Pilihan Dokter Spesialis Terbaik di RS Islam Sultan Hadlirin Jepara

RS Islam Sultan Hadlirin Jepara

RS Islam Sultan Hadlirin adalah salah satu rumah sakit berbasis Islam di Jepara. Rumah Sakit ini berdiri sejak tanggal 30 Mei 2008 di bawah naungan Yayasan Rumah Sakit Islam. 

Beralamat di Jalan Raya Jepara, RS Islam Sultan Hadlirin memiliki sejumlah keunggulan seperti layanan yang lengkap yang beroperasi selama 24 jam, dilengkapi dengan  tenaga ahli di bidang kesehatan sesuai profesi juga tenaga perawat yang profesional dalam pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat. 

Tak hanya itu, RS Islam Sultan Hadlirin juga dikenal unggul dalam memberikan pelayanan kepada pasien tanpa membeda-bedakan kelas, sehingga seluruh elemen masyarakat kelas bawah (miskin), kelas menengah, maupun masyarakat kelas atas mendapatkan pelayanan yang sama baiknya. 

Pilihan dokter spesialis di RS Islam Sultan Hadlirin cukup lengkap dan beragam.  Berikut ini beberapa pilihan dokter spesialis yang berpraktik di RS Islam Sultan Hadlirin Jepara: 

dr. Dian Indah Setyorini, Sp.THT-KL – Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Kepala Leher

dr. Dian Indah Setyorini, Sp.THT-KL adalah seorang Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Kepala Leher (THT-KL) yang berpraktik di  RS Islam Sultan Hadlirin dan RSUD R.A. Kartini Jepara.

Dokter kelahiran 28 Februari 1978 ini merupakan lulusan Dokter Spesialis THT-KL Universitas Diponegoro Semarang. Dokter Dian juga merupakan anggota IDI Cabang Jepara.

Anda dapat menemui dr. Dian Indah Setyorini, Sp.THT-KL di jam praktik berikut ini: 

  • Senin dan Rabu: pukul 07.00 WIB – 14.00 WIB
  • Hari Jumat: pukul  07.00 WIB – 11.00 WIB

dr. Edy Marsono, Sp.PD – Spesialis Penyakit Dalam

dr Edy Marsono Sp.PD adalah dokter spesialis penyakit dalam lulusan Universitas Diponegoro. Dokter Edy dikenal memiliki keahlian dan kompetensi untuk menangani berbagai penyakit yang tidak dapat ditangani oleh dokter umum. 

Beliau dapat menangani berbagai keluhan, gejala, dan masalah kesehatan terkait hampir seluruh sistem organ dalam tubuh pasien dewasa dan lansia.  

Dr Edy Marsono, Sp.PD dapat ditemui pada Senin hingga Sabtu pukul 14.00 sampai 16.00 WIB di RS Islam Sultan Hadlirin.  

dr. Dhanan Prastanika Sesahayu, Sp.OT – Dokter Spesialis Ortopedi

Dokter Spesialis Ortopedi dibutuhkan untuk menangani cedera dan penyakit pada sistem muskuloskeletal tubuh, mencakup tulang, sendi, tendon, otot, dan saraf. Cedera ini bisa terjadi ketika berolahraga atau mengalami kecelakaan, atau karena penyakit tertentu.

Jika Anda memiliki permasalahan terkait ini, maka bisa menemui dr. Dhanan Prastanika Sesahayu, Sp.OT yang merupakan seorang dokter spesialis bedah ortopedi. 

Dokter lulusan kedokteran spesialis Orthopedi dan Traumatologi UNS Surakarta ini berpraktik di RS Islam Sunan Kudus di Kudus, RS Islam Sultan Hadlirin  di Jepara.

dr. Tita Octavia, Sp.M – Dokter Spesialis Mata

Apakah Anda sedang mencari dokter spesialis mata di Jepara? Jika iya, maka Anda bisa menemui dr. Tita Octavia, Sp.M di RS Islam Sultan Hadlirin.

Dokter kelahiran Jakarta, 10 Oktober 1972 ini merupakan Dokter Spesialis Mata lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. 

Beliau dapat melakukan pemeriksaan, perawatan, serta diagnosa yang berhubungan dengan penyakit mata dan gangguan penglihatan. Bukan hanya itu, dr. Tita juga memiliki kompetensi dalam menangani operasi mata. 

Dokter di RS Islam Sultan Hadlirin

Selain 4 dokter di atas, ada sejumlah dokter yang berpraktik di RS Islam Sultan Hadlirin, antara lain: 

1. Dokter umum

  • dr. Agus Budi N.
  • dr. Diah Indirasari
  • dr. Fuad Najib
  • dr. Rina Turisnani, M.Kes

2. Dokter spesialis gigi

  • drg. Frendi Shumma P. A.
  • drg. Lidya Marliyani

3. Dokter spesialis THT

  • dr. Dian Indah Setyorini, Sp.THT-KL
  • dr. Dinarviani Dwi Lukitasari, Sp.THT-KL

4. Dokter spesialis kejiwaan

  • dr. Dian Indah Setyorini, Sp.THT-KL

5. Dokter spesialis penyakit dalam

  • dr. Edy Marsono, Sp.PD
  • dr. Erlieza Roosdhania, Sp.PD

6. Dokter spesialis mata

  • dr. Tita Oktavia, Sp.M

7. Dokter spesialis anak

  • dr. Ristitiati G. , Sp.A
  • dr. Sylvi Anitasari, Sp.A

8. Dokter spesialis kandungan

  • dr. Arsyad Rozin, Sp.OG
  • dr. Bagus W. , Sp.OG

Spirometri RS Hermina Tangkubanprahu Untuk COPD

RS Hermina Tangkubanprahu

Penyakit paru obstruktif kronis, atau dikenal dengan singkatan COPD, adalah penyakit peradangan paru kronis yang menyebabkan aliran udara terhambat dari paru-paru. Gejala penyakit ini di antaranya adalah kesulitan bernapas, batuk, produksi lendir (sputum),d an mengi. Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh paparan gas atau zat yang mengiritasi dalam jangka waktu lama, seperti asap rokok. Orang-orang dengan COPD memiliki risiko lebih tinggi dalam menderita penyakit jantung, kanker paru-paru, dan berbagai kondisi lainnya. Untuk itu, mereka yang menderita gejala COPD ada baiknya untuk segera menghubungi dokter guna mendapatkan diagnosis. Adapun alat bantu diagnosis untuk COPD adalah tes spirometri yang bisa Anda lakukan di RS Hermina Tangkubanprahu

Emphysema dan bronkitis kronis adalah dua kondisi yang paling sering menyebabkan COPD. Kedua kondisi tersebut biasanya terjadi secara bersamaan dan memiliki tingkat keparahan yang berbeda di antara orang-orang yang menderita COPD. Bronkitis kronis adalah peradangan di lapisan tabung bronkial, yang membawa udara ke dan dari kantong udara (alveoli) di paru-paru. Kondisi ini dikarakterisasikan dengan batuk dan produksi dahak (sputum) setiap hari. Sementara itu, emphysema adalah sebuah kondisi di mana alveoli yang berada di bagian akhir saluran udara terkecil (bronchioles) paru-paru hancur akibat paparan asap rokok dan gas iritan lainnya yang merusak. Meskipun COPD adalah sebuah penyakit progresif yang dapat terus bertambah parah, COPD dapat diobati. Dengan penanganan yang tepat, serta diagnosis dini lewat tes spirometri di RS Hermina Tangkubanprahu, kebanyakan orang yang menderita COPD bisa mencapai kontrol gejala baik serta memiliki kaulitas hidup yang lebih baik, sekaligus berkurangnya risiko menderita komplikasi yang berhubungan dengan COPD. 

Penyebab dan faktor risiko

Penyebab utama COPD di negara-negara maju adalah rokok tembakau. Sementara itu di negara-negara berkembang, COPD sering terjadi pada orang-orang yang mendapatkan paparan asap bahan bakar seperti memasak atau memanaskan di rumah dengan ventilasi yang buruk. Hanya beberapa perokok kronis yang akan memiliki COPD, meskipun para perokok dengan riwayat merokok panjang akan menderita fungsi paru yang berkurang. Beberapa faktor COPD di antaranya adalah:

  • Paparan terhadap asap rokok. Faktor risiko paling signifikan dalam terjadinya COPD adalah merokok tembakau jangka panjang. Semakin sering atau semakin banyak Anda merokok, semakin besar pula risiko yang dihadapi. 
  • Penderita asma. Asma, penyakit saluran udara peradangan kronis, dapat menjadi sebuah faktor risiko untuk menderita COPD. Selain itu, kombinasi asma dan merokok meningkatkan risiko COPD. 
  • Paparan debu dan zat kimia di tempat kerja. Paparan jangka panjang terhadap asap, uap, dan debu kimiawi di tempat kerja dapat mengiritasi dan membuat paru-paru Anda menjadi meradang. 
  • Paparan asap bahan bakar yang terbakar. Di negara-negara berkembang, orang-orang terpapar asap bahan bakar hasil pembakaran seperti memasak atau pemanas di rumah-rumah dengan ventilasi yang buruk memiliki risiko yang lebih tinggi dalam menderita COPD. 
  • Genetik. Gangguan genetik langka yaitu defisiensi alpha-1-antitrypsin merupakan penyebab dari beberapa kasus COPD. Faktor genetik lainnya membuat beberapa perokok tertentu lebih rentan dalam menderita penyakit COPD. 

Spirometri di RS Hermina Tangkubanprahu merupakan sebuah alat yang memainkan peran penting dalam COPD, mulai dari saat dokter mengira Anda memiliki kondisi ini hingga melewati perawatan dan pengaturan gejala. Spriometri RS Hermina Tangkubanprahu digunakan untuk membantu melakukan diagnosis dengan mengukur kesulitan bernapas, seperti sesak napas, batuk, dan produksi dahak atau lendir.