Konsumsi Minuman Teh Setiap Hari, Baik atau Tidak?

Minum air mineral setiap saat mungkin terasa membosankan. Karena itu, banyak orang yang mencoba mencari alternatif air mineral dengan minuman teh atau kopi. 

Dibandingkan dengan kopi, teh seringkali dianggap lebih aman untuk kesehatan. Persepsi ini datang dari pemahaman bahwa kandungan kafein di dalam teh lebih sedikit bila dibandingkan dengan kafein pada kopi. Lantas, apakah ini adalah pemahaman yang benar?

Apakah minuman teh boleh diminum setiap hari?

Secara umum, perlu diingat bahwa segala sesuatu yang berlebihan bukanlah hal yang baik. Hal ini pun juga berlaku untuk meminum teh. Artinya, selama Anda meminum teh dalam jumlah berlebih, maka efeknya tidak akan baik untuk kesehatan. 

Teh memang kaya akan manfaat. Anda bisa merasakan banyak keuntungan dari mengonsumsi teh secara rutin.

Namun, ketahui batasan kapan untuk berhenti meminum minuman teh. Konsumsilah dalam jumlah yang tepat. Jangan sampai Anda menjadi ketergantungan dengan teh, bahkan sampai mengganti air mineral dengan teh sepenuhnya. 

Risiko konsumsi teh terlalu sering

Meminum teh memang baik untuk kesehatan. Tapi, konsumsi yang berlebihan juga akan menyebabkan efek samping negatif. Jika Anda mengonsumsi teh terlalu sering dalam jumlah besar, maka risikonya adalah sebagai berikut: 

  • Mengurangi penyerapan zat besi

Sebagian besar jenis teh mengandung tanin di dalamnya. Tanin ini merupakan senyawa yang mengikat zat besi dalam makanan tertentu, membuat zat besi pada makanan tidak bisa diserap oleh saluran pencernaan Anda. 

Ketika Anda mengonsumsi teh terlalu sering, maka maka tubuh Anda akan kesulitan untuk menyerap zat besi dengan baik. Bahkan meski Anda sudah mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi sekalipun. 

Kekurangan zat besi adalah salah satu jenis kekurangan nutrisi yang paling umum. Ini akan semakin memburuk apabila Anda tidak berhenti meminum teh secara berlebihan. 

  • Kualitas tidur buruk

Tahukah Anda bahwa terlalu sering meminum minuman teh juga bisa mempengaruhi kualitas tidur Anda? Penelitian sudah membuktikan bahwa teh bisa memperburuk kualitas tidur seseorang. 

Hal ini bisa terjadi karena teh secara alami mengandung kafein, sama seperti kopi. Kafein akan menghambat produksi melatonin, yaitu hormon yang memberikan sinyal pada otak jika sudah waktunya bagi Anda untuk tidur. 

Ketika kualitas tidur Anda buruk, Anda lebih rentan mengalami berbagai macam penyakit mental. Selain itu, Anda akan menjadi kelelahan, mengalami gangguan memori, dan memiliki perhatian yang lebih rendah. 

  • Komplikasi kehamilan

Bagi Anda yang sedang mengandung, berhati-hatilah dalam mengonsumsi teh. Konsumsi berlebihan bisa membuat Anda mengalami komplikasi kehamilan. 

Ini terjadi akibat paparan kafein tingkat tinggi. Ini bisa membuat Anda lebih rentan mengalami keguguran atau kelahiran bayi dengan berat badan yang terlampau rendah. 

Meskipun Anda mengonsumsi minuman teh herbal, Anda tetap rentan mengalami efek samping ini. Oleh sebab itu, batasi asupan teh setiap harinya selama masa kehamilan. Akan lebih baik kalau Anda hanya mengonsumsi minuman yang natural seperti jus buah atau air mineral biasa. 

Itulah beberapa risiko yang mungkin timbul apabila Anda mengonsumsi teh terlalu banyak. Karena itu, meskipun memiliki manfaat bagi kesehatan, jangan konsumsi teh melebihi batas normal.

Anda mungkin bisa memilih untuk meminum minuman teh herbal. Tapi, ingatlah bahwa teh herbal sekalipun juga memiliki efek samping bila dikonsumsi berlebihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *