu coklat hampir sama dengan susu putih, namun Anda perlu memerhatikan kandungan gula di dalamnya. Berdasarkan data Kemenkes tahun 2018, sebanyak 18-19% anak berusia 5-12 tahun di Indonesia mengalami overweight dan obesitas. Pasalnya, anak-anak yang mengalami obesitas akan lebih sulit menurunkan berat badannya kelak ketika dewasa. 

Sebuah studi menyebutkan bawha susu coklat mengandung gula dua kali lebih banyak daripada susu putih. Oleh karena itu, penelitian tersebut menyarankan penghilangan produk susu coklat di kantin-kantin sekolah untuk mengurangi risiko obesitas. Akan tetapi, langkah tersebut masih diperdebatkan karena cukup sulit dilakukan. 

Meskipun demikian, susu dengan tambahan rasa memiliki kandungan gula lebih sedikit jika dibandingkan dengan minuman ringan lainnya. Minuman ringan tersebut biasanya menyumbang lebih dari 40% gula tambahan dan banyak dikonsumsi anak-anak usia 2-18 tahun. Sedangkan susu dengan tambahan rasa hanya menyumbang gula sebesasr 4%. Namun pada dasarnya, jumlah kandungan gula berbeda-beda tiap produk. Lihat label dalam kemasan untuk memastikannya. 

Manfaat susu coklat lainnya

Susu coklat dapat membantu pemulihan sel-sel otot setelah melakukan serangkaian olahraga yang melelahkan. Hal ini disebabkan karena susu coklat mengandung tinggi karbohidrat dan protein sehingga mampu mengisi kembali energi yang hilang sekaligus meregenerasi sel-sel yang rusak saat latihan. Oleh karena itu, susu coklat banyak ditawarkan sebagai produk-produk pemulihan stamina pada atlet. 

Kandungan gizi susu coklat diantaranya karbohidrat, protein, lemak, kalsium, vitamin D, riboflavin, kalium, fosfor, seng, selenium, iodin, magnesium, vitamin A, B1, B6, dan B12. Untuk mengetahui kandungan susu coklat secara pasti, perhatikan label kemasan. Selain itu, sesuaikan dengan kondisi anak. Jika anak dalam kondisi overweight atau obesitas, maka sebaiknya pilih susu sapi tawar atau susu low fat. Keduanya memiliki kandungan energi yang lebih sedikit.

Ketahui, Ini 13 Penyebab Payudara Terasa Gatal

Payudara terasa gatal seringkali menimbulkan ketidaknyamanan. Meski sebenarnya, Anda tidak perlu mencemaskan gatal pada payudara karena sebagian besar merupakan hal yang normal.

Namun, bukan berarti Anda menyepelekan puting gatal. Jika terlalu sering terjadi, gatal juga bisa menjadi penyebab gejala penyakit. Perlu berhati-hati, tapi tak perlu panik juga karena tidak melulu puting gatal selalu dikaitkan dengan penyakit serius itu.

Berikut adalah beberapa alasan umum payudara terasa gatal:

1. Tidak mencuci bra

Anda mungkin memiliki satu atau dua bra yang Anda kenakan lebih sering, dan Anda mungkin hampir tidak pernah mencucinya. Sayangnya, hal ini dapat menyebabkan masalah pada payudara Anda. 

Pakaian kotor, termasuk pakaian dalam, seringkali memiliki bakteri yang dapat mengiritasi kulit sehingga membuat payudara terasa gatal. Jika Anda tidak menjaga kebersihan dengan mencuci pakaian, maka dapat menyebabkan infeksi .

2. Terpapar sinar matahari

Jika Anda baru-baru ini bertelanjang dada di luar ruangan, entah itu di pantai atau di halaman belakang rumah, ini bisa menjadi masalah Anda. 

Kulit payudara Anda sensitif dan mudah terbakar , terutama karena biasanya tidak terpapar sinar matahari. Bersamaan dengan efek samping yang menyenangkan seperti pengelupasan , sengatan matahari dapat menyebabkan rasa gatal yang hebat karena iritasi kulit.

3. Ruam panas

Ruam panas biasanya terjadi ketika keringat terperangkap di bawah kulit Anda, menghalangi pori-pori Anda.

Ruam panas yang terjadi di dada juga dapat menyebabkan payudara terasa gatal. Saat payudara menjadi terlalu panas dan mulai berkeringat, kulit payudara bisa menjadi iritasi, merah, dan gatal,. 

4. Iritasi akibat sabun atau deterjen 

Dermatitis kontak adalah reaksi alergi yang dapat terjadi ketika kulit Anda terpapar sesuatu yang tidak disukainya, dan rasa gatal adalah salah satu penyebab utamanya.

Jika Anda mencuci pakaian dengan detergen biasa atau mengeringkannya dengan seprai pengering, kemungkinan payudara Anda akan keropos dan menjadi gatal. Wangi khususnya sering menjadi penyebab di balik dermatitis kontak alergi, terutama jika Anda sensitif kulit .

Hal yang sama berlaku untuk handuk, seprai jika Anda tidur dengan telanjang, dan pada dasarnya apa pun yang dapat bersentuhan dengan dada Anda, termasuk sabun mandi Anda. 

5. Menderita eksim

Eksim adalah kondisi kulit kronis yang menyebabkan peradangan kering dan gatal yang dapat muncul sebagai ruam bersisik.. Meskipun biasanya memengaruhi area seperti punggung lutut dan lekukan siku, ini juga dapat memengaruhi payudara Anda. 

Jika Anda pernah mengalami payudara terasa gatal untuk sementara waktu dan Anda tidak tahu mengapa, eksim bisa menjadi penyebabnya.

6. Menderita psoriasis

Ada banyak jenis psoriasis, tetapi psoriasis plak adalah yang paling umum. Dengan kondisi ini, sel-sel kulit menumpuk dan membentuk bercak kering, bersisik, dan gatal yang disebut plak, biasanya di area seperti siku, lutut, punggung bawah, dan kulit kepala. 

Sayangnya, seperti eksim, psoriasis juga dapat muncul di atau di bawah payudara Anda. 

7. Kulit sensitif

Bra dibuat dengan berbagai jenis kain, dan beberapa versi dapat menyebabkan iritasi parah pada payudara Anda. 

Kain sintetis, poliester, dan lateks sebagai beberapa penyebab iritasi utama hingga menjadikan payudara terasa gatal. Ini adalah penyebab potensial lain yang harus diperhatikan secara khusus jika Anda memiliki kulit sensitif yang memprotes sedikit pun kain tertentu.

8. Infeksi jamur di bawah payudara 

Infeksi jamur sebenarnya cukup umum terjadi di bawah payudara juga. Kelembapan dapat terperangkap di bawah sana, menciptakan lingkungan yang sempurna untuk pertumbuhan jamur, yang dapat menyebabkan payudara terasa gatal.

Payudara yang gatal akibat kondisi ini, dapat diobati menggunakan salep antijamur yang bisa Anda beli dengan bebas di apotek.  

9. Kulit kering

Penyebab payudara terasa gatal yang satu ini adalah salah satu yang paling sering terjadi. Kulit yang kering, juga akan menyebabkan iritasi pada payudara serta membuat kulit menjadi terlihat sedikit mengelupas.

Beberapa orang memang memiliki kulit kering. Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan pelembab dan sunblock. Simpan pelembap Anda di kulkas, sehingga saat waktunya dioleskan, kulit akan terasa dingin dan rasa gatal akan berkurang.

10. Hamil, baru melahirkan, atau sedang menyusui

Kehamilan, memiliki bayi, dan menyusui semuanya dapat memicu perubahan payudara yang cukup besar yang dapat menyebabkan payudara terasa gatal dan puting gatal.

Perubahan itu dapat menyebabkan stretch mark, yang Dapat menyebabkan gatal pada beberapa orang saat terbentuk. Dan proses menyusui secara khusus dapat menyebabkan puting Anda menjadi kering dan teriritasi sehingga membuat gatal.

11. Menderita hipotiroidisme

Hypothyroidism (tiroid kurang aktif) adalah ketika kelenjar tiroid Anda tidak menghasilkan cukup hormon untuk menjaga tubuh Anda berjalan lancar.

Pada dasarnya tiroid mengatur metabolisme tubuh Anda. Tiroid yang kurang aktif dapat menyebabkan kulit kering yang dapat menyebabkan payudara terasa gatal, selain banyak gejala lain seperti kelelahan, sembelit, rambut menipis, dan detak jantung yang lebih lambat.

12. Sedang minum obat yang menyebabkan kulit gatal

Begitu banyak obat datang dengan daftar panjang efek samping, dan kulit gatal bisa menjadi salah satunya. Ini dapat mencakup hal-hal seperti obat tekanan darah atau bahkan aspirin.

13. Gejala kanker

Meski sangat jarang terjadi, payudara terasa gatal bisa jadi merupakan kanker payudara inflamasi, bentuk penyakit langka namun agresif yang menyerang dermis kulit Anda (lapisan kulit yang terletak di bawah epidermis Anda, lapisan luar kulit).

Kanker payudara inflamasi juga biasanya memiliki gejala lain seperti:

  • ruam;
  • kulit merah
  • kulit meradang yang terasa panas saat disentuh 

Mencegah Payudara terasa Gatal

Payudara terasa gatal sebagian besar memang bukanlah masalah serius, tetapi bisa dicegah dalam beberapa kasus. Beberapa cara agar terhindar dari payudara terasa gatal diantaranya:

  • cuci bra secara teratur
  • menjauhkan produk beraroma dari payudara Anda akan membantu menurunkan kemungkinan payudara gatal akan terjadi pada Anda
  • melembabkan payudara Anda bersama dengan bagian tubuh lainnya 
  • melindungi kulit yang terpapar sinar matahari dengan tabir surya yang memiliki setidaknya SPF 30 
  • Untuk mencegah pertumbuhan jamur di sekitar payudara, gunakanlah bra yang terbuat dari bahan yang ringan seperti katun. 
  • Setelah mandi, pastikan Anda telah mengeringkan bagian bawah payudara sebelum menggunakan bra.

Jika Anda memiliki kondisi kesehatan yang menyebabkan payudara terasa gatal disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, berkonsultasi dengan dokter.

Apa Itu Penyakit Ginjal Polikistik?

Penyakit ginjal polikistik adalah gangguan ginjal turunan yang menyebabkan kista berisi cairan terbentuk di ginjal. Penyakit ginjal polikistik dapat mengganggu fungsi ginjal dan untuk akhirnya menyebabkan kegagalan ginjal. Penyakit ini merupakan penyebab kegagalan ginjal terbesar keempat. Orang-orang yang menderita penyakit ginjal polikistik juga dapat mengembangkan kista di hati dan komplikasi lain yang berbahaya. 

Banyak orang hidup dengan penyakit ginjal polikistik selama bertahun-tahun tanpa mengalami gejala apapun yang berhubungan dengan penyakit ini. Kista yang tumbuh pada umumnya berukuran  0,5 inci atau lebih besar sebelum seseorang menyadari adanya gejala tertentu. 

Gejala yang biasanya diasosiasikan dengan penyakit ginjal polikistik adalah rasa nyeri di perut, darah pada air seni, sering buang air kecil, nyeri di bagian sisi tubuh, infeksi saluran kemih, batu ginjal, nyeri pada punggung atau punggung terasa berat, kulit yang mudah lebam, kulit yang pucat, kelelahan, nyeri persendian, dan ketidaknormalan kuku. 

Anak dengan penyakit ginjal polikistik yang bersifat autosomal resesif akan memiliki gejala seperti tekanan darah tinggi, adanya infeksi pada saluran kemih, dan sering buang air kecil. Gejala pada anak dapat mirip gejala penyakit atau kondisi lain. Sangat penting untuk mendapatkan perawatan medis secepatnya pada anak apabila gejala yang disebutkan sebelumnya muncul. 

Apa penyebabnya?

Penyakit ginjal polikistik umumnya bersifat turunan. Dalam beberapa kasus yang jarang ditemui, penyakit ini berkembang pada orang-orang yang menderita gangguan ginjal serius. Ada tiga jenis penyakit ginjal polikistik, yaitu:

  • Penyakit ginjal polikistik autosomal dominan

Penyakit ginjal polikistik autosomal dominan (ADPKD) juga terkadang disebut dengan istilah penyakit ginjal polikistik dewasa. Menurut Badan Ginjal Nasional, kondisi ini meliputi 90 persen dari semua kasus penyakit ginjal polikistik. Seseorang yang memiliki orang tua yang menderita penyakit ginjal polikistik memiliki kemungkinan 50 persen untuk menderita kondisi serupa. Gejala biasanya berkembang saat seseorang menginjak usia 30 hingga 40 tahun. Namun, beberapa orang akan memiliki gejala tersebut pada masa kanak-kanak. 

  • Penyakit ginjal polikistik autosomal resesif

Penyakit ginjal polikistik autosomal resesif (ARPKD) lebih jarang ditemui dibandingkan dengan ADPKD. Kondisi ini juga merupakan kondisi bawaan, namun kedua orang tua harus membawa gen yang menyebabkan penyakit ini. Mereka yang merupakan seorang “carrier” ARPKD tidak akan menunjukkan gejala apapun apabila mereka hanya membawa 1 gen. Apabila mereka mewarisi kedua gen, satu dari masing-masing orang tua, mereka akan menderita ARPKD. Ada empat jenis ARPKD, yaitu “perinatal form” (yang muncul saat seseorang lahir), “neonatal form” (yang terjadi pada bulan pertama hidup bayi), “infantile form” (yang terjadi saat seorang anak berusia 3 hingga 12 tahun), dan “juvenile form” (yang terjadi setelah anak berusia 1 tahun).

  • Acquired cystic kidney disease

Kondisi ini tidak bersifat turunan dan biasanya terjadi saat seseorang telah dewasa. Acquired cystic kidney disease biasanya berkembang pada orang-orang yang telah memiliki gangguan kesehatan ginjal lain, dan lebih sering dijumpai pada orang-orang yang memiliki gagal ginjal atau sedang dalam dialisis ginjal. 

Selain gejala yang dapat dirasakan saat seseorang menderita penyakit ginjal polikistik, akan ada banyak komplikasi kesehatan yang terjadi akibat kista di ginjal yang bertambah besar. Komplikasi tersebut di antaranya adalah melemahnya daerah pada dinding arteri yang dikenal dengan nama aneurysm otak, kista pada dan di dalam hati, kista di pankreas dan testis, katarak atau kebutaan, penyakit hati, anemia atau kekurangan sel darah merah, tekanan darah tinggi, kegagalan ginjal, dan batu ginjal. 

Jangan Asal Pilih, Begini Cara Tepat Memilih Tas Olahraga 

Ketika berolahraga, Anda tentu menggunakan tas olahraga untuk menampung perlengkapan olahraga yang Anda butuhkan. Sebenarnya, bukan cuma untuk membawa peralatan olaraga, tas ini juga penting untuk mendukung kegiatan olahraga yang lebih optimal.

Karena itu, Anda dianjurkan untuk tidak sembarang dalam memilih tas olahraga. Ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan ketika akan membeli tas untuk olahraga, mulai dari ukuran, bahan yang digunakan, ketebalan, dan lain-lain.

Apa saja yang perlu dipertimbangkan ketika memilih tas olahraga?

Agar aktivitas olahraga Anda menjadi lebih optimal, Anda perlu berhati-hati dalam memilih tas olahraga untuk digunakan. Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membeli tas ini, yaitu:

  • Fungsi tas

Tas olahraga tentunya memiliki fungsi untuk membawa peralatan olahraga. Tapi, selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan fungsi lain yang Anda perlukan. Apakah Anda lebih mengutamakan fungsinya yang praktis, atau mampu menampung benda berat?

Jika Anda memerlukan tas yang praktis, mungkin akan lebih tepat jika Anda menggunakan tas ransel atau tas pinggang. Tapi, jika Anda memprioritaskan kapasitas tas, maka pilihlah tas yang berukuran lebih besar. 

  • Perbandingan dengan jenis tas lainnya

Ada banyak sekali pilihan tas untuk olahraga yang tersedia dengan berbagai model. Sebelum menentukan pilihan, coba bandingkan satu tas dengan tas lainnya.

Dengan melakukan perbandingan, Anda bisa menilai mana tas yang paling berkualitas dengan harga yang paling terjangkau. Sambil membandingkan, tetap pertimbangkan fungsi yang ingin Anda dapatkan dari tas tersebut.

  • Bahan pembuatan tas

Hal ini mungkin tampak sepele, tapi sebenarnya cukup krusial dalam pemilihan tas untuk olahraga. Bahan pembuatan tas akan menentukan bagaimana kualitas dan daya tahan dari tas tersebut. 

Oleh sebab itu, hal ini juga tidak boleh luput dari pertimbangan Anda sebelum membeli. Sesuaikan bahan tas dengan kebutuhan Anda, misalnya tas dengan bahan tahan air, tas dengan bahan yang mudah dibersihkan tanpa harus dicuci, dan lain sebagainya.

Rekomendasi material tas olahraga yang bagus

Ada beberapa pilihan material tas yang berkualitas. Anda bisa memilih material yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut ini beberapa jenis materialnya:

  • Cotton canvas 

Tas berbahan cotton canvas sedikit lebih berat dari bahan lainnya dan lebih cepat kotor.  Namun, bahan ini membuat tas menjadi lebih mudah untuk dibersihkan. Selain itu, harga tas berbahan ini juga cenderung lebih terjangkau. 

Biasanya, tas berbahan cotton canvas hadir dalam bentuk tas ransel dan tote bag

  • Kulit

Bahan kulit banyak digunakan sebagai material tas, termasuk tas olahraga. Jika Anda membeli tas berbahan kulit asli, biasanya daya tahannya akan lebih lama, sehingga awet untuk digunakan.

Namun, bahan kulit juga memiliki kekurangan, yaitu beratnya. Dibandingkan dengan bahan lainnya, bahan ini cenderung lebih berat, dan akan bertambah berat ketika Anda menyimpan peralatan olahraga yang berat di dalamnya.

  • Denim 

Bahan denim juga banyak digunakan dalam tas olahraga. Biasanya, tas berbahan denim hadir dalam bentuk ransel maupun tote bag.

Tas berbahan denim banyak disukai karena dianggap lebih stylish. Bahan ini cocok digunakan jika Anda menginginkan tas olahraga yang bukan hanya bermanfaat, tetapi juga bisa melengkapi gaya berpakaian Anda. 

Masih ada banyak pilihan material untuk tas olahraga lainnya yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Ingatlah untuk mempertimbangkan kebutuhan utama Anda ketika akan membelinya.

Benarkah Gerakan Yoga Berpasangan dapat Memperkuat Hubungan Anda?

Kini telah banyak orang yang melakukan olahraga yoga, baik yang dilakukan untuk menenangkan atau pun untuk mengencangkan tubuh dan Anda. Tidak sedikit pula orang yang melakukan yoga sebagai pelarian yang luar biasa dari pemicu stres dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan Anda. 

Dan, ternyata gerakan yoga pun dapat dilakukan berpasangan. Pun manfaat dari gerakan yoga berpasangan dikatakan dapat memperkuat hubungan Anda dengan pasangan. Benarkah demikian. Yuk, cek pada artikel berikut!

Latihan yoga berpasangan

Dikenal sebagai yoga pasangan, latihan ini memungkinkan dua orang untuk berhubungan satu sama lain melalui pose berbantuan. Dari meregangkan tingkat kepercayaan hingga memperkuat komunikasi Anda, yoga berpasangan dapat memiliki efek positif pada hubungan Anda. 

Julia Lehrman, psikoterpis berlisensi dan instruktur yoga bersertifikat yang mengajar di New York dan San Francisco mengatakan bahwa, “pengalaman yoga berpasangan dapat berfungsi sebagai ‘hiburan’ singkat untuk memperkuat hubungan Anda. Daripada hanya pergi ke kelas dan berlatih bersebelahan, yoga pasangan mengharuskan pasangan untuk benar-benar memperhatikan satu sama lain dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama”. 

Perkuat tubuh dan ikatan dengan manfaat gerakan yoga berpasangan

  1. Meningkatkan kepuasan hubungan

Hanya dengan mencoba kelas yoga berpasangan dengan pasangan Anda dapat membantu Anda merasa lebih puas dengan hubungan Anda. Penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang terlibat dalam aktivitas baru yang menantang bersama-sama dapat merasakan peningkatan pada keduanya, yaitu kualitas hubungan dan ketertarikan yang romantis. 

Selain itu, keintiman dan pose dalam gerakan yoga berpasangan dapat membantu memperbaharui dan menghidupkan kembali hubungan. Mempelajari keterampilan bersama memungkinkan pasangan untuk bersenang-senang sambil bersantai, menghabiskan waktu yang berkualitas, dan berbagi pengalaman yang berarti. 

  1. Meningkatkan keintiman dan kehidupan seks

Yoga pasangan juga dapat memabntu meningkatkan gairah dan kepuasan seksual. Sebuah studi dari Loyola University Health System menemukan bahwa partner yoga dapat membantu pasangan yang sedang berjuang dengan disfungsi seksual. 

Perlu Anda ketahui, yoga pasangan tidak bersifat seksual. Ini adalah bentuk yoga yang memanfaatkan dua orang untuk menyelaraskan pernapasan, postur, dan gerakan mereka. Namun, ini dapat meningkatkan keintiman karena membutuhkan tingkat kepercayaan, komunikasi, dan koneksi baru. 

Salah satu alasan yoga dapat meningkatkan kehidupan seks Anda adalah karena peningkatkan komunikasi melalui sentuhan dan gerakan. Dalam yoga pasangan, tindakan bergerak bersama dapat membantu pasangan merasa lebih sinkron. 

Selain itu, berlatih yoga dapat meningkatkan kualitas dorongan seks dan faktanya, beberapa terapis pasangan sekarang memasukkan yoga pasangan ke dalam sesi konseling mereka untuk membantu pasangan meningkatkan kehidupan seksual mereka dan menciptakan hubungan yang lebih kuat. 

  1. Meningkatkan komunikasi dan kepercayaan

Untuk membangun pose dalam sesi yoga pasangan, Anda harus mengandalkan dan bersandar pada pasangan Anda secara keseluruhan, serta terus berkomunikasi secara verbal dan nonverbal. Hal ini tentu membutuhkan kepercayaan, dukungan, dan yang terpenting kerentanan. 

Sentuhan fisik bisa menjadi bahasanya sendiri, cara untuk menyampaikan rasa memelihara dan mengekspresikan emosi yang dalam tanpa menggunakan kata-kata. Sentuhan manusia yang sadar dan konseksual memiliki kapasitas untuk menyampaikan kepada orang lain bahwa mereka terlihat, dihargai, diperhatikan, dicintai, diterima, dihargai, layak dan merasa aman. 

  1. Mengurangi kecemasan dan stres

Sementara sebagian besar latihan yoga membantu menurunkan stres dan mengurangi kecemasan, gerakan yoga berpasangan menawarkan bonus khusus kekuatan sentuhan pasangan Anda. 

Sebuauh penelitian dari Psychological Science menemukan bahwa, pasangan suami istri yang berpegangan tangan langsung merasakan kelegaan dari stres yang ekstrem. Genggaman tangan pasangan memberikan respon saraf yang lebih kuat daripada memegang tangan orang asing. Jadi, hanya pasangan Anda yang dapat mengurangi kecemasan dengan membantu mengurangi repson saraf terhadap stres. 

Selain itu, pose tertentu seperti backends dan Camel Pose dirancang untuk membantu membuka area tubuh tertentu. Ini dapat menciptakan ruang untuk energi baru dan melepaskan stres fisik dan emosional, ketegangan, dan rasa sakit. 

Jadi, manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan melakukan latihan gerakan yoga adalah dapat melepaskan ketegangan, membangun kekuatan dan kelenturan, untuk fokus pada kesadaran, atau kombinasi dari semuanya. Nah, gerakan yoga berpasangan memiliki manfaat tambahan, yaitu untuk memperkuat hubungan Anda dan pasangan. Bagaimana, tertarik untuk mencoba?