Tips-tips Menginap di Hotel Bersama Anak

Selain ke tempat wisata, biasanya ketika pergi liburan erat kaitannya dengan menginap di hotel, termasuk bersama anak. Satu atau dua hari, menikmati liburan dengan menginap di hotel bersama anak memberikan suasana berbeda. Namun, tak dipungkiri hal ini juga akan membuat para orang tua mengalami masalah tak terduga, inilah pentingnya tips menginap di hotel.

Terutama untuk masalah menginap dengan anak-anak, terdapat beberapa hal yang perlu diketahui para orang tua ketika memilih hotal yang cocok. Selain kenyamanan para orang tua, hal ini juga berlaku untuk anak-anak. Beberapa tips yang akan dijelaskan di bawah ini bisa dijadikan sebagai rekomendasi dalam memilih hotel untuk anak saat liburan.

Tips Menginap di Hotel

  1. Dekat Tempat Wisata

Langkah pertama dalam menentukan hotel menginap bersama anak saat liburan adalah memilih hotel yang jaraknya dekat dengan tempat wisata yang dikunjungi saat liburan. Orang tua perlu menentukan tempat wisata mana yang ingin dikunjungi, termasuk dengan alat transportasi yang ingin digunakan.

Sangat tidak disarankan memilih hotel dengan jarak yang terlalu jauh dari tempat wisata, hal ini penting diketahui untuk menghindari lama waktu perjalanan di mana anak biasanya akan bosan, capek atau bahkan bisa membuat mereka menangis karena terlalu lama menghabiskan waktu dalam perjalanan.

  1. Fasilitas Ramah Anak

Menilik fasilitas hotel yang ramah untuk anak sangat penting, hal ini juga harus dipersiapkan orang tua sebelum tiba di lokasi wisata. Fasilitas ini bisa seperti taman bermain atau kolam renang, anak-anak biasanya akan senang jika bisa bermain di waktu senggang selepas berkunjung ke tempat wisata yang dituju.

  1. Kamar dan Tempat Tidur

Pilih tempat tidur bertipe double bed atau king bed jika orang tua membawa anak yang sudah berusia balita. Namun, apabila orang tua tidak khawatir sang anak bakal terjatuh dari kasur bisa memilih tipe twin bed. Selain itu, pilih kamar dengan connecting room karena biasanya fasilitas ini bisa digunakan keluarga yang membawa banyak anak.

Connecting room merupakan dua kamar hotel berbeda, namun dilengkapi dengan pintu terhubung antara kamar satu dengan yang lain. Manfaat inilah yang membuat fasilitas tersebut membuat orang tua lebih mudah dalam mengawasi anak di kamar meski tidak dalam satu ruangan di dalam hotel tersebut.

  1. Air Hangat

Bagi orang tua yang membawa anak bayi liburan dan tidur bersama di hotel, pastikan hotel tempat menginap memiliki fasilitas air hangat. Anak bayi dan balita kerap merengek meminta minum susu di malam hari, hotel dengan fasilitas air hangat menjadi pilihan tepat dan tidak boleh dilewatkan begitu saja oleh para orang tua.

  1. Sarapan

Makanan menjadi hal penting selanjutnya yang harus diperhatikan para orang tua ketika menginap di hotel bersama anak. Tips menginap di hotel bersama anak selanjutnya adalah pilih hotel yang menyediakan fasilitas sarapan, hal ini untuk mengantisipasi jika di dekat hotel tidak terdapat tempat makan atau restoran untuk sarapan, maka hal itu bisa diatasi.

Kebanyakan hotel memang akan memberi sarapan bagi para tamu, namun tidak untuk anak. Tamu anak biasanya akan mendapat potongan harga sebanyak 50 persen dari harga sarapan orang dewasa. Jika hotel tidak menyediakan, orang tua bisa menyiasati hal ini dengan memasukkan makanan ke lemari pendingin di kamar hotel untuk digunakan sarapan keesokan harinya.

Cukup dari Rumah, Ini Cara Membuat Disinfektan

Pandemi corona virus baru atau Covid-19 yang tidak kunjung reda membuat penggunaan alat-alat kebersihan, mulai dari sabun antibakteri, hand sanitizer, sampai cairan disinfektan juga tidak bisa diabaikan. Melalui alat-alat tersebutlah diharapkkan penyebaran corona virus bisa dihambat. Pasalnya, virus corona bisa mati dengan mudah jika terkena sabun antibakteri, alkohol di atas 80 persen, juga bahan-baha yang membentuk diinfektan.

Disinfektan sendiri merupakan cairan pembersih yang umumnya terbuat dari hydrogen peroksida atau alkohol. Penggunaan disinfektan lebih ditujukan untuk membersihkan benda-benda mati. Cara membuat diinfektan sebenarnya sangat mudah, namun tetap saja masih banyak orang yang lebih memilih untuk membeli produk jadi dari cairan pembersih yang satu ini.

Namun, membeli diinfektan terus-menerus ke pasar atau supermarket tentu menjadi tantangan tersendiri di tengah makin merebaknya virus corona. Karena itu, mengetahui cara membuat disinfektan dari rumah dapat menjadi alternatif yang melegakan. Apalagi sebenarnya, cara membyuat disinfektan sangatlah simpel dan tidak memerlukan banyak bahan. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat cairan pembersih ini dengan memanfaatkan produk yang umumnya ada di tiap rumah.

Siapkan Bahan-bahan

Cara membuat disinfektan dari rumah sangatlah mudah. Bahan-bahannya juga sangat simpel. Anda hanya memerlukan cairan pemutih pakaian dan air bersih. Kalau cairan pemutih Anda miliki, Anda bisa menggantinya dengan penggunaan karbol yang mengandung benzalkonium klorida.

Selain cairan pemutih atau karbol dan air bersih, siapkan pula peralatan dan wadah yang diperlukan. Anda bisa memakai botol semprot plastik guna menjadi wadah cairan diisfektan yang sudah jadi. Jangan lupa pula siapkan botol kaca dan gelas ukur sebagai alat untuk meracik cairan pembersih ini.

Gunakan Pelindung Diri

Anda disarankan tidak hanya menyiapkan bahan dan alat untuk membuat cairan disinfektan. Anda juga diharuskan mempersiapkan alat-alat pelindung diri yang mesti dipakai ketika melakukan proses pembuatan cairan pembersih ini.

Setidaknya ada dua alat pelindung diri yang mesti Anda gunakan untuk mengolah cara membuat disinfektan dari rumah. Pertama adalah sarung tangan. Kedua adalah masker medis bahkan jika masker N95 akan lebih baik. Anda juga bisa menggunakan faceshield sebagai pelindung ekstra.

Tentukan Takaran

Jika bahan dan alat sudah lengkap dan Anda sudah menggunakan pelindung diri, kini saatnya mulai mengolah. Campurkan bahan-bahan yang ada untuk membuat disinfektan, yaitu cairan pemutih atau karbon dengan air bersih. Namun sebelum mencampurkannya, Anda harus menakarnya secara detail terlebih dahulu.

Umumnya untuk membuat sekitar 1 liter disinfektan, Anda memerlukan cairan pemutih atau karbol sekitar 30 mililiter. Sementara itu, air bersih yang diperlukan untuk melarutkan cairan pemutih dan karbol tersebut sebanyak 1 liter.

Campur Merata

Taruh semua bahan yang sudah ditakar dalam botol kaca berukuran besar yang memiliki tutup. Anda kini tinggal mencampur kedua bahan tersebut sampai benar-benar larut merata. Untuk mendapatkan kemerataan ini, disarankan tidak melakukan pengadukan dengan sendok atau alat lain.

Air dan cairan pemutih akan lebih tercampur merata apabila dikocok dengan kencang. Makanya itu, wadah untuk pembuatannya disarankan menggunakan botol yang memiliki tutup. Segera sesaat Anda sudah menuangkan bahan-bahan yang diperlukan sebagai cara membuat disinfektan, Anda bisa langsung menutup botol dan mengocoknya keras-keras sampai berbuih.

Siap Digunakan

Kini cairan disinfektan yang Anda buat sendiri di rumah sudah siap digunakan. Anda hanya perlu memindahkan sebagian disinfektan yang sudah jadi ke dalam wadah semprot yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tujuannya agar penggunaannya menjadi lebih mudah.

Anda hanya perlu menyemprotkan cairan disinfektan tersebut ke bagian-bagian rumah yang sering disentuh orang. Gagang pintu, kursi, sampai meja makan menjadi perabotan rumah yang tidak boleh abai untuk Anda semprotkan cairan disinfektan buatan pribadi tersebut.

***

Hanya dengan lima langkah di atas, Anda sudah melakukan cara menbuat disinfektan yang mujarab dari bahan-bahan mudah yang ada di rumah. Rumah pun menjadi lebih bersih dan aman dari sebaran virus corona yang sampai saat ini belum ada obatnya.