Penuhi Suplemen Anak dengan Fitkom Gummy dan Tips Ini

Suplemen nutrisi adalah cara yang bagus untuk mengisi kesenjangan vitamin anak Anda. Mengkonsumsi multivitamin dapat membantu melengkapi nutrisi yang anak lewatkan dari diet rendah nutrisi. Banyak anak yang mungkin tidak mau makan suplemen makan karena baunya yang tidak enak ataupun rasanya yang aneh. Untungnya sekarang ada Fitkom Gummy yang bisa menjadi solusi Anda memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak. Jika masih sulit, Anda bisa menggunakan beberapa tips berikut ini supaya anak mau makan suplemen dengan mudah.

1. Temukan metode yang tepat

Untungnya, Anda sekarang memiliki banyak pilihan untuk memberikan suplemen anak mulai dalam bentuk kapsul, cairan, bubuk, tablet kunyah, hingga permen karet seperti Fitkom Gummy. Metode yang ideal adalah kapsul yang dapat ditelan, karena ini biasanya merupakan metode yang paling ramah sensorik. 

Meskipun, menelan kapsul bisa sangat sulit bagi anak kecil atau individu dengan kesulitan menelan atau disfagia. Dalam hal ini, cairan, bubuk yang dicampur ke dalam cairan, atau tablet kunyah adalah pilihan terbaik berikutnya. 

2. Ajari anak cara menelan pil 

Jika anak belum tahu cara menelan pil, Anda dapat membeli kapsul kosong dari toko makanan kesehatan atau memberikan Fitkom Gummy yang mudah dikunyah dan nikmat. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memasukkan air ke dalam mulut terlebih dahulu dan kemudian pil. Ini mencegah pil menempel di lidah (yang dapat menyebabkan keengganan sensorik) dan membuatnya kurang mengancam karena rasanya mirip dengan menelan air.

3. Berikan pikiran positif

Sama seperti memberi obat, pemberian suplemen makan juga tidak semudah yang terlihat. Anda harus memberikan sedikit ketenangan pikiran untuk anak Anda. Pemberian suplemen makan sangat penting sebagai tambahan nutrisi. Misalnya, anak-anak yang tidak minum susu karena tidak toleran terhadap laktosa mungkin memerlukan tambahan kalsium dan vitamin D. 

Artinya, mereka membutuhkan suplemen tambahan dari luar, untuk mendapatkan tambahan vitamin B12 dan D, serta riboflavin, kalsium, dan zat besi. Dalam kasus ini, multivitamin mungkin membantu atau bahkan diperlukan.

4. Blender menjadi smoothie

Campurkan dengan saus apel, yogurt, atau puding. Cobalah cara yang ramah anak dan menyenangkan untuk memberikan suplemen dan obat-obatan. Cara ini kemungkinan besar berhasil karena anak pasti meminum smoothies tersebut. Anda dapat memberikan buah yang mereka sukai beserta toping yang mereka memang inginkan. Tambahkan sedikit susu di dalamnya, supaya memberikan tambahan kalsium yang baik untuk tumbuh kembang anak.

4. Jangan gantikan suplemen dengan nutrisi lainnya

Suplemen makan memang penting diberikan, namun bukan berarti Anda berhenti memberikan susu, buah dan sayuran. Suplemen tidak boleh dianggap sebagai pengganti makanan bergizi karena tubuh tetap perlu menyerap nutrisi dari makanan utuh yang memiliki khasiat jauh lebih efektif daripada menyerap nutrisi yang terdapat di dalam suplemen.

5. Biasakan secara perlahan

Jadikan vitamin sebagai bagian dari rutinitas rutin anak Anda. Setelah meninjau instruksi keamanan dan dosis secara menyeluruh, buatlah jadwal di mana anak Anda mengonsumsi vitamin mereka. Konsistensi adalah kuncinya, jadi mungkin pilih satu waktu dalam sehari (seperti pagi hari, saat anak Anda sarapan) untuk mengonsumsi vitamin, sehingga Anda maupun anak tidak lupa untuk meminumnya. Pastikan untuk menyimpan Fitkom Gummy dalam botol yang jauh dari jangkauan anak Anda.

Kenali Tahapan Paling Berbahaya Saat Terjangkit DBD

Memasuki musim hujan, masyarakat biasanya diwanti-wanti untuk menjaga kesehatan dan lingkungan rumah terbebas dari genangan air. Genangan air adalah tempat yang disukai nyamuk untuk berkembang, dan salah satu infeksi serius yang sering terjadi selama musim hujan adalah penyakit demam berdarah (DBD). 

Periksa pakaian dan genangan air, jangan sampai nyamuk aedes aegepty berkembang biak

Demam berdarah terjadi ketika nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue menggigit dan menularkan virus tersebut. Virus dengue akan menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh dan menyebabkan demam tinggi serta komplikasi lainnya. Bahaya DBD juga bisa menyebabkan kematian. 

Gejala Awal Penyakit Demam Berdarah

Awal mula penyakit DBD ditandai dengan demam hingga 40 ºC dan gejala seperti flu, namun demam dan flu tak kunjung membaik. Biasanya gejala tersebut muncul 4 hingga 10 hari setelah digigit nyamuk yang terinfeksi. 

Karena gejala DBD mirip dengan penyakit lain, penyakit ini seringkali disalah artikan dengan kondisi lain sampai gejala lainnya mulai muncul termasuk:

  • Ruam kulit
  • Sakit kepala
  • Batuk kering
  • Kelelahan
  • Nyeri otot, sendi, atau tulang
  • Mual dan/atau muntah
  • Sakit di belakang mata
  • Pembengkakan kelenjar getah bening

3 Tahapan Infeksi DBD

Penyakit DBD dikenal memiliki 3 tahapan mulai dari awal infeksi hingga fase pemulihan. Pada tahap kedua, demam biasanya menurun tapi pada fase inilah pasien, perawat, dan tenaga medis lainnya harus waspada. 

Tahap 1: Awal Infeksi

Ketika pertama kali virus masuk ke dalam tubuh, virus akan segera menyerang hati, limpa, dan sel darah sehingga sel darah putih dan trombosit menurun. Akibatnya, terjadilah peradangan di dalam tubuh dan menyebabkan suhu tubuh meningkat sangat tinggi. 

Tahap demam akut terjadi pada hari 1 hingga ke 5 saat tanda awal mulai muncul. Selain demam, pasien juga akan merasakan nyeri, mual, muntah. Obat anti-nyeri dan anti nyeri seperti parasetamol mungkin bisa meringankan demam. Tubuh juga akan dehidrasi sehingga penting untuk mengonsumsi air atau serat untuk menjaga cairan tubuh. Namun jika pasien terlihat sangat lemah, sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit.

Tahap 2: Fase Kritis yang Menipu

Pada hari ke 6, demam mulai turun. Pada kasus demam biasa, ini adalah tanda yang baik. Namun pada kasus DBD, kondisi ini merupakan merupakan fase bahaya DBD dan tanda peringatan akan komplikasi lainnya. 

Ketika suhu tubuh turun, dalam waktu 24 jam plasma darah bocor sehingga tekanan darah juga ikut menurun. Pasien akan merasa gelisah, lemah, kulit dingin pucat, dan nadi cepat. Kadar trombosit juga menurun sangat drastis, yang bisa mengakibatkan perdarahan internal hingga kematian. Karena itu pemberian cairan intravena dengan jumlah tepat sangat penting untuk mencegah hal tersebut.

Tahap 3: Tubuh Mulai Membaik

Pada fase ini, kondisi pasien mulai membaik. Kondisi berlangsung pada hari ke 8 dan bisa dikenali dengan 4 tanda ABCD yaitu nafsu makan membaik (Appetite), memiliki denyut nadi yang lebih lambat (Bradycardia), memiliki ruam pemulihan di kaki dan lengan (Convalescent), serta mengeluarkan air lebih banyak (Diuresis).

Mempercepat Pemulihan Saat Terkena DBD

Saat seseorang terkena demam berdarah, dokter akan memberikan beberapa obat yang membantu tubuh melawan infeksi. Dengan langkah berikut, tubuh bisa melewati fase kritis dengan baik dan pulih lebih cepat:

  • Beristirahat sebanyak mungkin. Hindari bermain gadget terlalu sering atau melakukan aktivitas yang bisa menguras energi
  • Mengonsumsi obat yang diberikan oleh tenaga medis secara rutin
  • Minum air sebanyak mungkin untuk mencegah dehidrasi
  • Konsumsi makanan yang bisa meningkatkan kadar trombosit, seperti sari kurma

Catatan

Agar Anda dan keluarga terhindar dari bahaya DBD, hindarilah tempat-tempat berisiko. Beberapa wilayah memiliki tingkat infeksi lebih tinggi dari yang lain, dan jika Anda atau keluarga terpaksa mengunjungi tempat tersebut sebaiknya mintalah vaksinasi. Anda juga bisa menggunakan lotion anti-nyamuk agar nyamuk tidak mendekat.

Manfaat Jalan Cepat dan Cara Menghindari Cederanya

Setiap hari orang pasti berjalan, entah itu dari satu ruangan ke ruangan lainnya di rumah, atau berjalan karena ada aktivitas luar ruangan lainnya. Jalan kaki juga menjadi olahraga yang sederhana, mudah, dan gratis. Mereka bisa membuat tubuh Anda lebih aktif dan sehat.

Tak perlu banyak atau lama, 10 menit setiap hari saja berjalan kaki memiliki banyak manfaat kesehatan dan diperhitungkan dalam 150 menit olahraga mingguan yang direkomendasikan. Anda bisa mencobanya dengan jalan santai atau dengan jalan cepat.

Jalan cepat adalah jalan kaki dengan kecepatan yang ditingkatkan atau 100 langkah per menit. Agar seseorang dapat berjalan cepat, mereka harus bergerak dengan kecepatan maksimum 4,5 mph dengan waktu minimal 30 menit setiap hari.

Ini akan membuatmu sedikit berkeringat atau kehabisan nafas tapi tidak separah berlari dan risiko cederanya pun lebih kecil. Melansir dari Medical News Today, ketika seseorang berjalan cepat beberapa kali dalam seminggu, manfaat kesehatan, seperti penurunan tekanan darah dan penurunan risiko terkena diabetes tipe 2 bisa mereka dapatkan.

Berikut manfaat jalan cepat, jenis, serta cara menghindari cederanya.

Manfaat jalan cepat

Melansir dari beberapa sumber kesehatan, jalan cepat dapat bermanfaat antara lain:

  • Menurunkan risiko tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2
  • Memperkuat tulang dan otot
  • Meningkatkan daya tahan otot
  • Membantu membakar lebih banyak kalori
  • Meningkatkan kebugaran dan kardiovaskular
  • Mengangkat suasana hati, kognisi, memori, dan tidur
  • Menurunkan lemak tubuh sekaligus menjaga berat badan yang sehat 
  • Meningkatkan energi
  • Meningkatkan keseimbangan dan koordinasi
  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh
  • Mengurangi stres dan ketegangan

Jenis dan gaya jalan cepat 

Ada beberapa jenis atau gaya jalan cepat yang menggunakan teknik khusus, bahkan dijadikan cabang olimpiade. Berikut jenis-jenis jalan cepat:

  • Power walking : Ini menggunakan gerakan lengan untuk kecepatan, kuncinya adalah menekuk lengan. Mempelajari gerakan lengan berjalan cepat yang tepat sangat penting untuk menghindari penggunaan gerakan yang ceroboh dan berlebihan yang akan membuat Anda lelah tanpa mengurangi waktu Anda.
  • Racewalking : Adanya teknik formal tertentu yang didasarkan pada aturan dan penilaian di kompetisi. Caranya dilakukan dengan menjaga lutut tetap lurus dan tidak ditekuk sejak kaki depan menyentuh tanah sampai lewat di bawah tubuh. Satu kaki bersentuhan dengan tanah setiap saat. Gerakan lengan juga digunakan untuk meningkatkan kecepatan. Teknik ini menghasilkan aksi rolling-hip yang khas.
  • Jalan cepat bergaya Olimpiade : Merupakan olahraga lintasan dan lapangan yang telah menjadi bagian dari Olimpiade sejak 1906. Ini adalah olahraga jarak jauh yang serius dengan lintasan 20 kilometer untuk pria dan wanita, dan lintasan 50 kilometer untuk pria. Jalan cepat gaya Olimpiade dapat menjaga kecepatan satu mil dalam 6 menit atau kurang.

Cara Mencegah Cedera Jalan Cepat

Meski lebih rendah dari berlari atau melompat, jalan cepat juga tetap memiliki risiko cedera. Untuk menghindari atau menguranginya serta meningkatkan Latihan Anda ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti:

  • Selalu mulai dengan pemanasan sekitar 5 menit dengan kecepatan yang mudah, kemudian lakukan beberapa peregangan lembut sebelum memulai jalan cepat
  • Lakukan peregangan setelah berolahraga untuk menghindari rasa sakit dan cedera yang berlebihan.
  • Saat anda pertama kali melakukan jalan cepat, selingi teknik jalan cepat dengan jalan santai secara bergantian antara beberapa menit
  • Tingkatkan interval berjalan cepat secara bertahap untuk membangun stamina dan mencegah cedera, seperti nyeri otot atau nyeri tulang kering

Untuk melindungi terhadap nyeri Shin, nyeri tulang kering yang dialami kebanyakan pejalan kaki adalah karena kelelahan otot, Anda dapat memperlambat dan meningkatkan kecepatan secara bertahap, meregangkan betis dan mengarahkan serta melenturkan kaki untuk membantunya.

Para terapis fisik memperingatkan bahwa beban pergelangan kaki yang dikenakan di lengan dapat menyebabkan ketegangan pada leher, bahu, siku, dan pergelangan tangan. Anda juga harus menghindari penggunaan pemberat pergelangan kaki atau sepatu pemberat yang dirancang khusus , yang dapat meningkatkan risiko ketegangan dan cedera. Para ahli menyarankan untuk menyimpan beban untuk latihan latihan kekuatan yang terpisah. 

Manfaat jalan cepat sangat banyak bagi tubuh, mulai dari meningkatkan otot, energi, dan tulang, menurunkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan kolesterol, hingga memperkuat sistem kekebalan tubuh. Ada beberapa tipe jalan cepat yang biasa dilakukan, jika Anda baru ingin mencobanya, bisa melakukan secara bertahap dan diselingi dengan jalan santai.

Temukan informasi lainnya lebih banyak tentang manfaat jalan cepat serta tips dan cara menghitungnya di website atau aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga bisa bertanya jawab dengan ahli kesehatan seputar topik ini di aplikasi SehatQ. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

Camilan untuk Penderita Diabetes yang Harus Dihindari

Tak hanya orang yang sehat saja, tetapi penderita diabetes juga boleh mengonsumsi camilan sambil menunggu waktu makan siang dan makan malam. Hanya saja, dalam memilih camilan untuk penderita diabetes harus lebih hati-hati. Pasalnya, salah memilih makanan bisa membuat kadar  gula darah melonjak dengan cepat.  Karena itu, sebelum mengonsumsi camilan, sebaiknya Anda mengetahui camilan untuk penderita diabetes yang harus dihindari. 

Jenis Camilan untuk Penderita Diabetes yang Harus Dihindari

Menahan lapar dan tidak mengonsumsi camilan karena khawatir gula darah akan naik bukanlah pilihan yang tepat. Sebab, camilan tetap dibutuhkan penderita diabetes untuk mencegah terjadinya penurunan gula darah secara drastis. Kuncinya adalah pilihlah camilan yang aman untuk penderita diabetes. Hindari camilan yang mengandung banyak gula atau indeks glikemik tinggi.

Berikut beberapa camilan untuk diabetes yang harus dihindari.

1. Buah-buahan kering

Buah termasuk camilan sehat untuk penderita diabetes, tapi lain hal dengan buah-buahan kering. Buah jenis ini justru tidak direkomendasikan untuk penderita diabetes. Sebab, dalam proses pengeringannya, kandungan air, vitamin, mineral, serta nutrisi alami pada buah sudah hilang dan tersisa hanya kandungan gula alami saja. Selain itu, agar buah kering bisa disimpan dalam waktu yang lama sekaligus menambah cita rasa, biasanya produsen akan menambahkan lebih banyak gula lagi.

Belum lagi jika dicampur dengan makanan, seperti cokelat, kue, atau makanan manis lainnya. Besar kemungkinan gula darah penderita diabetes akan melonjak dalam waktu singkat. Itulah mengapa, buah-buahan kering menjadi salah satu camilan untuk penderita diabetes yang harus dihindari.

2. Smoothie buah dan sayur

Selain buah-buahan kering, smoothie buah dan sayur juga menjadi salah satu camilan untuk penderita diabetes yang sebaiknya dihindari, terutama jika buah atau sayuran yang dijadikan smoothie termasuk dalam kategori buah dan sayuran dengan indeks glikemik tinggi serta ada tambahan gula di dalamnya. Hal ini dapat memicu gula darah Anda naik secara drastis. 

Selain itu, smoothie dibuat dengan cara menghaluskan buah dan sayur sehingga menyebabkan serat jadi terurai dan lebih mudah diserap oleh tubuh. Ini juga dapat memicu gula darah naik. Namun, jika Anda ingin mengonsumsi smoothie, pastikan Anda memilih buah dan sayuran yang punya indeks glikemik rendah, tidak ada tambahan gula, dan menambahkan protein serta lemak sehat, seperti alpukat, kacang almond, dan susu rendah lemak. 

3. Kentang goreng

Kentang goreng memang nikmat untuk disantap sebagai camilan. Namun, untuk penderita diabetes camilan ini harus dihindari. Hal ini dikarenakan, kentang goreng termasuk makanan yang memiliki kalori tinggi. Padahal, penderita diabetes disarankan untuk menghindari makanan dengan kalori tinggi karena biasanya mengandung karbohidrat yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah. 

Dalam satu porsi kentang goreng ukuran sedang atau sekitar 142 gram mengandung 427 kalori, 20 gram lemak, 56 gram karbohidrat, dan 5,7 gram serta makanan. Lalu, apakah boleh diganti dengan kentang rebus saja sebagai camilan untuk penderita diabetes?

Kentang sendiri termasuk dalam sayuran bertepung yang mengandung sekitar 169 kalori, 37 gram karbohidrat, dan 4,5 gram serat. Kentang juga termasuk sayuran dengan indeks glikemik sedang-tinggi sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes, meskipun hanya dikukus atau direbus.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi ubi, talas, labu, wortel, dan bunga kol yang memiliki indek glikemik rendah. Pastikan Anda mengolahnya dengan benar, seperti dikukus atau direbus. Hindari pengolahan dengan cara digoreng. 

4. Makanan cepat saji

Meskipun makanan cepat saji terlihat nikmat, tetapi makanan yang satu ini sebaiknya dihindari baik penderita diabetes maupun orang yang sehat. Sebab, di balik kenikmatannya ada bahaya yang mengintai kesehatan tubuh. Makanan cepat saji atau fast food terkenal mengandung kalori lemak, gula, garam, dan karbohidrat yang tinggi. Sementara, kandungan nutrisi, seperti serat, vitamin, dan mineralnya rendah. Hal ini dapat menimbulkan berbagai penyakit jika dikonsumsi terus-menerus. Mulai dari kenaikan gula darah dan berat badan, tekanan darah tinggi, dan meningkatkan kadar gliserida yang menjadi pemicu diabetes tipe 2. Inilah mengapa, makanan cepat saji tidak dianjurkan sebagai camilan untuk penderita diabetes maupun orang yang sehat.

Akurat Tidak Menggunakan Test Covid Antigen ? 

Test covid antigen adalah alat skrining untuk membantu mendeteksi COVID-19 pada orang tanpa gejala COVID-19.

Tes antigen cepat melibatkan usap hidung (menggunakan cotton bud kecil) yang ditempatkan ke dalam larutan kimia. Hasilnya ditampilkan dalam 10 hingga 15 menit.

Manfaat tes antigen yaitu digunakan secara internasional dan termasuk di Indonesia selama beberapa waktu untuk menyaring karyawan untuk COVID-19 tanpa gejala.

Tes antigen cepat dapat dilakukan dengan mudah dengan hasil yang tersedia dalam beberapa menit. Namun, tes ini memiliki beberapa keterbatasan dibandingkan dengan tes COVID-19 standar (PCR) yang digunakan di klinik pengujian.

Tes COVID-19 ini mendeteksi protein tertentu dalam virus. Menggunakan usap hidung panjang untuk mendapatkan sampel cairan, beberapa tes antigen dapat memberikan hasil dalam beberapa menit. Orang lain mungkin dikirim ke laboratorium untuk dianalisis.

Hasil tes antigen positif dianggap akurat ketika instruksi diikuti dengan hati-hati, tetapi ada kemungkinan peningkatan hasil negatif palsu  yang berarti mungkin terinfeksi virus tetapi memiliki hasil negatif. Tergantung pada situasinya, dokter dapat merekomendasikan tes PCR untuk mengkonfirmasi hasil tes antigen negatif.

Bagaimana cara kerja tes cepat antigen COVID-19?

Tes cepat COVID-19 adalah jenis tes diagnostik. Tes cepat biasanya mengukur antigen virus, yang merupakan zat yang memberi tahu tubuh Anda untuk menghasilkan respons imun terhadap infeksi. Antigen tidak sama dengan antibodi, yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh Anda sebagai respons terhadap sinyal dari antigen. Personil terlatih dalam berbagai pengaturan dapat melakukan tes antigen cepat COVID.

Jenis tes diagnostik lainnya adalah tes PCR, yang mendeteksi molekul materi genetik virus (RNA). Ini padat karya dan dilakukan di laboratorium terakreditasi. Tes molekuler adalah tes diagnostik standar untuk COVID, tetapi Anda mungkin harus menunggu beberapa hari atau lebih untuk mendapatkan hasilnya.

Ada jenis tes molekuler non-PCR lainnya untuk mendeteksi RNA virus corona, seringkali dengan waktu penyelesaian yang lebih cepat. Salah satu tes yang digunakan untuk mendiagnosis infeksi virus corona aktif melibatkan LAMP (loop-mediated isothermal amplification). Ini adalah tes molekuler cepat, biasanya untuk digunakan dalam pengaturan klinis seperti rumah sakit atau panti jompo. Tes COVID-19 di rumah menggunakan LAMP baru-baru ini mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat (EUA) oleh FDA (Administrasi Makanan dan Obat), tersedia pada musim semi 2021.

Test covid antigen, antibodi, dan molekuler cepat disebut tes titik perawatan, di mana hasilnya dikembalikan pada saat sampel diambil, biasanya dalam waktu 15 menit.

Tingkat akurasi

Tes antigen cepat akan mendeteksi sebagian besar kasus COVID-19 tetapi tidak seakurat tes standar (PCR).

Jika Anda mengalami gejala atau diidentifikasi sebagai kontak dekat atau biasa dengan seseorang yang memiliki COVID-19, Anda harus menjalani tes di klinik dan mengisolasi diri.

Bagaimana pengujian antigen cepat berbeda dengan pengujian lainnya?

Ada dua jenis tes yang digunakan untuk mendeteksi COVID-19 – tes diagnostik dan skrining.

Tes antigen cepat adalah tes skrining yang digunakan untuk mengidentifikasi kasus positif secara potensial lebih awal untuk membantu mengurangi penyebaran virus dan mencegah wabah. Ketika digunakan secara teratur, tes antigen cepat membantu mengidentifikasi individu yang mungkin menular sejak dini. Individu dapat pra-gejala atau tanpa gejala tetapi masih membawa virus dan dapat menularkannya kepada orang lain.

Tes reaksi rantai polimerase (PCR) standar, adalah tes diagnostik, dan dapat memastikan apakah seseorang memiliki COVID-19, dengan hasil yang tersedia dalam waktu sekitar 24 jam. Tes ini mengambil sampel hidung dalam dan sampel tenggorokan dan diuji di laboratorium.

Tes covid antigen cepat positif tidak berarti Anda harus memiliki COVID-19, itu berarti Anda harus segera mendapatkan tes standar (PCR) untuk mengonfirmasi hasilnya.

Orang Tua, Begini Tips Memilih Sepatu Roda Anak

Banyak anak yang gemar bermain sepatu roda. Sebagai orang tua, Anda bisa membelikan sepatu roda pada anak sebagai sarana hiburan sekaligus olahraga bagi anak. Tapi, pastikan Anda memilih sepatu roda anak yang tepat agar keamanan dan keselamatan anak tetap terjaga ketika bermain. 

Ada banyak sekali jenis sepatu roda yang dijual di pasaran. Akan tetapi, tidak semuanya cocok digunakan untuk anak-anak. Oleh sebab itu, sebelum membelikan sepatu roda, pastikan Anda mencari tahu lebih dulu mengenai sepatu roda yang cocok untuk kebutuhan anak Anda. 

sepatu roda anak

Cara memilih sepatu roda anak

Supaya anak bisa mendapatkan sepatu roda yang sesuai dan aman, perhatikan beberapa hal berikut ketika akan memilih sepatu roda: 

  • Pilih yang sesuai ukuran

Ketika membeli sepatu, banyak orang tua sengaja membeli sepatu yang berukuran sedikit lebih besar untuk mengantisipasi ukuran kaki anak yang akan terus membesar dalam waktu singkat. Hal ini sebenarnya tidak masalah untuk membeli sepatu biasa, tapi tidak boleh dilakukan ketika membeli sepatu roda.

Anda harus membeli sepatu roda anak yang sesuai dengan ukuran kaki anak. Ini penting, karena sepatu roda yang terlalu besar atau terlalu kecil berpotensi membuat anak jadi tidak bisa berdiri dengan stabil ketika memakai sepatu tersebut. Akibatnya, anak malah jadi lebih mudah terjatuh dan terluka. 

Oleh sebab itu, jika ingin sepatu roda yang digunakan anak Anda tetap aman, pastikan Anda membeli sepatu roda yang sesuai dengan ukuran kaki anak Anda. 

  • Beli juga alat keamanan tambahan

Selain membeli sepatu roda, Anda juga perlu membelikan pelengkap keamanan lainnya untuk anak Anda. Contohnya seperti helm, pelindung siku dan lutut, dan lain sebagainya.

Jadi, ketika anak bermain dengan sepatu roda, mereka juga bisa menggunakan alat keamanan tambahan untuk melindungi diri mereka dari cedera. Ada banyak toko yang menjual sepatu roda anak dalam bentuk paket, lengkap dengan helm dan pelindung lainnya. 

  • Berikan sepatu roda hanya untuk anak usia di atas 5 tahun

Pada usia 3 tahun, anak-anak sebenarnya sudah bisa berdiri dan berjalan secara seimbang. Hanya saja, mereka belum bisa menyeimbangkan tubuh dengan satu kaki. Kaki anak baru benar-benar akan menjadi seimbang dan memiliki koordinasi yang kuat saat sudah mencapai usia sekitar 5 tahun.

Oleh sebab itu, sepatu roda anak sebaiknya tidak diberikan sebelum anak Anda berusia 5 tahun. Ini penting untuk menghindari ketidakseimbangan yang memicu anak mengalami cedera saat menggunakannya. 

  • Jangan biarkan anak bermain sepatu roda sendiri

Sebagai orang tua, Anda dianjurkan untuk selalu membimbing dan menemani anak ketika bermain sepatu roda. Jangan biarkan anak bermain dengan sepatu roda sendirian, kecuali anak sudah sangat ahli dalam menggunakannya dan sudah berusia lebih besar. 

Saat baru membelikan sepatu roda, Anda harus mengajarkan cara penggunaannya dengan benar pada anak. Pemakaian awal mungkin akan terasa sulit bagi anak, dan Anda perlu terus memberikan bimbingan sampai anak sudah benar-benar bisa bergerak sendiri dengan sepatu rodanya. 

Itulah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika akan memberikan sepatu roda pada anak. Tidak perlu khawatir bila anak mengalami cedera saat berlatih, karena itu merupakan hal yang sangat wajar jika anak baru belajar memakai sepatu roda anak pertama kalinya.

Berbagai Manfaat Santan untuk Rambut

Siapa sangka santan bisa menjadi penyelamat rambut Anda yang rusak. Selain memiliki manfaat kesehatan, santan nyatanya juga sangat baik untuk kesehatan rambut. Hal ini karena santan mengandung banyak nutrisi penting yang berguna untuk rambut. Banyak sekali manfaat santan untuk rambut yang bisa Anda dapatkan.

Manfaat santan untuk rambut didukung oleh penelitian dari para ahli yang mengatakan santan dikenal karena kandungan vitamin C, E, B1, B3, B5, dan B6. Tidak hanya vitamin ada juga kandungan lainnya yang bermanfaat untuk tubuh dan rambut, seperti zat besi, selenium, natrium, kalsium, magnesium, dan fosfor.

Faktanya, karena berbagai kandungan di dalamnya, santan dapat membuat kulit kepala ternutrisi dengan baik dan memperkuat folikel sehingga mendorong pertumbuhan rambut. Terlebih lagi, santan memiliki manfaat untuk melembabkan sehingga menjaga rambut tetap halus dan lembut.

Khasiat mantan untuk perawatan rambut secara alami

Berikut daftar manfaat santan untuk rambut lainnya yang wajib Anda ketahui.

1. Mencegah rambut rontok

Manfaat santan untuk rambut yang pertama adalah dapat mencegah kerontokan. Santan mengandung asal laurat yang tinggi di dalamnya. Asam laurat merupakan asam lemak jenuh dan merupakan kandungan utama di dalam minyak kelapa. 

Asam laurat juga memiliki kemampuan untuk meresap ke helaian rambut sampai ke dalam. Karena kemampuan tersebut, santan dapat menguatkan kutikula dan mencegah rambut rontok

Penelitian yang diterbitkan oleh jurnal Dermatology and Therapy menyebutkan, kandungan vitamin dan mineral yang ada di dalam santan kelapa juga dapat mencegah kerontokan rambut. Rambut pun akan lebih kuat dan tidak gampang rontok.

2. Mengembalikan keratin rambut dan menguatkan akar rambut

Manfaat santan untuk rambut lainnya adalah menguatkan akar rambut. Santan memiliki banyak kandungan protein yang bisa mengembalikan keratin pada rambut sekaligus menguatkan akar rambut. 

Keratin sendiri merupakan protein alami yang diproduksi oleh tubuh yang terdapat pada helaian rambut. Keratin ini berfungsi untuk menjaga kesehtan rambut agar membuatnya kuat dan tetap lembut.

Sayangnya, keratin dapat hilang karena berbagai faktor. Mulai dari paparan sinar matahari, penggunaan alat styling rambut seperti hair dryer atau catokan, hingga produk pewarna rambut yang mengandung bahan kimia. Santan kelapa kemudian bisa menjadi solusi.

3. Melembabkan rambut dan kulit kepala

Santan kelapa dikenal karena memiliki kandungan asam lemak di dalamnya. Asam lemak tersebut memiliki berbagai macam manfaat. Selain dapat menjadi pelembab alami rambut, juga dapat memperbaiki rambut dan kulit kepala yang kering dan gatal. 

Rambut dan kulit kepala yang ternutrisi dengan baik dan selalu dalam keadaan lembab akan merangsang pertumbuhan rambut. Selain itu, nutrisi dalam santan juga dapat membuat rambut tumbuh sehat dan lebat.

4. Mengurangi ketombe

Manfaat santan untuk rambut tidak hanya memberikan nutrisi, tetapi juga dapat mengurangi ketombe. Dalam santan terdapat kandungan antiradang. Kandungan ini lah yang memiliki manfaat utama dalam mengurangi ketombe. Banyak juga sampo anti ketombe yang menggunakan santan kelapa sebagai kandungan utamanya.

Selain menggunakan sampo anti ketombe yang mengandung santan, Anda juga bisa menggunakan santan sebagai masker. Cukup campurkan setengah gelas santan dan gel dalam lidah buaya, kemudian oleskan pada kulit kepala. Diamkan hingga kering selama sekitar 15-20 menit dan bilas dengan air hangat hingga bersih.

Masih banyak lagi manfaat santan untuk rambut. Kandungan nutrisi dan protein di dalamnya sangat baik bagi kesehatan rambut. Anda bisa merasakan manfaat ini dengan membeli produk perawatan rambut yang memiliki kandungan santan atau membuat masker santan sendiri di rumah.

Suplemen Natur-E Advance untuk Kulit, Bagaimana Khasiatnya?

Natur-E Advance adalah suplemen vitamin E yang memiliki kemampuan untuk melindungi kesehatan kulit Anda. Suplemen ini dibuat dari nutrisi utama vitamin E, yaitu salah satu nutrisi yang berkontribusi dalam mencegah gejala penuaan serta mencerahkan kulit.

Vitamin E sudah sangat sering digunakan sebagai komposisi dari produk-produk perawatan kulit. Selain merawat kulit dari luar dengan produk perawatan, Anda juga bisa melindungi kulit Anda dari dalam dengan mengonsumsi suplemen vitamin E. 

Bagaimana cara kerja suplemen Natur-E Advance? 

Suplemen yang satu ini cocok digunakan untuk semua jenis kulit. Baik pemilik kulit kering, berminyak, berjerawat, maupun sensitif, semuanya sama-sama bisa mengandalkan suplemen dari Natur-E untuk mengatasi berbagai masalah kulit.

Vitamin E dalam suplemen Natur-E bekerja sebagai antioksidan. Antioksidan merupakan kandungan yang dibutuhkan oleh kulit untuk melawan radikal bebas yang berlebih di dalam tubuh.

Kadar radikal bebas yang tinggi bisa memberikan dampak negatif pada kulit, salah satunya masalah hiperpigmentasi atau flek hitam, warna kulit tidak merata, kulit kusam, serta kemunculan garis-garis halus sebagai gejala penuaan. 

Bagi Anda yang sedang mengalami masalah kulit berupa tanda-tanda penuaan, suplemen Natur E Advance bisa menjadi pilihan yang tepat. Tak perlu cemas dengan garis-garis halus di wajah, karena vitamin E dari suplemen ini mampu menutrisi kulit dari dalam untuk mengatasinya. 

Memaksimalkan perawatan dengan solusi lain

Selain menggunakan suplemen Natur-E, Anda juga bisa memaksimalkan asupan nutrisi kulit dengan perawatan dari luar kulit. Perawatan dari luar bisa dilakukan dengan cara:

  • Suplemen topikal

Suplemen tidak selalu hadir dalam bentuk obat minum, tetapi bisa juga dalam bentuk obat topikal. Banyak produk suplemen topikal dengan bahan dasar vitamin E yang bisa dipakai untuk mengobati masalah kulit.

Vitamin E topikal hadir dalam bentuk krim atau face oil. Anda bebas memilih produk topikal yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. 

  • Perubahan gaya hidup

Selain mengandalkan suplemen Natur-E Advance, Anda juga perlu mengubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat. Hindari mengonsumsi makanan yang tidak sehat terlalu sering, karena ini juga berpengaruh pada kondisi kesehatan kulit.

Tidak hanya itu, sebaiknya kurangi juga konsumsi minuman beralkohol. Dengan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat, perawatan kulit Anda pun akan menjadi lebih maksimal. 

  • Rutin menggunakan sunscreen

Gejala penuaan di kulit lebih mudah muncul saat sel kulit mengalami kerusakan akibat paparan sinar matahari berlebih. Itulah mengapa Anda perlu menggunakan sunscreen secara rutin, bahkan ketika Anda berada di dalam ruangan sekalipun. 

Paparan sinar matahari yang berlebih akan memicu flek hitam atau hiperpigmentasi. Ini adalah salah satu tanda penuaan kulit yang bisa menimbulkan ketidakpercayaan diri. 

Sambil menggunakan suplemen Natur-E Advance, sebaiknya Anda juga menerapkan langkah-langkah perawatan di atas. Dengan begitu, perawatan kulit Anda akan menjadi lebih maksimal. 

Meskipun sudah menggunakan suplemen, ingatlah bahwa Anda tetap memerlukan asupan vitamin E dari sumber-sumber alami, seperti dari sayur bayam, brokoli, kiwi, tomat, mangga, dan sayur serta buah-buahan lainnya. 

Imbangi penggunaan suplemen dengan konsumsi vitamin E alami, sehingga perawatan kulit Anda pun akan lebih seimbang dan maksimal. Anda bisa mendapatkan suplemen Natur-E Advance secara bebas, tanpa harus menggunakan resep dari dokter. Temukan suplemen ini dengan melakukan pembelian baik secara online maupun offline.

Wahai Orang Tua, Ketahui Pentingnya Vitamin untuk Bayi

Bayi memerlukan asupan nutrisi yang beragam setiap harinya untuk mendukung proses tumbuh dan berkembang. Selain dari ASI, vitamin untuk bayi juga bisa didapatkan dari sumber alami seperti makanan maupun dari suplemen vitamin khusus.

Pemakaian suplemen vitamin pada bayi sering menuai kontroversi. Ada yang menganggap suplemen sejenis ini tidak diperlukan, tapi ada juga yang memandang sebaliknya. 

Mengetahui pentingnya vitamin untuk bayi

Sebenarnya, pemakaian suplemen vitamin pada bayi bisa disesuaikan dengan kondisi bayi Anda. Terkadang, mungkin ada beberapa kondisi yang membuat bayi Anda tidak berhasil mendapat asupan nutrisi yang cukup dari ASI maupun dari sumber makanan alami.

Jika hal ini terjadi, maka dokter bisa saja merekomendasikan pemakaian suplemen vitamin khusus untuk bayi Anda. 

Perlu diketahui, vitamin memiliki peran yang sangat penting untuk mendukung perkembangan bayi. Ada beberapa jenis vitamin dan mineral yang secara khusus sangat dibutuhkan oleh bayi, yaitu: 

  • Vitamin D

Vitamin D sebenarnya bisa didapatkan dari ASI, namun jumlahnya sangat sedikit. Bayi Anda tetap perlu mendapatkan asupan vitamin D dari sumber lain, seperti dari paparan sinar matahari.

Akan tetapi, bayi juga tidak boleh berjemur terlalu lama. Bahkan, jika belum berusia 6 bulan, bayi belum diperbolehkan untuk terkena sinar matahari. Sehingga, agar asupan vitamin untuk bayi ini lebih maksimal, Anda bisa menggunakan suplemen vitamin D yang dikhususkan untuk bayi. 

  • Zat besi

Nutrisi lain yang sangat dibutuhkan oleh tubuh bayi Anda adalah zat besi. Zat besi biasanya bisa didapatkan dari ASI dan susu formula untuk bayi. Namun, saat bayi mulai mengonsumsi makanan padat, kebutuhan zat besi dalam tubuh bayi akan meningkat pesat.

Makanan saja mungkin tidak berhasil memenuhi kebutuhan zat besi tersebut. Inilah mengapa Anda perlu memberikan suplemen vitamin untuk bayi khusus yang mengandung zat besi. 

  • Vitamin B12

Vitamin B12 diperlukan untuk mengembangkan sistem saraf dan mencegah bayi mengalami anemia. Biasanya, vitamin B12 didapatkan secara alami dari ikan, daging sapi, telur, dan susu.

Apabila bayi Anda masih menyusui dan sebagai orang tua Anda tidak memiliki asupan vitamin B12 yang memadai, bayi pun akan kekurangan vitamin B12. Untuk mengantisipasi hal ini, Anda bisa memberikan suplemen vitamin B12 pada bayi Anda. 

  • Vitamin A

Bayi yang masih sangat kecil secara khusus memerlukan asupan vitamin A dalam jumlah yang tidak sedikit. Bahkan, vitamin A ini bisa didapatkan dengan maksimal hanya dari makanan alami saja. 

Vitamin A berkontribusi dalam membangun sistem kekebalan tubuh bayi yang kuat dan menjaga kesehatan mata serta kulit bayi. Selain dari suplemen vitamin untuk bayi, vitamin A ini juga bisa didapatkan dari produk susu, sayuran berdaun hijau gelap, serta wortel dan ubi. 

  • Vitamin C

Selain vitamin A, sistem kekebalan tubuh bayi juga memerlukan vitamin C agar bisa terjaga dengan baik. Vitamin C dibutuhkan untuk membuat tubuh bayi menjadi lebih sehat secara keseluruhan.

Selain itu, adanya vitamin C juga membantu tubuh bayi untuk menyerap lebih banyak zat besi dengan maksimal. Itulah mengapa ada banyak produk suplemen vitamin C yang dibuat khusus untuk bayi.

Pastikan bayi Anda mendapatkan asupan vitamin untuk bayi yang memadai. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai pemakaian suplemen untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat.

Apa itu Malaise dan Bagaimana Penyebab dan Diagnosisnya?

Apakah Anda sering merasa lelah, tidak enak badan, merasa tidak ada dorongan atau motivasi untuk melakukan aktivitas yang bahkan merupakan hobi Anda? Kemungkinan besar Anda sedang mengalami malaise.

Dalam istilah medis ini adalah semacam kondisi mental yang membuat pengidapnya merasakan hal-hal yang sudah disebutkan di atas.

Kondisi mental ini juga bisa datang secara mendadak, dan bisa terjadi secara bertahap serta dalam waktu yang lama

Mengapa kondisi ini bisa terjadi?

Ada beberapa hal yang menyebabkan salah satu kondisi mental ini. Seperti dilansir dari Healthline, penyebab munculnya kondisi akan rasa lelah ini adalah karena adanya cedera, pemyakit, dan trauma.

Namun jika Anda ternyata mengalami masalah ini Anda jangan terburu-buru menyimpulkan bahwa terkena sindrom lelah ini sampai Anda pergi ke dokter untuk kemudian dokter akan memberi kesimpulan yang tepat.

Penyebab lainnya adalah gangguan pada muskuloskeletal, yaitu jaringan otot dan sendi yang menyebabkan Anda tidak hanya merasa lelah, tetapi juga gelisah.

Beberapa virus penyakit juga dapat menyebabkan kondisi ini, yaitu HIV, AIDS, fibromyalgia, penyakit lyme, dan hepatitis.

Selain itu terdapat kondisi kronis yang juga menyebabkan malaise, yaitu gagal jantung kongestif, anemia, PPOK, penyakit ginjal, penyakit hati, dan diabetes.

Flu, infeksi parasit, mononukleosis, kanker, dan disfungsi kelenjar adrenalin juga kondisi kronis lain yang dapat menyebabkan. Penyebab lain kondisi ini adalah depresi dan kecemasan.

Apa saja gejala yang dialami?

Dalam beberapa hal orang yang menderita sindrom rasa lelah ini memperlihatkan gejala-gejala, yaitu merasakan diri tidak nyaman, nyeri, terkena penyakit, mengalami depresi, dan merasa lelah.

Dalam beberapa kasus gejala yang ada bisa secara tiba-tiba datang lalu hinggap dalam waktu yang cukup lama.

Kondisi ini bisa menjadi kondisi yang ringan namun juga bisa menjadi kondisi yang berat serta dalam jangka waktu yang panjang jika kondisinya sangat parah dapat menganggu kinerja seseorang bahkan dapat menganggu hubungan pada teman dan keluarga.

Apakah kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi?

Dalam beberapa hal iya namun harus dilihat dulu situasi yang mendasarinya. Apabila rasa lelah disebabkan oleh jetlag sehabis bepergian, pekerjaan yang supersibuk hingga terkena pilek, hal itu masih bersifat sementara dan tidak berkepanjangan.

Namun jika seseorang sudah mendapat sindrom karena kondisi kesehatan kronis yang mendasarinya, dan semakin memburuk jika tidak mendapat perawatan, hal tersebut dapat berakibat pada komplikasi.

Hal ini biasanya terjadi pada penderita HIV, diabetes, dan kanker yang komplikasinya sangat serius seperti kematian sehingga benar-benar membutuhkan perawatan yang intensif.

Cara mendiagnosis

Mendiagnosis sindrom yang berhubungan dengan kesehatan mental sebenarnya tidak begitu mudah apalagi jika sifatnya bervariabel atau bisa berubah-ubah.

Namun, biasanya, untuk lebih mudahnya dokter akan menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan perilaku dan riwayat kesehatan Anda sebagai bahan diagnosis yang meliputi pola makan, kebiasaan berolahraga, konsumsi narkoba dan alkohol, konsumsi obat resep atau obat bebas, konsumsi suplemen, mengalami gejala-gejala lain, dan riwayat penyakit dalam keluarga.

Setelah diagnosis ini dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan tindakan medis lanjutan seperti tes darah atau pencitraan tubuh.

Kapan harus ke dokter?

Anda bisa ke dokter jika sudah mengalami kondisi yang sangat parah, penyebab sindrom tidak jelas, serta mengalami gejala-gejala ekstra.

Konsultasi pada dokter sangat disarankan sebab malaise sendiri adalah sindrom yang tidak bisa ditebak secara pasti, dan jika penanganannya tidak efektif jika hanya berdasarkan intuisi pribadi.