Tips Memilih dan Cara Memakai Pembalut yang Benar

Menstruasi merupakan siklus alami bulanan yang dialami oleh wanita. Siklus ini merupakan proses keluarnya dinding rahim (endometrium) yang luruh bersama dengan darah melalui vagina. Hal ini yang membuat wanita membutuhkan pembalut untuk menampung darah menstruasi. Dengan mengetahui cara memakai pembalut yang benar, wanita dapat terhindar dari kondisi yang tidak diinginkan, seperti kebocoran.

Rata-rata wanita akan kehilangan 35 ml darah, bahkan bagi beberapa wanita bisa mencapai 60-80 ml darah. Oleh karena itu, wanita akan menggunakan pembalut sesuai dengan jenisnya guna menunjang aktivitas sehari-hari. 

Ada beberapa jenis pembalut yang biasa digunakan wanita, yaitu pembalut sekali pakai (sanitary pads), pembalut herbal, pembalut kain (cloth pads atau reusable pads), dan underware periods yang berbentuk seperti celana dalam. Namun wanita lebih sering menggunakan pembalut sekali pakai (sanitary pads) dan pembalut herbal karena lebih praktis dan mudah ditemukan di mana saja. 

Jenis Pembalut Sekali Pakai (Sanitary Pads)

Sesuai dengan kegunaannya, pembalut dirancang khusus untuk menyerap dan menahan cairan agar tidak bocor. Dengan begitu, wanita dapat beraktivitas dengan lancar tanpa perlu khawatir pakaian terkena bercak darah. 

Di pasaran, ada beberapa jenis pembalut yang dibuat untuk menopang aktivitas harian wanita yaitu:

  • Panty liner berbentuk tipis dan kecil, digunakan untuk menyerap lendir saat keputihan dan saat siklus menstruasi akan berakhir yang biasanya meninggalkan bercak cokelat.
  • Regular biasa digunakan saat beraktivitas di siang hari maupun malam hari. Tersedia berbagai ukuran dan dilengkapi dengan wing agar tidak mudah bergeser.
  • Super atau maxi yang dapat digunakan saat volume darah banyak. 
  • Overnight yang cocok digunakan saat malam hari karena bagian belakangnya lebar sehingga efektif menahan kebocoran saat tidur.

Bagi sebagian wanita bahkan menggunakan pembalut overnight di siang hari untuk menampung volume darah yang sangat banyak.

Bisakah Pembalut Mengalami Kadaluarsa?

Ada berbagai jenis merek pembalut yang beredar di pasaran. Pada umumnya, pembalut ini dijual dalam kemasan plastik besar dan dibungkus lagi dengan plastik penutup di setiap pads-nya agar kebersihan tetap terjaga.

Pembalut terbuat dari bahan yang tidak mudah busuk dan telah melalui serangkaian uji kelayakan sehingga terbilang aman digunakan sehari-hari. Namun, tetap saja kualitas suatu produk akan menurun jika tidak segera digunakan. Oleh karena itu, penting sekali untuk selalu memperhatikan tanggal kadaluarsa (expired) pada kemasan produk.

Beberapa merek pembalut menyantumkan tanggal pembuatan, pengemasan, dan kadaluarsa produk. Namun hal itu tidak dilakukan oleh semua produsen. Terlebih, pembalut terbuat dari bahan yang tidak mudah rusak, sehingga wanita sulit mengetahui kapan kadaluarsa produk tersebut. 

Cara Memilih Pembalut yang Aman

Di Indonesia, izin edar suatu produk harus melalui serangkaian uji keamanan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Selain itu, ada beberapa cara memilih pembalut yang perlu Anda ketahui: 

  • Pastikan pada kemasan produk pembalut tercantum tulisan SNI
  • Pastikan tanggal produksi dan kadaluarsa pada kemasan produk 
  • Sebelum menggunakan pembalut, pastikan kualitasnya masih baik. Pada pembalut yang layak pakai, seratnya tidak lepas saat digunakan. Kualitas perekatnya masih baik, dan tidak berbau. 
  • Perhatikan higienitas pembalut. Pastikan tidak ada kotoran dan tidak ada kerusakan pada kemasan produk.

Selain hal itu, disarankan untuk tidak membeli pembalut yang mengandung wewangian, parfum, maupun deodorant. Bahan kimia tersebut dapat membahayakan kulit Anda, sehingga rentan mengalami iritasi. 

Cara Memakai Pembalut

Bagaimana cara memakai pembalut yang benar? Perhatikan dengan baik lapisan pembalut yang Anda beli. Pembalut terbagi menjadi tiga lapisan, yaitu lapisan luar, lapisan penyerap, dan lapisan bawah. Lapisan bawah pada pembalut sudah dilengkapi dengan lem perekat untuk memudahkan pemakaian. Lem perekat ini ditutupi dengan kertas agar tidak merusak pembalut.

Pembalut Tanpa Sayap (Non wings)

  • Buka bungkus luar pembalut dengan hati-hati agar tidak merusak pembalut
  • Setelah itu, buka lapisan kertas pada bagian bawah pembalut
  • Tempelkan pembalut pada celana dalam dan pastikan posisinya sudah benar
  • Tekan-tekan pembalut untuk memastikan seluruh sisi menempel sempurna
  • Jika dirasa sudah benar, gunakan celana dalam yang sudah ditempelkan pembalut.

Pembalut dengan Sayap (Wings)

  • Buka bungkus plastik pembalut secara perlahan agar tidak merusak lapisan pembalut
  • Buka lapisan kertas pada bagian bawah dan sayap pembalut
  • Kemudian tempelkan sisi bawah pembalut pada celana dalam 
  • Selipkan sayap pembalut diantara celana dalam
  • Pastikan posisi pembalut sudah benar, lalu tekan-tekan pembalut agar menempel dengan sempurna. 
  • Setelah itu, gunakan celana dalam yang sudah ditempelkan pembalut wings. 

Tidak begitu banyak perbedaan memang dari cara memakai pembalut tanpa sayap dengan yang bersayap. Hal terpenting dalam mengenakan pembalut adalah memastikan bahwa sudah menempel dengan rekat dan dalam posisi yang lurus.

Pahami Endometriosis, Penyakit pada Sistem Reproduksi Wanita

Kesehatan merupakan prioritas utama yang harus dijaga. Apalagi menyangkut persoalan kesehatan pada sistem reproduksi wanita. Dengan mengetahui soal sistem reproduksi, maka kita akan menjadi paham bagaimana cara mengatasi dan mengobatinya. Ada beberapa penyakit pada sistem reproduksi wanita yang harus diketahui, salah satunya adalah endometriosis.

Pengertian Endometriosis

Endometriosis merupakan suatu kondisi kelainan di mana ada jaringan yang mirip dengan jaringan yang membentuk lapisan rahim (endometrium), dan tumbuh di luar rongga rahim. 

Endometriosis terjadi ketika jaringan endometrium tumbuh di ovarium, usus dan jaringan yang melapisi panggul wanita.

Jaringan endometrium yang salah tempat tersebut dapat dipengaruhi perubahan hormonal dalam siklus menstruasi yang menyebabkan area tersebut menjadi radang dan terasa nyeri. Dalam jangka waktu yang lama, jaringan tersebut dapat terjebak di panggul.

Endometriosis ini juga dapat menyebabkan:

  • Iritasi
  • pembentukan bekas luka
  • sakit parah selama menstruasi
  • masalah kesuburan.

Gejala Endometriosis

Gejala yang ditimbulkan oleh salah satu penyakit pada sistem reproduksi wanita ini macam-macam. Ada yang mengalami gejala ringan, tapi ada juga yang mengalami gejala sedang hingga berat. Gejala yang biasa dialami oleh penderita endometriosis yaitu:

  • Nyeri perut di bagian bawah atau punggung, makin parah saat menstruasi
  • Nyeri haid
  • Rasa sakit saat melakukan hubungan suami istri
  • Sakit saat buang air kecil atau buang air besar selama menstruasi
  • Mual, sembelit, diare atau kencing berlumuran darah selama menstruasi
  • Kesulitan untuk hamil.

Penyebab Endometriosis

Sebenarnya, dokter dan ahli masih tidak tahu persis bagaimana penyakit pada sistem reproduksi wanita seperti endometriosis ini dapat terjadi. Dua faktor risiko yang dapat menyebabkan endometriosis yaitu mulai menstruasi sebelum usia 11 tahun, dan mengalami menstruasi yang berat dan lama.

Para ahli juga mengemukakan beberapa teori penyebab terbentuknya endometriosis:

  • Faktor genetik
  • Masalah dalam aliran menstruasi yang menyebabkan darah dan jaringan tidak segera meninggalkan tubuh
  • Masalah sistem kekebalan, di mana sistem imun tidak menghilangkan jaringan yang tidak diinginkan
  • Tingginya hormon estrogen di dalam tubuh
  • Siklus menstruasi yang pendek
  • Konsumsi alkohol dan kafein
  • Operasi di daerah perut seperti sesar.

Pengobatan Endometriosis

Saat ini masih tidak ada obat untuk menangani endometriosis. Tapi tetap ada beberapa pengobatan untuk meringankan gejala yang timbul, seperti berikut ini:

Obat Pereda Sakit

Obat-obatan seperti obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen (Advil, Motrin IB, lainnya) dapat digunakan untuk meredakan gejala endometrium. Selain itu, bisa juga menggunakan obat yang biasa dikonsumsi untuk meredakan nyeri haid.

Pengobatan Hormonal

Dokter mungkin akan merekomendasikan pil KB atau metode kontrasepsi hormonal lainnya. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin menyarankan penggunaan hormon pelepas gonadotrophin.

Hal ini dapat mengurangi kadar estrogen dan membantu membatasi perkembangan jaringan yang tidak diinginkan. Namun, hormon pelepas gonadotropin tersebut tidak dapat meningkatkan atau memperbaiki kesuburan.

Pembedahan 

Jika perawatan lain tidak berhasil, dokter mungkin merekomendasikan operasi untuk mengangkat jaringan yang tidak diinginkan. Dalam beberapa kasus, histerektomi dengan pengangkatan kedua ovarium mungkin diperlukan.

Perawatan kesuburan

Jika endometriosis memengaruhi kesuburan, fertilisasi in-vitro dapat menjadi pilihan.

Itu tadi penjelasan mengenai penyakit pada sistem reproduksi wanita yaitu endometriosis. Penting untuk diingat, bahwa sebelum Anda mengonsumsi obat atau melakukan pengobatan, Anda harus berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Memahami Mitos Larangan Tidur Siang Saat Haid

Pernahkah Anda mendengar mengenai larangan tidur siang saat haid? Banyak wanita yang memercayai larangan ini. Padahal, larangan ini hanyalah salah satu mitos datang bulan yang tidak terbukti secara ilmiah.

Menurut mitos yang ada, tidur siang saat haid bisa menyebabkan naiknya pendarahan ke kepala. Meskipun sudah sering Anda dengar secara turun-temurun, hal ini tidak terbukti benar.

Penjelasan ilmiah mengenai larangan tidur siang saat haid

Karena merupakan mitos belaka, larangan tidur siang saat haid tidak bisa dijelaskan secara ilmiah. Ini hanyalah salah satu dari sejumlah mitos mengenai menstruasi yang mungkin sering beredar di masyarakat. 

Akan tetapi, saat sedang datang bulan, keinginan untuk tidur siang memang bisa saja menjadi lebih kuat. Hal ini terjadi karena faktor hormonal yang terjadi di dalam tubuh Anda. 

Perubahan hormon memicu berbagai kondisi yang membuat Anda sulit untuk tidur di malam hari. Ini juga bisa menyebabkan tubuh jadi lebih mudah merasa lelah di siang hari, sehingga perlu istirahat dengan tidur siang. 

Kalau Anda ingin tidur siang saat haid, maka tidak ada salahnya melakukan hal tersebut. Larangan yang ada tidak benar dan tidak bisa dibuktikan secara ilmiah. Jadi, tidak perlu takut untuk tidur siang ketiak sedang di tengah masa menstruasi. 

Penyebab sulit tidur di malam hari saat haid

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sulitnya tidur di malam hari bisa memicu keinginan untuk tidur siang ketika haid. Mitos mengenai larangan tidur siang saat haid hanya akan membuat tubuh Anda semakin lelah karena tidak bisa beristirahat dengan cukup.

Ada beberapa hal yang menyebabkan wanita lebih sulit tidur di malam hari ketika sedang datang bulan. Berikut ini faktor penyebab tersebut: 

  • Perubahan suasana hati

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa suasana hati wanita mudah berubah-ubah ketika sedang datang bulan. Hal ini merupakan kondisi yang normal akibat faktor perubahan hormon. Anda mungkin menjadi mudah merasa cemas dan lebih sulit tidur malam karena hal ini.

Perubahan hormon ini juga bisa memicu depresi. Sulit tidur di malam hari seringkali jadi salah satu gejala dari depresi. Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi hal ini adalah dengan meditasi. 

  • Kram perut, sakit kepala, dan nyeri otot

Kram perut, sakit kepala dan nyeri otot seringkali menjadi gejala umum ketika sedang datang bulan. Bagi sebagian wanita, kondisi-kondisi ini bisa terjadi dengan tingkat keparahan yang cukup tinggi, menyebabkan ketidaknyamanan. 

Saat Anda merasa tidak nyaman akibat gejala-gejala tersebut, Anda akan lebih sulit untuk tidur di malam hari. Inilah yang membuat Anda jadi kurang tidur. Ketika nyeri melanda, Anda mungkin bisa mencoba mengatasinya dengan obat pereda nyeri.

  • Peningkatan suhu tubuh

Saat sedang datang bulan, suhu tubuh Anda akan mengalami peningkatan. Anda mungkin merasa lebih panas atau gerah, sampai-sampai sulit untuk tidur nyenyak di malam hari.

Di siang hari pun, suhu tubuh Anda juga akan meningkat dan Anda akan terus merasa panas. Mitos larangan tidur siang saat haid hanya akan memperparah hal ini. Untuk mengatasinya, cobalah tidur di ruangan dengan suhu yang cukup dingin dan nyaman. 

Hal-hal di atas adalah faktor-faktor penyebab sulitnya tidur di malam hari ketika datang bulan. Abaika mitos mengenai larangan tidur siang saat haid agar Anda tetap bisa mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

8 Vitamin dan Mineral sebagai Suplemen Kulit yang Bagus

Semua orang pasti menginginkan kulitnya tetap sehat. Kita bisa mendapatkannya secara alami dengan mendapatkan asupan vitamin dan mineral yang bisa jadi suplemen kulit yang bagus.

Vitamin dan mineral ini bisa kita dapatkan dari makanan sehari-hari. Lalu, jenis vitamin dan mineral manakah yang paling kita butuhkan untuk menyehatkan kulit?

Ragam Vitamin dan Mineral yang Menyehatkan Kulit

Kulit kita membutuhkan nutrisi yang seimbang untuk bisa berfungsi dengan tepat, yakni lapisan pelindung yang melindungi seluruh tubuh dari hal-hal yang berada di luar. Untuk membuatnya tetap bekerja dan terlihat sehat, Anda bisa menutrisinya dari dalam.

Ada beberapa vitamin dan mineral yang kita butuhkan untuk menjaga kulit agar tetap sehat. Berikut di antaranya:

1. Asam lemak Omega-3

Asam lemak Omega-3 dan lemak sehat lainnya adalah mineral yang mampu membuat kulit Anda bersinar. Berbeda dengan lemak tidak sehat, jika terlalu banyak mengonsumsinya bisa membuat kulit berkerut dan kering.

Konsumsi kacang-kacangan, alpukat, ikan berlemak (salmon dan tuna), dan biji-bijian untuk mendapatkan lemak tak jenuh dan lemak tak jenuh ganda yang sehat. Sehingga membuat kulit Anda tetap lembut, kencang, dan juga mengurangi peradangan.

2. Protein

Tubuh Andan memproses protein yang dikonsumsi menjadi asam amino dan menggunakannya kembali untuk membuat protein lainnya, termasuk kolagen dan keratin yang membentuk struktur kulit. Asam amino juga membantu menyingkirkan sel-sel kulit mati sehingga membuat kulit menjadi lebih cerah, tidak kusam.

Beberapa jenis asam amino juga tergolong antioksidan, yang mampu melindungi sel-sel kulit sehat dari sinar UV matahari dan radikal bebas yang bisa merusak kulit. Konsumsi protein dari daging tanpa lemak dan juga beberapa kacang-kacangan, misalnya almond atau kacang mede. 

3. Vitamin A

Hampir semua lapisan kulit membutuhkan vitamin A untuk mencegah kerusakan kulit yang diakibatkan oleh sinar matahari. Vitamin A akan menghambat proses yang menghancurkan kolagen di kulit.

Vitamin A termasuk jenis antioksidan yang membantu kulit Anda tetap lembap, halus, dan terhindar dari gatal-gatal serta jerawat. Salah satu sumber terbaik vitamin A adalah ubi manis yang mengandung banyak beta karoten yang termasuk dalam vitamin A yang juga bisa menjaga kulit tetap terlihat awet muda. 

4. Vitamin C

Vitamin C membantu kolagen menjaga bentuknya dan juga berperan sebagai antioksidan yang melindungi kulit Anda dari radikal bebas. Serta bermanfaat untuk menurunkan risiko Anda terkena kanker kulit. 

Kekurangan vitamin C dapat membuat kulit Anda mudah memar, berdarah, dan tentu saja proses penyembuhan yang lambat. Vitamin C alami dapat Anda temukan di buah-buahan sitrus, brokoli, bayam. 

Jenis vitamin ini juga mampu mengusir tanda-tanda penuaan seperti kekeringan, kemerahan, dan keriput sehingga banyak digunakan pada produk-produk perawatan kulit yang menawarkan efek anti-aging.

5. Vitamin E

Vitamin E kerap digunakan sebagai suplemen kulit yang bagus. Sebab vitamin yang juga antioksidan dan antiinflamasi ini bisa menyerap sinar UV merusak kulit dan menimbulkan keriput, kulit kendur, dan bahkan kanker kulit.

Vitamin E bekerjasama dengan vitamin C untuk memperkuat sel-sel dinding kulit. Tingkatkan asupan vitamin E Anda melalui konsumsi alpukat, kacang-kacangan seperti almond, biji-bijian, telur, dan juga minyak zaitun.

6. Vitamin D

Sumber vitamin D terbesar bukan dari makanan, namun dari sinar matahari. Sinar matahari yang terserap oleh kulit akan memicu tubuh untuk memproduksi vitamin D.

Vitamin D dapat membantu pembentukan sel-sel kulit yang sehat, sehingga perannya sangat penting dalam menjaga warna kulit dan bahkan diketahui dapt membantu mengatasi gangguan kulit seperti psoriasis.

Anda bisa meningkatkan asupan vitamin D harian dengan cara berjemur di bawah sinar matahari pagi setidaknya selama 10 menit tiap hari, mengonsumsi makanan tinggi vitamin D seperti ikan berlemak, yogurt, jus jeruk, dan bahkan sereal yang difortifikasi.

7. Vitamin K

Salah satu fungsi vitamin K di dalam tubuh kita adalah membantu proses pembekuan darah, sehingga menyembuhkan luka dan memar lebih cepat. Selain itu, beberapa kondisi kulit lainnya seperti selulit, noda hitam, bekas luka, hingga kantung mata hitam juga bisa diatasi dengan vitamin K.

Secara alami, vitamin K bisa Anda dapatkan melalui beberapa sayur-sayuran, contohnya seperti kale, bayam, selada, kol, dan juga buncis. 

8. Zinc

Lapisan paling luar dari kulit Anda memiliki jumlah mineral zinc lebih banyak daripada lapisan di bawahnya. Zinc berperan untuk membantu pemulihan kulit setelah terjadi cedera.

Zinc membantu dinding sel-sel kulit tetap stabil dan melindungi kulit dari kerusakan yang bisa diakibatkan oleh sinar UV serta sebagai antioksidan. Kekurangan mineral zinc bisa membuat kulit Anda gatal dan mengelupas yang tidak membaik, oleh karena itu tingkatkan asupannya dengan mengonsumsi daging-dagingan, tiram, serta kacang-kacangan. 

9. Selenium

Selenium adalah mineral yang membantu antioksidan tertentu melindungi kulit dari bahaya sinar UV. Kekurangan selenium disebut dapat meningkatkan risiko kulit Anda terkena kanker.

Sehingga, para ahli percaya bahwa selenium berperan penting mencegah kanker. Sumber selenium terbaik adalah sereal gandum utuh, makanan laut, bawang putih, telur, bayam, dan biji bunga matahari. 

Jika Anda tidak tahu apakah sudah mendapatkan asupan yang cukup dari vitamin dan mineral di atas, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter. Selain itu Anda juga bisa mengenal beberapa efek samping atau interaksi vitamin dan mineral yang tidak cocok dengan kondisi tubuh Anda.

Beberapa dokter juga mungkin akan merekomendasikan untuk mengonsumsi vitamin dan mineral ini dalam bentuk suplemen. Selain jadi suplemen kulit yang bagus, juga terdapat di beberapa produk perawatan kulit yang membantu mendapatkan kesehatan kulit yang optimal.

Darah Haid Berwarna Hitam Apakah Berbahaya?

Normalnya, darah haid yang keluar biasanya berwarna merah hingga coklat kehitaman. Warna darah yang keluar saat haid biasanya mengindikasikan kesehatan seseorang. Lalu, jika darah haid berwarna hitam apakah berbahaya?

Keluarnya darah haid berwarna hitam biasanya terjadi karena siklus menstruasi yang tidak teratur, sehingga darah cukup bertahan lama di dalam rahim yang bereaksi dengan oksigen, sehingga keluar dengan warna yang lebih gelap. 

Hal ini biasanya juga disebabkan karena perubahan hormonal dan kondisi kesehatan, sehingga bisa berpengaruh pada warna dan tekstur darah haid. 

Penyebab darah haid berwarna hitam

Darah haid yang keluar cukup bervariasi, yakni mulai dari warna keabuan, orange, merah muda, merah cerah, coklat, hingga kehitaman. 

Darah berwarna hitam biasanya muncul di awal atau akhir masa haid seseorang. Warna hitam pada darah haid yang keluar ini biasanya merupakan darah yang cukup lama berada di rahim dan sempat mengalami oksidasi, sehingga berubah warnanya menjadi lebih gelap. 

Warna darah haid juga biasanya dipengaruhi oleh perubahan hormonal, gaya hidup, pola makan, usia, dan juga lingkungan. 

Darah haid berwarna hitam yang harus diwaspadai

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, darah haid berwarna hitam termasuk normal, karena merupakan darah yang sudah terlalu lama tersimpan di dalam rahim dan mengalami oksidasi.

Namun, kamu perlu waspada jika darah haid yang keluar berwarna hitam disertai dengan menstruasi yang tidak teratur, merasa pusing, mudah lelah, hingga mengalami nyeri di bagian vagina dan juga perut. Hal ini bisa mengindikasikan penyakit yang serius. 

Dalam beberapa kasus, darah haid berwarna hitam juga bisa menunjukkan adanya penyumbatan pada vagina seseorang. Berikut ini beberapa gejala penyumbatan vagina yang wajib kamu ketahui.

  • Feses bau busuk
  • Demam
  • Sulit buang air kecil dan air besar
  • Gatal atau bengkak di dalam atau di sekitar vagina

Darah haid berwarna hitam juga bisa menjadi tanda kamu mengalami radang panggul. Beberapa gejala radang panggul yakni darah haid berwarna hitam dan disertai dengan bau yang tidak sedap, nyeri hebat pada area panggul, mual, dan juga demam di atas 38 derajat celcius. 

Darah haid yang keluar berwarna hitam juga bisa disebabkan karena penyakit menular seksual. Beberapa penyakit menular seksual seperti gonore dan klamidia mengeluarkan cairan hitam dengan bau yang tidak sedap. 

Jika kamu mengalami beberapa gejala di atas, sebaiknya segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut, ya!

Cara mengatasi darah haid berwarna hitam

Keluarnya darah haid berwarna hitam merupakan hal normal yang kamu alami saat mengalami menstruasi dan tak perlu dikhawatirkan.

Namun, jika darah haid yang keluar disertai dengan bau yang tidak biasa dan disertai dengan gejala demam dan nyeri, maka kamu harus melakukan pemeriksaan pada dokter. 

Cara mengatasi darah haid berwarna hitam ini juga disesuaikan dengan kondisi pasien, sebagai berikut ini:

  • Jika penyebab keluarnya darah haid berwarna hitam karena ada benda asing di dalam vagina, maka dokter akan mengeluarkan benda asing tersebut.
  • Jika penyebabnya adalah karena infeksi, dokter biasanya akan memberikan obat antibiotik. Dokter juga akan memberikan petunjuk khusus untuk menjaga vagian tetap sehat dan tidak mengalami infeksi lagi. 
  • Keluarnya darah berwarna hitam juga bisa disebabkan karena keguguran. Dokter biasanya akan melakukan tindakan berupa kuret dan membersihkan bagian rahim pasien.
  • Jika penyebabnya adalah karena penyumbatan pada vagina, dokter akan melakukan tindakan medis seperti operasi.

Segera langsung hubungi dokter jika darah haid berwarna hitam disertai gejala yang tidak biasa, ya.