Mengulik Efek Samping Vaksin Johnson & Johnson

Mengulik Efek Samping Vaksin Johnson & Johnson

Satu lagi jenis vaksin Covid 19 yang sudah memperoleh izin penggunaan darurat. Adalah vaksin Johnson & Johnson yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat sejak 23 April kemarin. Jenis vaksin ini rencananya akan disebar ke seluruh Amerika minimal 100 dosis sampai pertengahan tahun 2021 ini. 

Daya tarik dari vaksin Johnson & Johnson adalah klaim kemampuan perusahaan bahwa vaksin ini mampu mencegah penyebaran virus corona baru hanya dengan sekali dosis. Tingkat efektivitas dari vaksin ini sendiri berkisar 66—85 persen. 

Selain mampu mencegah penyebaran virus Covid 19, sama seperti vaksin lainnya, vaksin Johnson and Jonson juga punya sejumlah efek samping yang mengintai Anda jika divaksinasi. Berikut ini adalah beberapa jenis kejadian ikutan pasca imunisasi yang terdata pada orang-orang yang sudah memperoleh suntikan vaksin ini. 

  1. Nyeri Otot 

Efek samping ini terjadi di semua jenis vaksin. Sehabis divaksin, Anda akan merasakan nyeri otot di area yang disuntik. Tidak jarang, rasa nyeri tersebut akan diikuti oleh kondisi area kulit yang menjadi kemerahan. 

  1. Pembengkakan 

Pembengkakan mungkin saja terjadi pada Anda ketika menerima vaksinasi Covid 19 yang diproduksi oleh Johnson & Johnson. Jangan berpikir bahwa pembengkakan hanya terjadi di area yang divaksinasi. Nyatanya, pembengkakan akibat vaksin Johnson & Johnson bisa terjadi sampai di wajah dan tenggorokan.

  1. Kelelahan 

Anda mungkin akan mengalami rasa lelah yang berlebih setelah mendapat suntikan vaksin Johnson & Johnson. Biasanya gejala efek samping ini akan segera hilang seiring Anda mengambil waktu untuk tidur sekaligus mengonsumsi makanan bergizi. 

  1. Sakit Kepala 

Merasa sakit kepala karena habis menerima vaksin Johnson and Jonson? Hal ini wajar sebab gejala sakit kepala pun sudah sering dikeluhkan oleh peserta tes vaksin ini sedari awal dan umumnya akan mereda dengan cepat. 

  1. Mual 

Pemberian vaksin Johnson & Johnson ternyata juga bisa berpengaruh ke sistem pencernaan Anda. Beberapa keluhan peserta tes terkait efek vaksin ini berupa rasa mual yang datang tiba-tiba. 

  1. Demam 

Demam merupakan efek samping yang wajar menghampiri seluruh jenis vaksin. Anda pun berpotensi mengalami efek samping ini ketika mendapatkan suntikan vaksin Johnson & Johnson untuk Covid 19. Demam sendiri merupakan sinyal bagus karena menunjukkan reaksi tubuh dalam membentuk imunitas dari virus yang sudah dimasukkan. 

  1. Alergi Parah 

Terdapat kemungkinan minim bahwa vaksin Johnson & Johnson bisa menyebabkan reaksi alergi yag parah. Namun biasanya, efek samping ini terjadi dalam waktu singkat dari beberapa menit sampai 1 jam setelah penyuntikan. Karena alasan inilah, petugas vaksinasi umumnya akan meminta Anda tetap tinggal di tempat vaksinasi guna pemantauan fisik. Beberapa gejala alergi parah yang patut diwaspadai adalah kesulitan bernapas sampai detak jantung yang menjadi sangat cepat. 

  1. Masalah Penglihatan 

Beberapa keluhan terkait penglihatan muncul sehabis pemakaian vaksin Johnson & Johnson. Jika Anda juga termasuk yang mengalaminya kelak, segera hubungan dokter untuk berkonsultasi dan penanganan yang tepat. 

  1. Kelainan Pembekuan Darah 

Efek samping berupa kelainan pembekuan darah yang disebabkan oleh pemberian vaksin Johnson & Johnson sempat membuat geger dan membuat izin penggunaan daruratnya kembali dipertimbangkan. Namun, potensi efek samping ini sangatlah kecil. Kelompok yang rentan mengalaminya adalah perempuan yang berusia di bawah 50 tahun. 

Efek samping dari vaksin Johnson & Johnson tidak seharusnya membuat Anda takut menerima vaksin ini. Bagaimanapun, setiap vaksinasi memang memiliki efek samping yang mungkin terjadi dan sebenarnya bisa ditanggulangi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *