Gejala, Penyebab, Serta Cara Menghilangkan Benjolan Lipoma

Pernahkah Anda menemukan benjolan pada tubuh? Benjolan tersebut bisa merupakan benjolan lemak yang tumbuh lambat di antara lapisan otot dan kulit yang disebut sebagai lipoma. Umumnya, benjolan lipoma ini akan terasa sakit saat ditekan terutama jika ukurannya besar dan menekan saraf di sekitarnya. Lipoma digolongkan sebagai tumor jinak yang tidak berbahaya, namun tetap berpotensi untuk berkembang menjadi lebih ganas. Secara perbandingan, pria lebih rentan terkena lipoma dibandingkan wanita. Selain itu, seseorang dapat memiliki lebih dari satu benjolan lipoma di tubuhnya. Lalu, apa penyebab dan gejala lipoma? Serta bagaimana cara menghilangkan benjolan lipoma tersebut? Simak penjelasannya berikut ini! 

Gejala lipoma 

Benjolan lipoma bisa muncul di berbagai area tubuh dan kemunculannya pun bisa lebih dari satu. Beberapa area tubuh yang mungkin muncul lipoma yaitu sekitar punggung, paha, perut, lengan, leher, atau bahu. Terdapat beberapa gejala atau ciri-ciri dari benjolan lipoma yaitu:

  • Benjolan mudah digoyangkan. 
  • Benjolan tidak padat, terasa lembek dengan konsistensi seperti lemak daging sapi.
  • Benjolan bisa tumbuh menjadi lebih besar dari sebesar kelereng hingga seukuran bola pingpong. 
  • Pertumbuhan benjolan terjadi dengan sangat lambat. 

Lipoma pada umumnya memang tidak berbahaya, sehingga Anda tidak perlu khawatir dan bingung memikirkan cara menghilangkan benjolan tersebut. Akan tetapi, pada beberapa kasus, benjolan lipoma perlu ditangani segera. Tanda khusus dapat muncul jika benjolan lipoma tergolong berbahaya seperti adanya beberapa perubahan yaitu: 

  • Benjolan menjadi terasa menyakitkan.
  • Benjolan menjadi panas atau seperti ruam kemerahan.  
  • Bertambah besar dengan pertumbuhan yang cepat dan tiba-tiba. 
  • Benjolan menyebabkan perubahan yang terlihat pada kulit di atasnya. 
  • Benjolan berubah menjadi keras dan tidak dapat digoyangkan. 

Penyebab lipoma 

Hingga saat ini, belum diketahui penyebab lipoma secara pasti. Akan tetapi, beberapa faktor meningkatkan risiko seseorang terkena lipoma. Beberapa faktor peningkat risiko terkena lipoma yaitu:

  • Memiliki rentang usia 40 tahun hingga 60 tahun. 
  • Menderita penyakit tertentu seperti adiposis dolorosa atau sindrom Gardner. 
  • Faktor keturunan atau genetika. 
  • Penderita diabetes .
  • Memiliki penyakit hati atau liver.
  • Obesitas.
  • Kadar kolesterol dalam darah tinggi. 

Cara menghilangkan lipoma

Terdapat beberapa cara menghilangkan benjolan lipoma. Meski demikian, umumnya lipoma sendiri tidak membutuhkan penanganan khusus sebab tidak berbahaya. Lipoma perlu ditangani dan dihilangkan jika terasa mengganggu, ukurannya membesar, hingga menimbulkan rasa sakit. Berikut ini beberapa cara menghilangkan lipoma.

  1. Diagnosis

Pertama, pemeriksaan perlu dilakukan. Untuk menegakkan diagnosis, pasien perlu menjalankan serangkaian pemeriksaan dari dokter. Pemeriksaan fisik dilakukan dengan memperhatikan karakteristik dari benjolan yang ada. Setelahnya, pemeriksaan dapat dilanjutkan dengan USG, CT Scan, MRI, atau biopsi guna memastikan benjolan yang muncul adalah lipoma, bukan kanker jaringan lemak atau tumor ganas. 

  1. Terapi steroid

Untuk menghilangkan lipoma, terdapat cara yang tidak membutuhkan operasi. Terapi steroid bisa dipilih dengan cara menyuntikkan obat steroid di area benjolan lipoma. Terapi ini dapat mengecilkan benjolan lipoma. Sayangnya, terapi steroid tidak dapat menghilangkan benjolan hingga tuntas. 

  1. Sedot lemak

Cara menghilangkan benjolan lipoma lainnya yaitu dengan menjalani sedot lemak. Proses sedot lemak dilakukan menggunakan alat khusus. Kelemahan dari sedot lemak adalah adanya risiko benjolan yang telah hilang kambuh atau muncul kembali. 

  1. Operasi lipoma

Selain terapi steroid dan sedot lemak, benjolan lipoma juga dapat dihilangkan melalui operasi. Cara ini cukup umum dipilih dan direkomendasikan terutama pada pasien yang memiliki tumor atau benjolan berukuran besar. Operasi lipoma akan memotong seluruh benjolan. Efek samping dari operasi lipoma adalah adanya bekas luka atau tumbuhnya jaringan parut. 

Itu dia berbagai cara menghilangkan benjolan limpoma yang bisa dipilih. Meski tidak berbahaya, Anda disarankan untuk tetap berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala lipoma seperti yang telah disebutkan di atas. Hal tersebut bertujuan untuk melakukan deteksi dini apakah lipoma yang muncul perlu dihilangkan atau tidak. Jika Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut tentang benjolan limpoma, tanyakan secara langsung dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh sekarang secara gratis di App Store atau Google Play.