Tips Mengatasi Bayi Sering Muntah Sesudah Makan

Bayi yang lahap makan tentu akan membuat orang tua merasa senang, tapi bagaimana jika anak sering muntah setelah makan? Orang tua jelas tidak bisa menanyakan apa yang dirasakan oleh bayinya, sehingga terpaksa menebak-nebak apa yang menjadi penyebab bayi sering muntah dan apakah hal itu merupakan gejala penyakit.

Muntah termasuk dalam mekanisme proteksi tubuh karena muntah mengeluarkan apa yang dianggap tidak diperlukan tubuh atau apa dianggap berbahaya bagi tubuh. Oleh karena itu, Anda tidak perlu khawatir kita bayi sering muntah. Coba untuk cermati terlebih dahulu, apakah ia muntah sekali sampai dua kali dalam sehari, atau apakah ia tiap kali muntah setelah makan. Anda juga perlu amati, apakah bayi tetap terlihat sehat, aktif dan kenaikan berat badannya normal.

Jika bayi sering muntah tapi terlihat sehat, aktif dan normal, kemudian ia hanya kekenyangan atau ada sedikit masalah saat pemberian makan. Kemungkinan lain, sebenarnya bayi hanya gumoh. Gumoh adalah susu yang keluar bercampur sedikit asam lambung dan merupakan hal yang sering dialami bayi. Hal ini terjadi karena katup di bagian bawah kerongkongan bayi belum kuat sehingga susu di lambung mengalir balik ke kerongkongan.

Tips mengatasi bayi sering muntah atau gumoh

  • Jangan memaksa bayi menghabiskan susu atau makanannya. Jika bayi Anda termasuk yang kurang nafsu makan dan cepat kenyang, lebih baik kurangi porsi makannya tapi tambah frekuensi pemberian makan. Makan sedikit demi sedikit tapi mungkin bisa mencegah bayi sering muntah.
  • Jika bayi masih mengonsumsi ASI atau susu formula, coba susui dalam posisi bayi yang lebih tegak. Jangan lupa menyendawakan bayi tiap kali sesuai menyusu
  • Setelah memberikan setengah jam. Sadarkan ia dalam posisi duduk di kursi bayi, tapi handari penggunaan bouncy chair.
  • Sebaiknya bayi tidak langsung diajak aktif bermain setelah makan, karena gerak terlalu aktif sesaat setelah makan bisa membuatnya muntah.

Kebiasaan pemberian makan memang bisa menjadi penyebab bayi sering muntah. Tapi, Anda perlu waspada juga jika bayi muntah dan tampak lesu disertai demam atau diare. Jika kondisinya seperti tersebut, Anda perlu segera ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *