Tips Memilih dan Cara Memakai Pembalut yang Benar

Tips Memilih dan Cara Memakai Pembalut yang Benar

Menstruasi merupakan siklus alami bulanan yang dialami oleh wanita. Siklus ini merupakan proses keluarnya dinding rahim (endometrium) yang luruh bersama dengan darah melalui vagina. Hal ini yang membuat wanita membutuhkan pembalut untuk menampung darah menstruasi. Dengan mengetahui cara memakai pembalut yang benar, wanita dapat terhindar dari kondisi yang tidak diinginkan, seperti kebocoran.

Rata-rata wanita akan kehilangan 35 ml darah, bahkan bagi beberapa wanita bisa mencapai 60-80 ml darah. Oleh karena itu, wanita akan menggunakan pembalut sesuai dengan jenisnya guna menunjang aktivitas sehari-hari. 

Ada beberapa jenis pembalut yang biasa digunakan wanita, yaitu pembalut sekali pakai (sanitary pads), pembalut herbal, pembalut kain (cloth pads atau reusable pads), dan underware periods yang berbentuk seperti celana dalam. Namun wanita lebih sering menggunakan pembalut sekali pakai (sanitary pads) dan pembalut herbal karena lebih praktis dan mudah ditemukan di mana saja. 

Jenis Pembalut Sekali Pakai (Sanitary Pads)

Sesuai dengan kegunaannya, pembalut dirancang khusus untuk menyerap dan menahan cairan agar tidak bocor. Dengan begitu, wanita dapat beraktivitas dengan lancar tanpa perlu khawatir pakaian terkena bercak darah. 

Di pasaran, ada beberapa jenis pembalut yang dibuat untuk menopang aktivitas harian wanita yaitu:

  • Panty liner berbentuk tipis dan kecil, digunakan untuk menyerap lendir saat keputihan dan saat siklus menstruasi akan berakhir yang biasanya meninggalkan bercak cokelat.
  • Regular biasa digunakan saat beraktivitas di siang hari maupun malam hari. Tersedia berbagai ukuran dan dilengkapi dengan wing agar tidak mudah bergeser.
  • Super atau maxi yang dapat digunakan saat volume darah banyak. 
  • Overnight yang cocok digunakan saat malam hari karena bagian belakangnya lebar sehingga efektif menahan kebocoran saat tidur.

Bagi sebagian wanita bahkan menggunakan pembalut overnight di siang hari untuk menampung volume darah yang sangat banyak.

Bisakah Pembalut Mengalami Kadaluarsa?

Ada berbagai jenis merek pembalut yang beredar di pasaran. Pada umumnya, pembalut ini dijual dalam kemasan plastik besar dan dibungkus lagi dengan plastik penutup di setiap pads-nya agar kebersihan tetap terjaga.

Pembalut terbuat dari bahan yang tidak mudah busuk dan telah melalui serangkaian uji kelayakan sehingga terbilang aman digunakan sehari-hari. Namun, tetap saja kualitas suatu produk akan menurun jika tidak segera digunakan. Oleh karena itu, penting sekali untuk selalu memperhatikan tanggal kadaluarsa (expired) pada kemasan produk.

Beberapa merek pembalut menyantumkan tanggal pembuatan, pengemasan, dan kadaluarsa produk. Namun hal itu tidak dilakukan oleh semua produsen. Terlebih, pembalut terbuat dari bahan yang tidak mudah rusak, sehingga wanita sulit mengetahui kapan kadaluarsa produk tersebut. 

Cara Memilih Pembalut yang Aman

Di Indonesia, izin edar suatu produk harus melalui serangkaian uji keamanan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Selain itu, ada beberapa cara memilih pembalut yang perlu Anda ketahui: 

  • Pastikan pada kemasan produk pembalut tercantum tulisan SNI
  • Pastikan tanggal produksi dan kadaluarsa pada kemasan produk 
  • Sebelum menggunakan pembalut, pastikan kualitasnya masih baik. Pada pembalut yang layak pakai, seratnya tidak lepas saat digunakan. Kualitas perekatnya masih baik, dan tidak berbau. 
  • Perhatikan higienitas pembalut. Pastikan tidak ada kotoran dan tidak ada kerusakan pada kemasan produk.

Selain hal itu, disarankan untuk tidak membeli pembalut yang mengandung wewangian, parfum, maupun deodorant. Bahan kimia tersebut dapat membahayakan kulit Anda, sehingga rentan mengalami iritasi. 

Cara Memakai Pembalut

Bagaimana cara memakai pembalut yang benar? Perhatikan dengan baik lapisan pembalut yang Anda beli. Pembalut terbagi menjadi tiga lapisan, yaitu lapisan luar, lapisan penyerap, dan lapisan bawah. Lapisan bawah pada pembalut sudah dilengkapi dengan lem perekat untuk memudahkan pemakaian. Lem perekat ini ditutupi dengan kertas agar tidak merusak pembalut.

Pembalut Tanpa Sayap (Non wings)

  • Buka bungkus luar pembalut dengan hati-hati agar tidak merusak pembalut
  • Setelah itu, buka lapisan kertas pada bagian bawah pembalut
  • Tempelkan pembalut pada celana dalam dan pastikan posisinya sudah benar
  • Tekan-tekan pembalut untuk memastikan seluruh sisi menempel sempurna
  • Jika dirasa sudah benar, gunakan celana dalam yang sudah ditempelkan pembalut.

Pembalut dengan Sayap (Wings)

  • Buka bungkus plastik pembalut secara perlahan agar tidak merusak lapisan pembalut
  • Buka lapisan kertas pada bagian bawah dan sayap pembalut
  • Kemudian tempelkan sisi bawah pembalut pada celana dalam 
  • Selipkan sayap pembalut diantara celana dalam
  • Pastikan posisi pembalut sudah benar, lalu tekan-tekan pembalut agar menempel dengan sempurna. 
  • Setelah itu, gunakan celana dalam yang sudah ditempelkan pembalut wings. 

Tidak begitu banyak perbedaan memang dari cara memakai pembalut tanpa sayap dengan yang bersayap. Hal terpenting dalam mengenakan pembalut adalah memastikan bahwa sudah menempel dengan rekat dan dalam posisi yang lurus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *