Yang Berubah dalam Kehidupan Setelah Menikah

kehidupan setelah menikah

Jangan pernah membayangkan kehidupan setelah menikah sama seperti kondisi Anda saat ini. Akan banyak perubahan yang begitu cepat Anda alami begitu Anda dan pasangan mengikat janji suci. Beberapa perubahan bahkan terasa sangat ekstrem hingga bisa meninbulkan permasalahan dalam hubungan rumah tangga Anda.

Karena itu, menjadi penting untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan kehidupan setelah menikah. Mengetahui dan mempelajari terlebih dahulu perubahan-perubahan apa saja yang mungkin terjadi bisa menjadi senjata Anda untuk tetap tenang menghadapi kehidupan pasca menikah kelak.

Berikut ini adalah beberapa perubahan yang dialami oleh tiap orang yang sudah menikah. Uniknya meskipun sudah menjadi rahasia umum, tidak semua orang mau membagi macam-macam berubahan kehidupan setelah menikah kepada Anda, seperti di bawah ini.

  • Perubahan Prioritas

Anda kini sudah berkeluarga. Teman hidup Andalah yang kini harus menjadi prioritas utama. Memprioritaskan pasangan bahkan harus menjadi kewajiban penting dibandingkan memprioritaskan diri sendiri. Tidak ada lagi istilah bermain lama dengan teman-teman tanpa mengajak pasangan ataupun menghabiskan waktu bermanja-manja dengan orangtua. Waktu yang berharga lebih baik Anda habiskan bersama pasangan sembari membicarakan mimpi dan rencana hidup Anda berdua.

  • Perubahan Aktivitas Seks

Kehidupan setelah menikah tidak akan terlepas dari kehidupan yang penuh dengan aktivitas seksual. Malam-malam pertama saat bulan madu mungkin merupakan masa paling menggairahkan dalam hubungan seks pasca menikah. Namun, jangan sampai berhenti hanya di sana! Anda dan pasangan harus selalu berusaha menciptakan hubungan seksual yang menggairahkan tiap hari. Tidak bisa dimungkiri, kepuasan dalam hubungan seksual akan turut memengaruhi keharmonisan hubungan rumah tangga Anda bersama pasangan.

  • Perubahan Keuangan

Beberapa pasangan memang membuat pengaturan keuangan masing-masing sebagai kesepakatan pranikah. Meskipun demikian, pengelolaan keuangan dari dan setelah menikah akan sangat berbeda. Anda tidak bisa berpikir lagi untuk menghabiskan uang demi bersenang-senang di kafe sambil minum kopi ataupun liburan mendadak. Anda akan lebih memikirkan bagaimana cara mengelola keuangan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mempersiapkan rencana bersama pasangan ke depannya.

  • Perubahan Persahabatan

Anda yang menarik dalam kehidupan persahabatan setelah menikah. Entah mengapa Anda dan pasanngan akan lebih tertarik untuk terus berkomunikasi dengan sahabat-sahabat yang sudah menikah. Kencan ganda bersama sambil membicarakan masa muda ataupun rencana ke depan dengan santai di kafe akan terasa lebih menyenangkan. Di sisi lain, Anda pun akan mulai merasa pengurangan sahabat karena tanpa direncanakan, komunikasi Anda dengan teman-teman yang masih berstatus lajang menjadi sangat minim.

  • Perubahan Emosi

Kondisi kehidupan setelah menikah kerap kali akan mengombang-ambing emosi Anda. Tidak jarang setelah menikah, pengendalian emosi seseorang akan berubah drastis. Beberapa pihak akan lebih andal mengendalikan emosinya dalam menghadapi berbagai situasi. Di sisi lain, tidak jarang ditemukan orang yang sudah menikah lebih rentan mengalami depresi karena sulitnya mengendalikan emosi. Dalam sebuah studi, ditemukan fakta menarik bahwa pihak yang sering tidak mampu mengendalikan emosi setelah menikah adalah pihak perempuan.

  • Perubahan Komunikasi

Terkesan sepele, namun nyatanya perubahan komunikasi acapkali menjadi pemantik masalah dalam kehidupan rumah tangga Anda. Pasalnya setelah menikah, pasangan akan lebih singkat dalam berkomunikasi, khususnya dalam komunikasi tertulis di pesan instan. Hal yang disampaikan akan langsung menuju ke sasaran, tanpa embel-embel kemesraan. Hal inilah yang kerap menjadi prasangka oleh pasangannnya bahwa ada pemudaran rasa cinta.

*** Selain hal-hal di atas, masih banyak perubahan dalam kehidupan setelah menikah. Yang paling penting Anda perlukan hanyalah terus beradaptasi. Soalnya, perubahan akan terus terjadi dari waktu ke waktu, mulai dari Anda menikah, mempunyai anak, sampai membesarkan anak beserta perintilannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *