Kata-Kata Dinilai Ampuh Menjadi Cara Memotivasi Diri Sendiri

Kemampuan memotivasi diri sendiri penting untuk mencapai tujuan jangka panjang Anda

Kalimat atau kumpulan kata-kata memiliki banyak pengaruh dalam kehidupan manusia apabila diberikan pemaknaan. Dampak itu dirasakan oleh psikologis, karena memang itu salah satu tujuan kata-kata, selain mempengaruhi sisi kognitif manusia. Berangkat dari situ, menjadi masuk akal jika ada orang yang menjadikan kata-kata sebagai cara memotivasi diri sendiri. 

Sebenarnya hal ini sudah amat populer. Salah satu contoh dari kekuatan kata-kata dalam ihwal motivasi ini dapat dilegitimasi oleh banyaknya buku-buku bergenre “self motivate” dan sebagainya di daftar paling laris terjual di hampir sebagian besar toko buku, baik itu daring maupun konvensional. 

Belum lagi hal ini dapat dibuktikan dari banyaknya motivator terkenal yang mendapat banyak atensi dan apresiasi dari masyarakat. Mario Teguh atau Merry Riana hanyalah sedikit dari contoh tersebut. 

Kendati demikian memang tiada salahnya menyangsikan kata-kata sebagai cara memotivasi diri sendiri. Toh sikap skeptis tetap harus dimiliki oleh manusia agar tetap dapat menjalani kehidupan ini dengan waras. 

Namun, coba baca, resapi, dan maknai deretan kata-kata di bawah ini yang dibuat khusus untuk memotivasi diri sendiri:

  • “Satu-satunya batasan untuk meraih mimpi kita adalah keragu-raguan kita akan hari ini. Marilah kita maju dengan keyakinan yang aktif dan kuat”.

Kalimat di atas kurang lebih memiliki maksud bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini jika kita mengusahakannya dengan semaksimal mungkin. Selain itu, kemauan kuat dari dalam diri merupakan kunci dari segala kesuksesan.

  • “Jangan biarkan siapapun mengatakan kau tidak bisa melakukan sesuatu. Kau bermimpi, kau harus menjaganya. Kalau menginginkan sesuatu, raihlah. Titik”.

Percaya diri dan yakin akan kemampuan diri sendiri menjadi sumber dari capaian besar yang dapat Anda raih di waktu  yang akan datang. Mimpi yang dimiliki saat ini haruslah dijadikan sebagai motivasi untuk itu semua.

  • “Tujuanku bukanlah jadi lebih baik dari yang lain. Tapi, jadi lebih baik dari diriku yang sebelumnya”.

Musuh terbesar kita di dunia ini bukanlah entitas atau individu lain di luar diri kita. Musuh terbesar kita adalah diri sendiri. Jika kita mampu mengalahkan diri kita sendiri, tak ada apa pun yang mampu menghentikan Anda.

  • “Sebuah permata tidak akan dapat dipoles tanpa gesekan, demikian juga seseorang tidak akan menjadi sukses tanpa tantangan”.

Segala hal buruk yang pernah Anda rasakan pada masa-masa yang lalu merupakan pengasah diri Anda. Jangan pernah berpikir bahwa itu melemahkan Anda, justru sebaliknya, tempaan itu akan membuat diri Anda semakin kuat ke depannya.

  • “Tak seorang pun yang dapat kembali dan memulai semuanya dari awal. Tapi, seseorang bisa memulainya sekarang dan membuat sebuah akhir yang baru”.

Ini soal waktu. Waktu adalah sesuatu yang misterius di dalam kehidupan dunia. Kita hanya dapat maju tanpa bisa menghentikan atau memutar kembali apa yang sudah terjadi. Penyesalan di masa lalu bukan untuk ditangisi, tetapi harus dijadikan cara memotivasi diri sendiri agar dapat melesat melampaui diri kita yang dahulu

***

Bagaimana? Apakah dirimu sudah dapat merasakan sesuatu terjadi di dalam dirimu setelah membaca deretan kata-kata yang digunakan sebagai cara memotivasi diri sendiri di atas? Kalau belum, mungkin Anda adalah tipikal orang yang membutuhkan orang lain untuk menerima sesuatu. 

Barangkali kata-kata atau kalimat self motivate tersebut akan dapat Anda rasakan ketika disampaikan langsung oleh orang yang berpengaruh di dalam hidup Anda, seperti orang tua, misalnya. Cobalah untuk sering berinteraksi dengan mereka untuk mendapatkan timbal balik yang mungkin Anda butuhkan. 

Yang pasti, cara memotivasi diri sendiri adalah tentang penerimaan diri Anda akan situasi dan kondisi yang tengah terjadi. Sebuah penolakan terhadap sesuatu malah akan memiliki dampak sebaliknya. Anda cenderung menjadi orang yang denial dan menganggap segalanya tidak berpihak pada diri Anda. Pada tahap tertentu, kondisi ini akan menjadi kontraproduktif terhadap misi untuk bangkit dan bersinar kembali.