Camilan untuk Penderita Diabetes yang Harus Dihindari

Camilan untuk Penderita Diabetes yang Harus Dihindari

Tak hanya orang yang sehat saja, tetapi penderita diabetes juga boleh mengonsumsi camilan sambil menunggu waktu makan siang dan makan malam. Hanya saja, dalam memilih camilan untuk penderita diabetes harus lebih hati-hati. Pasalnya, salah memilih makanan bisa membuat kadar  gula darah melonjak dengan cepat.  Karena itu, sebelum mengonsumsi camilan, sebaiknya Anda mengetahui camilan untuk penderita diabetes yang harus dihindari. 

Jenis Camilan untuk Penderita Diabetes yang Harus Dihindari

Menahan lapar dan tidak mengonsumsi camilan karena khawatir gula darah akan naik bukanlah pilihan yang tepat. Sebab, camilan tetap dibutuhkan penderita diabetes untuk mencegah terjadinya penurunan gula darah secara drastis. Kuncinya adalah pilihlah camilan yang aman untuk penderita diabetes. Hindari camilan yang mengandung banyak gula atau indeks glikemik tinggi.

Berikut beberapa camilan untuk diabetes yang harus dihindari.

1. Buah-buahan kering

Buah termasuk camilan sehat untuk penderita diabetes, tapi lain hal dengan buah-buahan kering. Buah jenis ini justru tidak direkomendasikan untuk penderita diabetes. Sebab, dalam proses pengeringannya, kandungan air, vitamin, mineral, serta nutrisi alami pada buah sudah hilang dan tersisa hanya kandungan gula alami saja. Selain itu, agar buah kering bisa disimpan dalam waktu yang lama sekaligus menambah cita rasa, biasanya produsen akan menambahkan lebih banyak gula lagi.

Belum lagi jika dicampur dengan makanan, seperti cokelat, kue, atau makanan manis lainnya. Besar kemungkinan gula darah penderita diabetes akan melonjak dalam waktu singkat. Itulah mengapa, buah-buahan kering menjadi salah satu camilan untuk penderita diabetes yang harus dihindari.

2. Smoothie buah dan sayur

Selain buah-buahan kering, smoothie buah dan sayur juga menjadi salah satu camilan untuk penderita diabetes yang sebaiknya dihindari, terutama jika buah atau sayuran yang dijadikan smoothie termasuk dalam kategori buah dan sayuran dengan indeks glikemik tinggi serta ada tambahan gula di dalamnya. Hal ini dapat memicu gula darah Anda naik secara drastis. 

Selain itu, smoothie dibuat dengan cara menghaluskan buah dan sayur sehingga menyebabkan serat jadi terurai dan lebih mudah diserap oleh tubuh. Ini juga dapat memicu gula darah naik. Namun, jika Anda ingin mengonsumsi smoothie, pastikan Anda memilih buah dan sayuran yang punya indeks glikemik rendah, tidak ada tambahan gula, dan menambahkan protein serta lemak sehat, seperti alpukat, kacang almond, dan susu rendah lemak. 

3. Kentang goreng

Kentang goreng memang nikmat untuk disantap sebagai camilan. Namun, untuk penderita diabetes camilan ini harus dihindari. Hal ini dikarenakan, kentang goreng termasuk makanan yang memiliki kalori tinggi. Padahal, penderita diabetes disarankan untuk menghindari makanan dengan kalori tinggi karena biasanya mengandung karbohidrat yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah. 

Dalam satu porsi kentang goreng ukuran sedang atau sekitar 142 gram mengandung 427 kalori, 20 gram lemak, 56 gram karbohidrat, dan 5,7 gram serta makanan. Lalu, apakah boleh diganti dengan kentang rebus saja sebagai camilan untuk penderita diabetes?

Kentang sendiri termasuk dalam sayuran bertepung yang mengandung sekitar 169 kalori, 37 gram karbohidrat, dan 4,5 gram serat. Kentang juga termasuk sayuran dengan indeks glikemik sedang-tinggi sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes, meskipun hanya dikukus atau direbus.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi ubi, talas, labu, wortel, dan bunga kol yang memiliki indek glikemik rendah. Pastikan Anda mengolahnya dengan benar, seperti dikukus atau direbus. Hindari pengolahan dengan cara digoreng. 

4. Makanan cepat saji

Meskipun makanan cepat saji terlihat nikmat, tetapi makanan yang satu ini sebaiknya dihindari baik penderita diabetes maupun orang yang sehat. Sebab, di balik kenikmatannya ada bahaya yang mengintai kesehatan tubuh. Makanan cepat saji atau fast food terkenal mengandung kalori lemak, gula, garam, dan karbohidrat yang tinggi. Sementara, kandungan nutrisi, seperti serat, vitamin, dan mineralnya rendah. Hal ini dapat menimbulkan berbagai penyakit jika dikonsumsi terus-menerus. Mulai dari kenaikan gula darah dan berat badan, tekanan darah tinggi, dan meningkatkan kadar gliserida yang menjadi pemicu diabetes tipe 2. Inilah mengapa, makanan cepat saji tidak dianjurkan sebagai camilan untuk penderita diabetes maupun orang yang sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *