Pemeriksaan Komorbid Penting di Tengah Masa Pandemi Covid-19

Pemeriksaan Komorbid Penting di Tengah Masa Pandemi Covid-19

Angka penularan virus corona di Indonesia belum juga melandai, malah cenderung terus naik. Kondisi ini termasuk jumlah kematian yang terjadi. Perlu diketahui bahwa hampir seluruh kematian covid-19 disertai oleh komorbid. Artinya, pemeriksaan komorbid punya peran vital dalam rangka upaya pencegahan penularan virus corona.

Komorbiditas adalah istilah lain untuk “penyakit penyerta”. Dalam dunia kedokteran, istilah tersebut menggambarkan kondisi bahwa ada penyakit lain yang dialami selain dari penyakit utamanya. Sementara selama ini, kita mengenal istilah komplikasi. Baik komplikasi maupun komorbiditas memiliki arti yang sama.

Dalam situasi pandemi corona, komorbiditas ini seperti musuh dalam selimut. Orang-orang berkomorbid, selain jadi lebih rentan terpapar, juga memiliki risiko mengalami gejala yang parah apabila positif corona. Beberapa komorbiditas yang tercatat perlu diwaspadai dalam situasi ini adalah hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, penyakit ginjal, dan penyakit hati.

Jika seseorang sudah mengetahui kondisi dan riwayat kesehatan mereka sebelumnya, mungkin mereka jadi lebih bisa meningkatkan kewaspadaan. Nah, masalahnya adalah mereka yang tidak pernah tahu ada apa di dalam tubuhnya. Ini layaknya bom waktu, sebab mungkin selama ini mereka merasa baik-baik saja, tetapi ketika terpapar virus corona, baru diketahui bahwa ada penyakit bawaan sehingga penanganannya jadi lebih sulit.

Sebagai langkah antisipasi, penting sekali bagi tiap-tiap individu melakukan pemeriksaan komorbid di tengah situasi pandemi virus corona seperti saat ini. Jangan sampai terlambat ketika situasinya sudah terlampau rumit.

Sebenarnya, tidak ada prosedur medis yang secara khusus dilakukan untuk memeriksa komorbid dalam rangka pencegahan covid-19. Prosedur yang dijalani tak lain adalah pemeriksaan masing-masing komorbid itu sendiri. Maksudnya, seperti pemeriksaan khusus diabetes—dengan beragam prosedur, termasuk sampelnya—atau pemeriksaan hipertensi pada umumnya.

Akan tetapi, di fasilitas kesehatan, ketika seseorang datang dengan maksud dan tujuan khusus melakukan pemeriksaan komorbid, tenaga medis akan mengambil sampel darah vena Anda untuk kemudian dilakukan uji di laboratorium. Dari sampel darah tersebut kemudian akan dilakukan berbagai macam pengujian, seperti:

  • Profil lemak;
  • Fungsi hati;
  • Fungsi ginjal;
  • Uji karbohidrat;
  • Tensi darah;
  • Darah lengkap.

Kendati telah melakukan pemeriksaan komorbid, tidak ada jaminan seseorang bakal terbebas dari virus corona. Mereka, baik yang memiliki komorbiditas ataupun yang tidak, tetap wajib melaksanakan protokol kesehatan yang berlaku.

Khusus mereka yang berkomorbid, selanjutnya, harus melakukan tiga hal rutin yang pasti sudah diingatkan oleh dokter yaitu jaga terus asupan makanan dan minuman, tetap jalani kebiasaan sehat, dan tetap rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter.

Mungkin, beberapa tips di bawah ini perlu diketahui bagi mereka yang baru melakukan pemeriksaan komorbid dan hasilnya menunjukkan bahwa mereka berpotensi besar mengalami gejala parah apabila terpapar covid-19:

  • Para pemilik komorbid diimbau agar di rumah saja jika tidak ada kepentingan mendesak untuk keluar rumah;
  • Tingkatkan daya tahan tubuh sebaik mungkin dengan makan makanan yang bergizi, hindari gula, garam dan lemak yang berlebihan. Bila diperlukan, konsumsi suplemen atau multivitamin, tetapi harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu;
  • Selalu jaga jarak minimal 1 sampai 2 meter dan hindari kerumunan atau keramaian;
  • Sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik. Jika tidak memungkinkan gunakan hand sanitizer yang mengandung 60 persen alkohol;
  • Gunakan masker dengan baik dan benar jika harus keluar rumah;
  • Hindari menyentuh wajah, hidung, mata, dan mulut jika belum mencuci tangan;
  • Upayakan aktivitas fisik 30 menit per hari atau sesuai dengan saran dokter;
  • Tidur cukup yakni 6-8 jam dengan kualitas tidur yang baik;
  • Jika Anda stres bingung dan takut, bicarakan pada orang yang dikenal dan dipercaya agar dapat saling membantu dan menguatkan.

Kiranya itulah beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk terhindar dari kemungkinan tertular dan/atau kemungkinan menderita gejala berat ketika terpapar virus corona, selain melakukan pemeriksaan komorbid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *